Tips Mencegah Ensefalopati Hepatik dengan Cara Alami Berikut Ini

Hati organ tubuh yang sangat penting yang berperan menyaring racun dan sisa produk metabolisme, termasuk setelah mengonsumsi obat-obatan. Fungsi hati yang terganggu menyebabkan racun menumpuk di dalam tubuh.  

Ensefalopati hepatik adalah penurunan fungsi otak akibat menumpuknya racun di otak. Kerusakan otak dapat bersifat akut atau kronis. Pada kasus yang parah, ensefalopati hepatik dapat menyebabkan koma. 

Penyebab ensefalopati hepatik

Penyebab utama ensefalopati hepatik adalah ketika hati tidak bisa mengeluarkan racun di dalam darah secara maksimal. Racun yang menumpuk kemudian mengalir ke otak serta organ dan saraf. 

Ensefalopati hati dapat dipicu oleh:

  • Infeksi seperti pneumonia
  • Masalah ginjal
  • Dehidrasi
  • Hipoksia, atau kadar oksigen rendah
  • Pasca operasi atau trauma
  • Konsumsi obat yang berdampak pada kekebalan tubuh
  • Konsumsi obat yang menekan sistem saraf pusat, seperti barbiturat atau obat penenang benzodiazepin
  • Ketidakseimbangan elektrolit, bisa terjadi setelah muntah atau minum obat diuretik

Ensefalopati hepatik umumnya dialami oleh seseorang dengan kondisi berikut:

  • Hepatitis virus fulminan akut: Hepatitis yang disebabkan oleh virus fulminan
  • Hepatitis toksik: Hepatitis disebabkan oleh paparan alkohol, bahan kimia, atau obat-obatan dan suplemen tertentu
  • Sindrom Reye: Merupakan kondisi langka yang lebih sering menyerang anak-anak. Sindrom Reye menyebabkan pembengkakan serta radang hati dan otak secara tiba-tiba

Gejala

Setiap penderita memiliki gejala yang berbeda, tergantung pada penyebab kerusakan hati dan tingkat keparahan gejala.

Menurut Kriteria West Haven, terdapat lima tahap atau stadium ensefalopati hepatik:

  1. Tahap 0. Disebut juga dengan ensefalopati hepatik minimal. Pada tahap ini, gejala yang dirasakan minimal atau hampir tidak ada. 
  2. Stadium 1. Gejala ringan mulai tampak, termasuk sulit fokus dan mengalami gangguan tidur, seperti hipersomnia atau insomnia. Beberapa juga mengalami depresi, euforia, dan mudah tersinggung.
  3. Stadium 2. Gejala sedang. Pada tahap ini penderita mungkin merasa bingung atau lesu.
  4. Stadium 3. Gejala yang dirasakan semakin parah. Penderita tidak mampu melakukan tugas mendasar, disertai dengan kebingungan dan perubahan kepribadian. 
  5. Stadium 4. Tahap ini ditandai dengan koma. 

Menjaga hati agar tetap sehat

Satu-satunya cara untuk mencegah ensefalopati hepatik adalah dengan menjaga hati tetap sehat atau mengelola penyakit hati yang diderita. 

Cara berikut dapat membantu Anda menghindari risiko terkena ensefalopati hepatik dan penyakit hati lainnya:

  • Jaga kebersihan tangan. Cuci tangan dengan sabun setelah menggunakan kamar mandi, mengganti popok, atau menyentuh suatu benda, terutama sebelum makan.
  • Hindari mengkonsumsi alkohol dalam jumlah banyak. Akan lebih baik untuk menghentikan kebiasaan minum alkohol. Alkohol dapat merusak hati. 
  • Pertahankan berat badan sehat. Hindari makanan tinggi lemak, terutama jika Anda menderita penyakit hati berlemak,  dan makanlah makanan bergizi yang kaya serat. Hindari makanan berprotein tinggi seperti unggas, daging merah, telur, dan ikan.
  • Olahraga teratur.
  • Hindari obat-obatan yang mempengaruhi sistem saraf, seperti pil tidur dan antidepresan. Jika Anda mendapat resep ini sementara Anda berisiko tinggi terkena ensefalopati hepatik, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.
  • Hindari kontak dengan pasien hepatitis.
  • Jangan berbagi jarum suntik yang terkontaminasi.
  • Mendapatkan vaksinasi hepatitis A dan hepatitis B.
  • Jika Anda menderita penyakit hati, minum obat yang diresepkan secara rutin.
  • Jalani tes fungsi hati secara teratur.

Catatan

Seseorang dengan ensefalopati hepatik kronis lebih mudah ditangani dan cepat pulih dibandingkan dengan yang bersifat akut.

Jika Anda memiliki gejala seperti yang telah disebutkan di atas, segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan secepatnya. Diagnosis dini mengurangi risiko suatu penyakit semakin parah. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *