Tahukah Anda Bahaya Terlalu Sering Mengonsumsi Minuman Ringan?

Tahukah Anda Bahaya Terlalu Sering Mengonsumsi Minuman Ringan?

Minuman ringan merupakan favorit semua orang, terlebih jika suasana sedang sangat terik. Dinginnya minuman ringan tentunya menggoda. Apalagi distribusi dan penampilan dari minuman ringan semakin ke sini semakin menarik minat konsumen. Meski begitu, tahukan Anda jika dibalik kesegaran minuman ringan ini terdapat gangguan kesehatan menghantui?

Minuman ringan ini memang akan memberikan kesegaran dan kenikmatan tersendiri bagi Anda. Akan tetapi jika secara rutin meminum minuman ringan ini, bukan hal aneh lagi jika Anda bisa mengalami gangguan kesehatan. Berikut ini merupakan gangguan atau masalah kesehatan yang bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi minuman ringan secara berlebihan.

  1. Melemahkan tulang

Minuman ringan dapat menghilangkan kalsium dari tulang, sehingga membuat tulang menjadi lemah dan rapuh. Asam fosfat yang ditambahkan dalam minuman ringan membuatnya jadi asam dan itu bisa menggerus kalsium dari tulang Anda. Bukan cuma itu. Kafein yang dimasukkan dalam minuman ringan juga dapat mencegah penyerapan kalsium oleh tulang, yang selanjutnya dapat melemahkan tulang.

  1. Menaikkan berat badan

Minuman ringan yang Anda biasa konsumsi bisa membuat tubuh gemuk. Hal itu karena minuman ringan mengandung kadar gula yang tinggi. Oleh karena itu, minuman ringan sering dikatakan sebagai pemicu obesitas. Dan Anda harus sudah menyadari bahwa obesitas bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

  1. Depresi dan kecemasan

Konsumsi minuman ringan dalam jangka panjang dapat menyebabkan perubahan suasana hati, depresi dan mudah tersinggung. Kandungan aspartam yang ditemukan dalam minuman ringan dapat mengubah komposisi kimia dari otak, yang menyebabkan suasana hati jadi buruk dan mudah depresi.

  1. Diabetes

Orang yang memiliki tubuh gemuk dan riwayat keluarga diabetes harus menghindari minuman sarat gula ini. Minuman ini bisa meningkatkan risiko Anda terkena diabetes.

  1. Meningkatkan risiko kanker

Banyak bahan kimia berbahaya yang ditambahkan dalam minuman ringan, yang dapat merusak sel-sel tubuh dan memicu kanker. Akumulasi bahan kimia beracun itu di dalam tubuh dapat memperbesar risiko Anda terkena kanker.

  1. Memperlambat fungsi ginjal

Minuman ringan dapat mengganggu fungsi ginjal. Bahan kimia yang terkandung dalam minuman ringan akan menumpuk di ginjal dan mengganggu kerja ginjal.

  1. Mengidam makanan manis

Setelah menenggak minuman ringan, Anda akan menginginkan lebih banyak makanan manis. Jika Anda menyerah pada keinginan Anda, Anda akan berakhir dengan kadar gula darah yang tinggi dan peningkatan risiko diabetes.

Guna menghindari berbagai masalah kesehatan terutama diabetes, Anda harus tahu dulu berapa batas konsumsi gula yang wajar dalam sehari. Orang dewasa sebaiknya tidak mengonsumsi gula lebih dari 50 gram (kira-kira setara dengan lima sampai sembilan sendok teh) per hari. Untuk anak-anak, batasnya yaitu 12 hingga 25 gram per hari. Sedangkan dalam sekaleng minuman kesukaan Anda, kadar gulanya bisa sampai 17 gram. Padahal, dalam sehari Anda pasti mengonsumsi gula dari sumber lainnya. 

Menurut sebuah penelitian oleh para ahli di Swedia, mengonsumsi 200 mililiter minuman ringan dalam sehari membuat Anda 10 kali lebih rentan diserang diabetes tipe 2 (kencing manis) bila dibandingkan dengan orang yang tidak minum minuman dalam kemasan setiap hari. Padahal, biasanya satu kaleng saja isinya 300 mililiter. Ini berarti bahkan satu kaleng per hari sudah membahayakan tubuh.

Oleh karena itu, mengonsumsi minuman ringan satu kali per hari sudah dianggap tidak wajar. Bila Anda memang ingin mengonsumsi minuman ringan, sebaiknya batasi paling banyak dua kali seminggu. Ini supaya tubuh Anda punya kesempatan mencerna dan mengolah minuman Anda sampai tuntas.