Tagged: suplemen

Suplemen Matovit dan Kesehatan Mata

Banyak orang menyatakan bahwa apabila Anda ingin memiliki mata sehat, Anda perlu sering-sering makan wortel. Anda juga mungkin sering melihat banyak iklan suplemen bernutrisi yang menjanjikan kesehatan mata. Yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah, benarkah mineral dan vitamin yang terkandung dalam produk suplemen seperti Matovit dan makanan benar-benar memiliki manfaat untuk kesehatan mata dan penglihatan? 

Banyak klaim dibuat seputar efek positif suplemen seperti Matovit terhadap penglihatan dan kesehatan mata, namun hanya sangat sedikit studi yang mendukung klaim ini, kecuali Studi Penyakit Mata Yang Berhubungan Dengan Usia (AREDS dan AREDS2). Keduanya merupakan studi besar yang dilakukan oleh Institut Mata Nasional. Hasil dari studi pada AREDS2 mengambil dari apa yang telah dipelajari dari AREDS, dan meningkatkan rekomendasi suplemen. Studi tersebut berfokus pada dua kondisi, yaitu degenerasi makula berhubungan dengan usia (AMD) dan katarak. 

  • Degenerasi makula yang berhubungan dengan usia (AMD). AMD merupakan penyebab kebutaan utama di Amerika Serikat. Kondisi ini memengaruhi lebih dari 10 juta orang. Kondisi ini biasanya berhubungan dengan penuaan, namun beberapa jenis degenerasi makula memengaruhi remaja. AMD terjadi ketika ada deteriorasi sel-sel sensitif cahaya di daerah makula di retina. Ini adalah bagian mata yang bertanggungjawab untuk merekam apa yang kita lihat dan mengirim informasi ke otak, melihat dengan detail yang jelas, dan untuk fokus. 
  • Katarak. Katarak adalah pengeruhan lensa mata. Kondisi ini dapat mengganggu kemampuan Anda dalam melihat dengan baik sehingga memengaruhi kemampuan melakukan aktivitas sehari-hari. Kondisi ini juga akan bertambah parah seiring dengan berjalannya waktu. Katarak merupakan sebuah kondisi yang sangat lazim dijumpai, biasanya pada orang-orang lansia. Pada tahun 2010, ada sekitar 24 juta penduduk Amerika Serikat yang mendapatkan diagnosis katarak. 

AREDS dan AREDS2 mempelajari efek dari dosis tinggi antioksidan yang dikonsumsi selama beberapa tahun. Rekomendasi akhir dari AREDS2 menyatakan bahwa formulasi suplemen tersedia dalam bentuk kapsul dan biasanya dikonsumsi dua kali sehari. Para peserta yang ikut dalam studi AREDS2 mengonsumsi satu dari 4 formulasi suplemen yang telah diidentifikasi berpotensi memiiki manfaat dalam studi AREDS. Masing-masing peserta mengonsumsi suplemen tersebut setiap harinya selama 5 tahun. Dalam peserta studi, risiko AMD dan hilangnya penglihatan serius berkurang sebesar 25 persen selama 6 tahun. Pada orang-orang yang menderita AMD, kondisi melambat pada orang-orang dengan AMD yang sedang. Sementara suplemen tidak efektif pada orang-orang yang memiliki AMD ringan atau berada pada tahapan paling maju. Sebagai tambahan, suplemen yang digunakan di dalam studi tidak mencegah AMD ataupin mengembalikan kemampuan melihat. Suplemen lutein dan zeaxanthin diminum sebagai bagian dari formulasi AREDS2 terlihat mampu mengurangi operasi katarak sebesar 32 persen pada orang-orang yang awalnya memiliki level carotenoid rendah. Studi tersebut sangat menjanjikan dan menemukan abhwa ada beberapa manfaat yang bisa kita ambil dari beberapa suplemen. Namun, suplemen tersebut tidak akan bermanfaat bagi semua orang. Penelitian lanjutan dibutuhkan untuk memahami lebih jelas hubungan antara suplemen dan kesehatan mata. 

Selain mengonsumsi suplemen seperti Matovit, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk memiliki mata yang sehat. Hindari merokok, karena gaya hidup tidak sehat ini dapat merusak pembuluh darah di mata dan menyebabkan katarak, degenerasi makula, dan gangguan penglihatan lainnya. Anda juga perlu melindungi mata dari sinar UV yang berbahaya. Pakailah kacamata hitam saat berada di luar ruangan dan hindari paparan langsung sinar matahari atau melihat cahaya terang terlalu lama. 

Cegah Peradangan Saraf dengan Neurobion dan Makanan Ini

Memenuhi kebutuhan nutrisi harian sangat penting agar Anda tidak perlu mengalami berbagai masalah kesehatan yang menyebalkan. Salah satu yang penting adalah memenuhi kebutuhan vitamin B untuk mencegah peradangan saraf maupun risiko penyakit lainnya. 

Kalau Anda sering mengalami kesemutan atau kebas di tangan maupun kaki, berhati-hatilah sebab itu merupakan tanda adanya masalah di saraf Anda yang umumnya dipicu oleh kurangnya asupan vitamin B. Segeralah mengonsumsi Neurobion untuk memastikan kebutuhan vitamin B tersebut terpenuhi hingga tidak sampai memicu peradangan saraf yang dapat menyebabkan ganguan kesehatan yang lebih parah. 

Selain mengonsumsi Neurobion, pastikan pemenuhan vitamin B pula lewat makanan yang Anda asup sehari-hari. Karnea itu, biasakanlah mengonsumsi makanan kaya vitamin B agar tidak perlu berhadapan dengan masalah peradangan saraf. Berikut ini adalah beberapa makanan kaya vitamin B yang sebaiknya selalu ada dalam menu makanan sehari-hari Anda. 

Telur 

Telur adalah salah satu protein hewani paling bergizi yang dapat Anda peroleh dengan harga yang terjangkau. Untuk mendapatkan vitamin B kompleks, telur juga merupakan salah satu pilihan terbaik. Sebutir telur ayam dengan ukuran cukup besar bisa mengandung sekitar 33 persen vitamin B yang Anda perlukan tiap harinya. Namun pastikan, Anda memasak telur sampai matang untuk mengurangi risiko masih adanya bakteri dan virus yang bisa memicu penyakit. 

Daging Sapi 

Daging sapi adalah sumber makanan yang sangat baik untuk mendukung asupan vitamin B Anda. Beberapa kandungan vitamin B tinggi yang ada dalam sepotong daging merah, antara lain B3, B6, juga B12. Di mana kandungan vitamin-vitamin B tersebut dalam 100 gram daging sapi bisa menyentuh 30 persen dari angka kecukupan harian yang dianjurkan. Merasa masih kurang asupan vitamin B meskipun sudah makan daging, dukung dengan pengonsumsian Neurobion. 

Ikan Salmon  

Ikan salmon merupakan makanan kaya nutrisi yang kerap dianjurkan untuk mempertahankan dan mendukung kesehatan Anda. Guna mencegah peradangan saraf akibat kekurangan vitamin B; ikan salmon pun sangat layakj menjadi pilihan. Soalnya, ikan laut dalam dengan lemak baik melimpah ini memiliki hampir semua kandungan B kompleks. Kandungan vitamin B tertinggi yang ada di ikan salmon, antara lain B3, B6, dan B12 yang mencapai hampir 50 persen dari kebutuhan harian yang dianjurkan. 

Daging Ayam 

Tahu tidak bahwa daging ayam juga merupakan sumber banyak vitamin B yang luar biasa dan terjangkau? Bahkan dengan mengonsumsi 100 gram daging ayam, Anda bisa mendapatkan 59 persen kebutuhan B1 harian! Daging ayam pun sangat mudah diolah menjadi berbagai menu, mulai dari digoreng, dijadikan sup, atau untuk dicampurkan dalam salad. Anda tidak akan bosan mengonsumsi makanan dengan tambahan daging ayam di dalamnya. 

Tahu 

Status Anda sebagai vegetarian bukanlah penghalang utuk Anda memperoleh vitamin B yang dibutuhkan oleh tubuh tiap harinya. Anda bisa mengonsumsi makanan-makanan fermentasi yang mengandung probiotik untuk mendapatkan vitamin B yang dibutuhkan. Salah satu makanan non hewani terbaik untuk mendapatkan vitamin B adalah tahu. Tiap 100 gram tahu yang Anda konsumsi, kebutuhan vitamin B6 dan B12 tubuh sebanyak 20 persen sudah bisa tercukupi. 

Sayuran Hijau 

Sayuran nyatanya juga mampu menyediakan vitamin B yang Anda perlukan untuk mencegah peradangan saraf. Dari banyaknya jenis sayur yang ada, sangat disarankan Anda mengonsumsi sayuran hijau jika ingin mendapatkan vitamin B. Bayam sendiri merupakan jenis sayuran hijau yang sangat kaya vitamin B9 khususnya. Dalam setengah secangkir bayam matang, Anda bisa mendapatkan hampir 31 persen kebutuhan vitamin B yang disarankan. 

Tidak sulit bukan untuk mememenuhi kebutuhan vitamin B harian yang dianjurkan? Anda hanya perlu mengonsumsi Neurobion ataupun makanan-makanan berprotein hewani tinggi seperti contoh di atas. Risiko peradangan saraf pun bisa diminimalkan!   

Tidak Hanya Arkavit, Makanan Ini Juga Bisa Mencegah Anemia!

Jika Anda memiliki riwayat penyakit darah rendah atau anemia, Anda bisa mengonsumsi suplemen untuk meningkatkan pembentukan sel darah merah. Arkavit Kaplet merupakan salah satu suplemen yang bisa membantu Anda untuk mengatasi penyakit ini.

Arkavit Kaplet adalah suplemen yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan vitamin B kompleks (vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin B5, vitamin B6, dan vitamin B12). Selain bisa untuk melancarkan dan meningkatkan pembentukkan sel darah merah, Arkavit Kaplet juga bisa menjaga kesehatan saraf dan mencegah penyakit beri – beri. Meski tidak hanya bisa mengandalkan suplemen saja, tetapi dengan mengonsumsinya akan mempercepat proses penyembuhan.

Anemia bisa dibilang penyakit yang cukup serius, tetapi Anda tidak bisa mendiagnosa diri sendiri tanpa pemeriksaan lengkap dari dokter. Maka dari itu, untuk mendeteksi penyakit ini diperlukan beberapa tahapan tes, diantaranya sebagai berikut ini.

  1. Pemeriksaan darah secara komplit/ Complete Blood Count (CBC)

Tahap pemeriksaan ini akan dilakukan pengukutan kadar sel darah di dalam sampel darah yang sudah diambil. Pada hasil pemeriksaan darah ini, dokter akan melihat jumlah hematokrit dan hemaglobin dalam darah. Kadar hematokrit yang normal pada orang dewasa adalah 40 – 52% pada laki – laki dan 35 – 47% pada perempuan. Sedangkan kadar hemoglobin normal pada orang dewasa adalah 14 – 18g/dl pada laki – laki dan 12 – 16g/dl pada perempuan.

  1. Pemeriksaan sel darah merah

Pada tahapan pemeriksaan ini untuk mengetahui pasti ukuran dan bentuk sel darah merah yang ada di dalam tubuh. Tujuan dari tes ini adalah untuk melihat apakah ada ukuran, bentuk dan warna yang abnormal dari sel darah merah. 

  1. Tes diagnostik tambahan

Tes ini dilakukan untuk mengetahui penyebab dan pemicu Anda terkena anemia. Pemeriksan lanjutan ini bisa jadi sampai pada tahapan Anda harus menjalani pemeriksaan pada sampel tulang sumsum.

Selain pentingnya mengonsumsi suplemen seperti Akarvit Kaplet untuk memenuhi zat besi yang sangat berfungsi penting dalam membentuk sel darah merah, Anda juga harus mengonsumsi makanan sehat yang mengandung zat besi. Berikut ini beberapa makanan kaya zat besi yang bisa Anda konsumsi.

  1. Daging merah dan unggas

Kedua makanan ini sangat disarankan untuk dikonsumsi karena mengandung zat besi yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan harian Anda. Pada 100 gram daging merah, terdapat 2.7mg zat besi. Itu artinya, Anda sudah mampu memenuhi kebutuhan harian zat besi sebesar 15%. Sedangkan dalam 100 gram daging unggas, Anda sudah memenuhi kebutuhan akan zat besi sebesar 13%.

  1. Jeroan

Jeroan atau organ dalam hewan ini daapt berupa hati, ginjal, otak dan jantung yang biasa ditemukan pada sapi, ayam, kambing atau lainnya. Meski pun jeroan memiliki risiko kolesterol yang tinggi, tetapi jika dikonsumsi pada takaran dan porsi yang tepat sangat baik untuk kesehatan. 

  1. Makanan laut

Tiram, kerang, kepiting dan udang sangat baik untuk dikonsumsi sebagai penambah darah bagi Anda yang mengalami anemia atau penderita darah rendah. Tidak hanya itu, aneka jenis ikan seperti salmon, ikan kembung dan tuna juga kaya akan zat besi dan baik untuk dikonsumsi.

  1. Sereal 

Zat besi, protein dan karbohidrat adalah nutrisi lengkap yang terdapat dalam sereal. Anda bisa mengonsumsi sereal untuk sarapan atau pun cemilan di malam hari. Sereal ini merupakan makanan yang tepat untuk dikonsumsi sebagai penambah darah dan memenuhi kebutuhan harian zat besi.

  1. Sayuran berwarna hijau

Tentu saja sayuran hijau ini juga memiliki peran untuk menambah zat besi bagi tubuh. Sayuran hijau yang mempunyai kandungan zat besi tinggi adalah brokoli dan bayam. Selain mengandung zat besi, sayuran ini juga memiliki vitamin C yang sangat penting untuk menyerap zat besi yang dibutuhkan tubuh.

  1. Kacang dan biji – bijian 

Tidak hanya mengandung zat besi saja, tetapi kacang dan biji – bijian ini juga merupakan sumber kalsium. Kacnag mete, kacang kedelai, biji bunga matahari dan biji labu adalah makanan yang harus Anda konsumsi jika ingin menambah zat besi dalam tubuh.

Itulah makanan sehat yang bisa Anda konsumsi untuk meningkatkan zat besi sehingga bisa terhindar dari anemia selain mengonsumsi suplemen seperti Akarvit Kaplet. Tidak ada salahnya memang mengonsumsi suplemen, tetapi jika diimbangi dengan pola makan sehat maka hasil yang didapatkan akan lebih maksimal.

Manfaat Neurosanbe 5000 untuk Kesehatan Sistem Saraf

Manfaat Neurosanbe 5000 untuk Kesehatan Sistem Saraf

Neurosanbe 5000 adalah multivitamin neurotropik yang penting bagi kesehatan sistem saraf Anda. Lalu, apa saja manfaat dari mengonsumsi obat ini?

Kelompok vitamin neurotropik terdiri dari vitamin B1 (tiamin), vitamin B6 (piridoksin), dan vitamin B12 (cyanocobalamin). Kombinasi ketiganya penting untuk menjaga kesehatan sistem saraf, plus memperbaiki kerusakannya.

Nah kandungan vitamin-vitamin tersebut tidak dapat diproduksi secara alami oleh tubuh. Karena itu, Anda membutuhkan asupan tambahan dari multivitamin seperti Neurosanbe.

Anda bisa mendapatkan Neurosanbe 5000 secara bebas, tanpa resep dokter. Berikut manfaat selengkapnya.

Manfaat lengkap Neurosanbe 5000

Manfaat lengkap Neurosanbe 5000 terbagi dalam kandungan vitamin di dalamnya. Ada vitamin B1 (tiamin), vitamin B6 (piridoksin), dan vitamin B12 (cyanocobalamin).

Vitamin B1 100 mg

  • Untuk kesehatan sistem saraf: Memberikan energi ke sel-sel saraf untuk berfungsi dengan tepat.
  • Untuk kesehatan secara umum dan metabolisme tubuh: Membantu tubuh menyerap energi dari makanan.

Vitamin B6 5000 mcg

  • Untuk kesehatan sistem saraf: Memfasilitasi transmisi impuls saraf. Molekul penting dalam transmisi informasi sistem saraf disebut neurotransmitter, salah satu yang paling penting adalah serotonin
  • Untuk kesehatan secara umum dan metabolisme tubuh: Berkontribusi pada metabolisme homocysteine yang, dengan dosis tinggi, dapat membantu mencegah penyakit kardiovaskular dan gangguan kognitif.

Vitamin B12 100 mg

  • Untuk kesehatan sistem saraf: Krusial bagi kesehatan sistem saraf karena menjadi kunci pembentukan mielin. Selubung mielin melindungi serat saraf yang mendukung kecepatan transmisi sinyal.
  • Untuk kesehatan secara umum dan metabolisme tubuh: Membantu pembentukan hemoglobin, sel darah merah, dan DNA.

Dosis dan cara pakai Neurosanbe 5000

Anda bisa mendapatkan Neurosanbe 5000 tanpa resep dokter. Berikut informasi selengkapnya:

Dosis

  • 1 tablet sebanyak 1 kali/hari

Konsumsi

  • Setelah makan

Efek samping

  • Gangguan pada pencernaan seperti mual, muntah, dan diare ringan.
  • Gangguan pada kulit seperti kemerahan, ruam, dan gatal-gatal.
  • Sakit kepala.

Perhatian Khusus

  • Neuritis optik (peradangan pada saraf mata),
  • Gangguan sumsum tulang.
  • Nyeri sendi akibat asam urat yang tinggi.
  • Anemia megaloblastik (kekurangan zat besi atau asam folat).
  • Kadar kalium tubuh yang rendah.
  • Ibu hamil dan menyusui.

Demikian penjelasan lengkap mengenai manfaat Neurosanbe 5000. Semoga membantu, ya!

Memahami L-Theanine dan Manfaatnya

Memahami L-Theanine dan Manfaatnya

Para pecinta teh sedikit banyak pasti pernah mendengar mengenai L-theanine. Ini merupakan senyawa yang banyak terdapat pada daun teh dan digadang-gadang menjadi kunci rileks bagi tiap orang yang mengonsumsi seduhan daun teh tersebut. Namun, sebenarnya apa itu L-theanine?

L-theanine sejatinya merupakan jenis asam amino. Ragam asam amino yang satu ini mampu memengaruhi kadar bahan kimia tertentu pada otak Anda, termasuk mengatur serotonin dan dopamin yang memberi efek bahagia pada seseorang. Tidak ayal, mengonsumsi bahan yang mengandung L-theanine diyakini mampu memengaruhi suasana hati dan emosi. 

Dari fungsi tersebut, manfaat yang dapat Anda peroleh dari pengonsumsian L-theanine pun sangat banyak. Berikut ini adalah aneka manfaat dari L-theanine yang mungkin sudah Anda duga maupun yang tidak disangka-sangka. 

  1. Meredakan Kecemasan 

Gangguan kecemasan yang dialami oleh banyak orang di dunia bersumber dari rasa stres yang tidak terkendali. Padahal, Anda bisa mengendalikan stres dengan cara-cara yang simpel, semudah menyeruput teh di sore hari. L-theanine pada teh akan membantu produksi hormon serotonin dan dopamine sehingga suasana hati menjadi membaik dan stres pun dapat dikurangi. Efek dominonya rasa cemas yang berlebihan pun dapat dipangkas. 

  1. Mengontrol Tekanan Darah

L-theanine tidak hanya mampu mengontrol tingkat stres dan menghindarkan Anda dari kecemasan. Jenis asam amino yang satu ini nyatanya juga efektif mengontrol tekanan darah Anda. Dalam sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2012, L-theanine terbukti mampu menjaga tekanan darah seseorang tidak melonjak terlalu tinggi atau tetap berada di batas normal. 

  1. Meningkatkan Kinerja Otak 

Ketika Anda rajin menyesap teh, Anda akan merasa lebih mudah berkonsentrasi terhadap sesuatu hal. Daya ingat Anda pun terasa lebih baik. Itu semua terjadi karena L-theanine yang terkandung pada teh memiliki efek melindungi saraf, tidak terkecuali saraf pusat yang ada di otak. Saraf yang terlindungi membuat otak bisa berkinerja lebih baik sehingga Anda bisa lebih fokus. 

  1. Memperbaiki Kualitas Tidur

Produksi hormone dopamin yang meningkat karena bantuan L-theanine pun bisa berpengaruh baik pada kualitas tidur Anda. Orang-orang yang mengonsumsi L-theanine sebesar 200 miligram per hari mampu lebih rileks saat tidur, yang ditandai pula dengan pengurangan detak jantung ketika istirahat sehingga tidur menjadi lebih pulas. Dengan kualitas tidur yang lebih baik, kesehatan Anda pun akan lebih terjaga. 

  1. Mengobati Flu

Pandangan orang yang menganggap teh adalah obat pilek maupun flu tidaklah salah. L-theanine yang banyak terkandung pada jenis minuman tersebut ternyata mampu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan flu. Bahkan dalam sebuah penelitian didapati, orang-orang yang rutin mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung L-theanine selama 5 bulan berturut-turut berisiko lebih rendah terkena flu. 

  1. Meredakan Sinusitis 

Selain mampu memberi suasana rileks di otak dan mental, L-theanine ternyata juga mampu meningkatkan gerakan helai rambut di hidung. Kemampuan ini sangat berguna bagi para penderita sinusitis. Sebab dengan gerakan helai rambut yang lebih aktif, lendir-lendir di hidung dapat lebih mudah dibersihkan dan mencegah penumpukan. Alhasil, gejala sinusitis pun bisa diredakan. 

  1. Membantu Pengobatan Kanker 

Sampai saat ini, penelitian mengenai kemampuan L-theanine dalam membantu upaya pemulihan pasien kanker masih terus dilakukan. Kesimpulan sementaranya, L-theanine memang cukup berguna meningkatkan efektivitas obat kemoterapi pada pasien kanker. Dengan obat yang lebih efektif, kemungkinan sembuh pada pasien kanker pun menjadi lebih besar. 

*** 

Banyaknya manfaat L-theanine membuat banyak produsen yang membuat produk suplemen yang berisikan senyawa asam amino ini. Jadi selain rajin menyeruput teh, Anda bisa mengandalkan suplemen untuk merasakan khasiat L-theanine. Tertarik mencobanya?

Dosis Akar Valerian Atasi Masalah Tidur dan Kecemasan

Apakah akhir-akhir ini Anda sulit tidur? Mungkin sudah saatnya Anda mempertimbangkan akar valerian untuk mengatasinya. Akar valerian adalah salah satu tanaman herbal yang sering dipasarkan dalam bentuk suplemen makanan. Produsen mengklaim akar tanaman ini dapat mengatasi insomnia dan ketegangan saraf akibat cemas yang melanda diri. 

Meskipun ada banyak suplemen akar valerian di pasaran saat ini, tetapi jumlah yang terkandung di setiap kapsulnya berbeda-beda. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk mengetahui jumlah dosis aman mengonsumsi akar valerian, terutama dalam mengatasi gangguan tidur dan kecemasan.

Mengenal akar valerian

Valerian (Valeriana officinalis) adalah tanaman liar di padang rumput di seluruh wilayaha Asia Amerika Utara, dan Eropa. Tanaman valeria akan menghasilkan bunga putih, merah muda, atau ungu di musim panas. Akarnya sendiri sudah dijadikan sebagai obat herbal sejak berabad-abda lamanya.

Hingga saat ini, para peneliti masih belum yakin cara kerja akar valerian untuk meredakan insomnia dan kecemasan. Ada dugaan bahwa akar valerian dapat meningkatkan zat kimia berupa asam gamma aminobutyric (GABA) di otak. Senyawa inilah yang berkontribusi untuk memberikan efek menenangkan dalam tubuh. Selain itu, banyak juga obat resep untuk kecemasan yang cara kerjanya sama dengan ini, seperti alprazolam dan diazepam.

Berapa dosis akar valerian yang dianjurkan untuk masalah tidur?

Umumnya, masalah tidur yang sering dialami adalah insomnia, yaitu ketidakmampuan untuk tetap tertidur atau tertidur. Bahkan, kondisi ini dapat memengaruhi sekitar sepertiga dari semua orang dewasa, setidaknya sekali seumur hidup. Jika insomnia dibiarkan berkepanjangan, maka efeknya sangat besar pada kualitas hidup penderitanya.

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan oleh American Family Physician, dosis akar valeria yang aman untuk mengatasi insomnia atau sulit tidur adalah 300 – 600 miligram yang dikonsumsi 30 menit – 2 jam sebelum tidur. Jika sediaannya dalam bentuk teh, maka Anda dapat menyeduhnya sebanyak 2 – 3 gram dalam 1 cangkir air panas selama 10 – 15 menit. Selain itu, tampaknya akar valerian bekerja efektif setelah Anda meminumnya secara teratur selama dua minggu atau lebih. Penting untuk diingat agar Anda tidak mengonsumsinya selama lebih dari sebulan tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. 

Lalu, berapa dosis amannya untuk kecemasan?

Melansir dari laman resmi Healthline, dosis aman akar valerian untuk mengatasi kecemasan lebih rendah daripada insomnia, yaitu 120 – 200 mg sebanyak tiga kali sehari dan dosis terakhirnya harus tepat sebelum tidur. Dosis memang sengaja lebih rendah agar tidak menyebabkan kantuk di siang hari, sehingga tidak mengganggu aktivitas dan produktivitas Anda seperti biasanya.

Apakah akar valerian efektif untuk kecemasan dan tidur?

Sudah banyak penelitian secara klinis untuk menguji kemanjuran dan keamanan akar valerian untuk tidur dan hasilnya sangat beragam. Sebuah studi tahun 2009 menunjukkan tidak ada perbaikan dengan mengonsumsi 300 mg ekstrak valerian 30 menit sebelum tidur selama dua minggu. Sama halnya dengan tinjauan dari 37 studi yang menemukan bahwa sebagian besar uji klinis akar valerian menunjukkan bahwa akar valerian aman dikonsumsi, tetapi tidak efektif untuk insomnia.

Lain halnya dengan penelitian yang dipublikasikan oleh National Institutes of Health (NIH) menjelaskan bahwa konsumsi 400 mg ekstrak akar valerian dapat meningkatkan kualitas tidur, termasuk waktu yang dibutuhkan untuk tertidur, kualitas tidur, dan jumlah terbangun di tengah malam.

Sementara itu, penelitian akar valerian dalam mengobati kecemasan masih terbatas. Satu studi kecil tahun 2002 menunjukkan bahwa konsumsi 50 mg ekstrak akar valerian tiga kali sehari selama empat minggu dapat mengurangi kecemasan. Studi lainnya menggunakan dosis dalam jumlah sedikit lebih tinggi.

Catatan dari SehatQ

FDA telah menyatakan akar valerian aman dikonsumsi, tetapi efek samping ringan mungkin dapat terjadi, seperti pusing, sakit kepala, sakit perut, dan rasa gelisah. Terlebih lagi, herbal ini tidak disarankan dikonsumsi selama lebih dari sebulan tanpa saran dari dokter, apalagi dalam jangka panjang. Jadi, sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda terlebih dahulu, agar dapat disesuaikan aturan minumnya berdasarkan kebutuhan dan kondisi Anda saat ini.