9 Arti Warna Pup Bayi, Normalkah?

9 Arti Warna Pup Bayi, Normalkah?

Warna feses bayi bisa menjadi tanda kondisi kesehatan si kecil. Selain perbedaan warna, ada pula perbedaan tekstur antara kotoran orang dewasa dengan bayi. Berikut arti warna pup bayi untuk melihat kesehatannya.

Arti Warna Pup Bayi Sesuai Kondisi Kesehatan

Dalam masa awal kehidupannya, warna feses bayi memang mengalami perubahan. Bisa jadi yang awalnya hitam, jadi warna kuning atau hijau. Dari warna pup bayi ini bisa dilihat apakah kondisi bayi sehat, kurang sehat atau sedang sakit. 

Berikut arti warna feses bayi berdasarkan kondisi kesehatan si kecil.

  1. Hitam

Feses bayi berwarna hitam saat pertama kali dilahirkan adalah hal yang normal. Warna pup yang hitam barulah mengindikasikan kondisi tidak normal jika terjadi saat bayi sudah balita.

Warna pup bayi hitam kental disebut meconium. Isinya berupa jaringan kulit, lendir, dan cairan amniotik. Namun, perlu diperhatikan bahwa warna pup hitam ini tidak boleh berlangsung lebih dari beberapa hari pasca bayi dilahirkan.

  1. Kuning terang

Pup bayi berwarna kuning terang juga merupakan hal yang normal terjadi pada bayi yang minum ASI. Terkadang kondisi ini juga dialami oleh bayi yang diberi susu formula.

Akan tetapi, bila bayi sering buang air kecil dari biasanya dan pup berwarna kuning terang, maka hal ini bisa menjadi pertanda bayi mengalami diare.

  1. Kuning kecoklatan

Setelah kondisi meconium selesai, biasanya warna pup bayi akan menjadi kuning kecokelatan. Kondisi ini sering terjadi pada bayi yang diberikan ASI.

  1. Merah

Warna pup bayi bisa berubah menjadi merah jika mengonsumsi makanan berwarna dasar merah atau minuman yang diminum. Seperti misalnya konsumsi jus tomat atau buah bit.

Warna feses juga bisa menjadi merah jika terjadi perdarahan karena infeksi pencernaan. Segera hubungi dokter jika pup bayi berwarna merah tapi tidak konsumsi makanan merah.

  1. Oranye

Warna pup bayi berwarna oranye juga merupakan kondisi normal terjadi. Hal ini terjadi karena ada salah satu pigmen dari saluran pencernaan.

  1. Hijau tua

Pup bayi warna hijau tua ketika buang air besar umumnya adalah kondisi normal. Apalagi pada bayi yang baru saja menjalani masa pengenalan makanan padat pendamping ASI. Selain itu, pup bayi juga bisa berwarna hijau tua jika mengonsumsi makanan berwarna dasar hijau, seperti kacang polong, bayam. Pup bayi bisa berwarna hijau juga bisa disebabkan oleh suplemen zat besi.

  1. Cokelat kehijauan

Pup bayi dengan warna kombinasi hijau dan cokelat merupakan hal normal. Bahkan ini menjadi ciri khas warna kotoran bayi yang mengonsumsi susu formula. Bahkan tekstur bayi pun juga jadi lebih padat dibanding minum ASI.

  1. Abu-abu

Bila kotoran bayi berwarna abu-abu, maka segera hubungi dokter. Hal ini bisa menandakan adanya kendala pencernaan si kecil. Mungkin saja hal ini disertai konsistensi seperti kapur.

  1. Putih

Kotoran bayi yang berubah warna menjadi putih juga bisa mengindikasikan kurangnya produksi empedu di hati. Sehingga makanan tidak bisa dicerna dengan baik. Jika pup bayi sudah berwarna putih, maka ini pertanda kondisi serius dan harus segera dikonsultasikan dengan dokter spesialis anak.

Mencari tahu informasi seputar warna pup bayi memang penting untuk mengetahui bila ada kondisi serius pada si kecil. Segera konsultasikan dengan dokter bila feses bayi menandakan kondisi bahaya.  Jangan anggap sepele jika bayi Anda mengalami adanya perubahan warna feses yang tidak normal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *