Tagged: perawatan kulit

Kandungan Avoskin Perfect Hydrating Treatment Essence dan Manfaatnya

Produk unggulan dari Avoskin yakni Perfect Hydrating Treatment Essence (Avoskin PHTE) telah menjadi produk skincare avoskin yang  banyak diminati orang. Produk essence dari avoskin ini telah menuai banyak ulasan positif dari penggunanya dan telah menjadi produk unggulan perusahaan brand lokal ini. Avoskin Perfect Hydrating Treatment Essence diklaim mampu membuat wajah menjadi lembap, fresh, bahkan dapat mengurangi kerutan pada wajah.  Selain itu, produuk ini juga dipercaya mampu membuat kulit terasa lebih lembut, kenyal, cerah alami, dan mengecilkan pori-pori wajah dengan penggunaan rutin dari hari ke hari. 

Komposisi utama dari Avoskin Perfect Hydrating Treatment Essence adalah aqua dan alkohol. Selain itu terdapat kandungan unggulan lain yaitu Ethyl Ascorbic Acid, Glycerine, Chamomile Extract, Carrot  (Daucus Carota Sativa), dan Rosa Canina Fruit Oil atau yang biasa disebut Rosehip Oil.  Untuk mengetahui apa saja manfaat dari kandungan yang terdapat pada Avoskin PHTE berikut pembahasannya:

  • Ethyl Ascorbic Acid / ET-VC 

ET-VC atau dengan bahasa ilmiah Ethyl Ascorbic Acid adalah Vitamin C yang stabil sangat cocok digunakan untuk produk pencerah kulit. Ethyl Ascorbic Acid sering digunakan sebagai bahan produk pencerah kulit karena memiliki efek pemutihan yang sangat baik dan mampu menghambat aktivitas tirosinase oleh tindakan pada Cu2 +. Selain itu, kandungan asam ini juga mampu mencegah sintesis melanin. Selain memberi efek pemutihan pada kulit, Ethyl Ascorbic Acid juga memiliki sifat antioksidan yang tinggi.

Selain itu Ethyl Ascorbic Acid juga memiliki sifat anti inflamasi yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri. Kandungan ini mampu memperbaiki kulit, meningkatkan elastisitas kulit, dan memperbaiki sel-sel kulit. Bahkan Ethyl Ascorbic Acid juga mampu mempercepat sintesis kolagen yang sangat bermanfaat untuk kulitmu.

  • Glycerine

Glycerin dikenal bekerja efektif sebagai pelembap terutama untuk pemilik kulit kering. Sifatnya sebagai penahan air dalam kulit membantu kulit terasa lebih lembut, lembap, dan membuatnya terlihat lebih sehat. Selain melembapkan, Glycerin juga bisa mengurangi peradangan yang muncul akibat infeksi bakteri pada kulit acne-prone, psoriasis, dan eczema. Sebagai emollient, Glycerin juga bisa menyerupai kerja pertahanan kulit dan meningkatkan kemampuannya untuk menjaga kulit dari zat yang berpotensi mengiritasi kulit dengan cara mengunci kelembapannya.

  • Chamomile Extract

Kandungan dari chamomile oil ini memiliki banyak manfaat seperti memperlambat proses penuaan kulit. Kandungan levomenol pada chamomile oil memiliki sifat anti inflamasi dan pelembap alami yang mampu mengurangi dampak buruk sinar matahari, memperbaiki tekstur kulit, menenangkan rasa gatal, dan meningkatkan elistisitas. 

Karena memiliki sifat anti inflamasi, kandungan ini dapat membantu mengatasi masalah jerawat, sunburn, dan iritasi kulit lainnya.  Chamomile juga memiliki antimikroba (anti bakteri), Antialergi, antioksidan, dan anti iritasi pada kulit. 

  • Carrot Oil

Kandungan beta karoten dan vitamin A dalam carrot oil mampu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari. Selain itu, kandungan ini juga membuat kulit lebih kencang dan cerah. Nah, carrot oil ini setara dengan SPF 40 dalam melindungi kulit dari sinar matahari.  

Selain itu, carrot oil dikenal efektif untuk mengobati luka, infeksi, sekaligus memiliki sifat antiseptik untuk beberapa penyakit. Maka tidak heran jika noda hitam dan bekas jerawat pada wajah akan memudar. Carrot oil juga kaya akan kandungan karotenoid yang merupakan antioksidan kuat. Karotenoid ini mampu merangsang pertumbuhan sel dan digunakan dalam banyak produk kosmetik untuk meremajakan kulit.

  • Rose Hip Oil

Rose hip oil berasal dari benih kelompok mawar yang tumbuh di negara Chili lalu diekstrak. Ekstrak benih mawar ini mengandung banyak vitamin terutama vitamin C, antioksidan, dan asam lemak esensial. Selain vitamin C, rose hip oil ini juga mengandung vitamin E, vitamin D, dan beta karoten yang berfungsi melindungi kulit dan mempercepat perbaikan kulit. Terdapat pula kandungan polyunsaturated fatty acids untuk perbaikan sel kulit.

Rosehip oil dalam Avoskin Perfect Hydrating Treatment Essence (PHTE) memiliki banyak manfaat untuk kulit termasuk sebagai penyembuh luka. Salah satu manfaatnya adalah mencegah munculnya age spot, kandungan ini bisa digunakan untuk mencerahkan pigmentasi kulit. 

Kandungan Avoskin PHTE ini juga bermanfaat untuk menyamarkan luka bekas jerawat karena kandungannya mampu memperbaiki sel kulit yang rusak dan melakukan regenerasi sel lebih cepat. Selain itu, kandungan ini juga berfungsi untuk menghaluskan tekstur kulit dan merangsang produksi kolagen.

Produk Avoskin Perfect Hydrating treatment Essence ini sangat cocok digunakan bagi kamu yang yang ingin melembapkan kulit secara maksimal. Terutama bagi kamu yang punya masalah kulit kering, Avoskin PHTE ini dapat membantu meningkatkan kelembapan di kulit wajah. 

Atasi Masalah Setelah Melahirkan dengan Produk Perawatan Pasca Melahirkan Berikut Ini

Setelah ibu melakukan proses persalinan, biasanya akan muncul masalah-masalah yang berkaitan dengan perubahan fisik, seperti munculnya stretch mark pada paha dan perut. Tidak perlu khawatir, permasalahan ini dapat diatasi dengan secara rutin menggunakan produk perawatan pasca melahirkan. Proses perawatan ibu pasca melahirkan ini dapat secara mudah dilakukan di rumah maupun di salon perawatan khusus.

Masalah pasca melahirkan yang mungkin dihadapi oleh ibu

  • Munculnya stretch mark

Selain perut ibu yang baru melahirkan akan terlihat lebih buncit dan kendur, ibu hamil juga kerap kali mengeluhkan munculnya stretch mark dan bekas luka pasca melahirkan. Permasalahan perut buncit ini sebenarnya akan mengempis seiring waktu secara sendirinya, walau memang membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Di sisi lain, stretch mark dan bekas luka akan cenderung sulit dihilangkan jika tidak ditangani secara benar.

  • Kesehatan kulit yang tak menentu

Ibu yang baru melahirkan akan mengalami perubahan hormon secara besar-besaran yang berpengaruh terhadap kondisi kesehatan kulit. beberapa permasalahan kesehatan kulit yang mungkin timbul, antara lain tumbuhnya jerawat di beberapa daerah pada tubuh, seperti leher atau dagu. 

  • Perubahan pada vagina dan saluran kemih

Terlepas dari metode atau cara melahirkan apa pun, vagina dan saluran kemih akan mengalami perubahan. Vagina akan merenggang dan lebih sensitif, serta rawan mengeluarkan cairan, seperti darah, yang dapat berlangsung berminggu-minggu. Selain itu, risiko permasalahan lainnya, yaitu siklus menstruasi yang berubah-ubah menjadi tidak teratur. Kondisi ini akan membuat jaringan otot di sekitar dasar panggul menjadi lebih renggang, sehingga Anda akan mengalami kesulitan mengontrol pembuangan air kecil. Tidak jarang, urin akan ikut keluar ketika Anda batuk atau bersin. 

Produk perawatan pasca melahirkan untuk ibu

Mengatasi permasalahan pasca proses persalinan, dapat dibantu dengan beberapa produk perawatan pasca melahirkan berikut ini:

  • Gurita/stagen

Salah satu produk perawatan pasca melahirkan yang sering kali digunakan oleh ibu, yaitu gurita atau stagen. Produk ini akan membantu ibu dalam mengatasi perut buncit yang kendur. Sebagai alternatif, ibu juga dapat menggunakan korset untuk mengatasi permasalahan ini. Pilihlah produk yang memang didesain khusus untuk ibu yang baru melahirkan dengan pemasangan produk yang mudah.

  • Minyak zaitun

Manfaat minyak zaitun telah lama dipercaya mampu mengoptimalkan kesehatan kulit, tidak terkecuali dalam mengatasi munculnya stretch mark. Munculnya stretch mark atau luka di bagian perut, paha, pinggul ibu, secara tidak langsung akan memengaruhi tingkat kepercayaan diri. Maka dari itu, tidak ada salahnya untuk menggunakan minyak zaitun secara rutin sebagai produk perawatan pasca melahirkan. 

Di samping minyak zaitun, Anda juga dapat menggunakan krim khusus untuk menghilangkan stretch mark dengan kandungan jojoba, sehingga dapat melembutkan kulit secara bersamaan. Pilih juga produk yang bersifat hypoallergenic, sehingga dapat mengurangi risiko alergi. 

  • Skin care untuk perawatan kulit wajah

Perawatan pasca melahirkan juga termasuk perawatan kesehatan kulit wajah ibu. Meski ibu akan sangat sibuk merawat sang buah hati, namun ibu juga perlu untuk merawat diri sendiri. 

Ibu yang baru melahirkan cenderung memproduksi progesteron lebih tinggi, sehingga menyebabkan kulit menjadi lebih berminyak. Mengatasi masalah kulit ini, ibu dapat menggunakan skin care dengan kandungan yang lembut dan ringan. Sebagai catatan tambahan, ibu tetap dapat melakukan eksfoliasi, namun hanya untuk seminggu sekali penggunaan.


Dapatkan produk perawatan pasca melahirkan rekomendasi dengan harga bersahabat hanya di SehatQ.com.

Cara Membuat Aloe Vera Gel, Mudah dan Praktis!

Cara Membuat Aloe Vera Gel, Mudah dan Praktis!

Dunia kecantikan belakangan ini sedang ramai diserbu berbagai produk berbahan dasar aloe vera gel atau gel lidah buaya. Macam-macam khasiat yang ditawarkan membuat bahan satu ini diminati banyak orang. Tak harus membeli produk skincare untuk menikmati manfaatnya, Anda juga bisa membuat sendiri di rumah secara mudah dan praktis. 

Cara pembuatan

Sebelum membuat aloe vera gel, perhatikan kualitas aloe vera yang akan digunakan. Anda bisa membeli di supermarket atau memanen dari pekarangan sendiri. Aloe vera yang berkualitas memiliki umur panen sekitar 3-4 tahun, tidak rusak, serta tidak terjangkit penyakit atau jamur. Jika tidak akan digunakan langsung, simpan aloe vera ke dalam suhu kulkas untuk menjaga kesegarannya. Selanjutnya, bahan-bahan yang harus disiapkan:

  • Daun aloe vera
  • Pisau 
  • Sendok kecil
  • Blender
  • Wadah tertutup
  • Bubuk vitamin C atau vitamin E (jika ada)

Bubuk vitamin C atau vitamin E digunakan sebagai pengawet untuk memperpanjang masa simpan. Langkah-langkah berikutnya yang harus dilakukan:

  • Bersihkan aloe vera dan diamkan aloe vera dalam keadaan berdiri selama 10-15 menit untuk menghilangkan getah
  • Cuci kembali aloe vera setelah didiamkan, gunakan sarung tangan latex karena getah memiliki sifat iritan
  • Keringkan aloe vera menggunakan tisu atau kain dan buang kulit luar aloe vera menggunakan pisau
  • Ambil aloe vera gel menggunakan sendok kecil dan pastikan kulit aloe vera tidak ikut terkelupas
  • Blender beberapa detik sampai berbusa dan mencair
  • Aloe vera gel siap digunakan

Cara penyimpanan

Aloe vera gel terdiri dari bahan-bahan aktif seperti vitamin dan enzim sehingga kandungannya berpotensi berkurang atau hilang jika tidak disimpan dengan cara yang tepat. Aloe vera gel sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup berwarna gelap agar menghindari terurainya bahan-bahan aktif tersebut. Wadah berbahan kaca lebih dianjurkan karena meminimalisir reaksi antara produk aloe vera gel dengan material wadah. 

Aloe vera dapat bertahan di wadah tertutup selama 1 minggu. Jika dimasukkan ke dalam refrigerator bisa bertahan selama 2 bulan, sementara jika dimasukkan dalam freezer maksimal selama 6 bulan. Namun, akan lebih baik jika setelah pembuatan aloe vera gel, produk tersebut langsung digunakan.

Apakah boleh mengonsumsi aloe vera gel?

Selama ini aloe vera gel hanya terkenal dimanfaatkan sebagai bentuk perawatan luar saja. Namun, ternyata aloe vera gel juga memiliki berbagai bentuk olahan untuk dikonsumsi. 

Menurut studi, terdapat perbedaan pendapat mengenai keamanan aloe vera gel untuk dikonsumsi. Beberapa penemuan membuktikan bahwa aloe vera gel tidak untuk dikonsumsi karena mengandung bahan berbahaya yang berasal dari getah aloe vera, yaitu aloin. Senyawa ini bisa menyebabkan kerusakan DNA dan menyebabkan kanker. 

Di sisi lain, aloe vera gel dinyatakan boleh dikonsumsi karena mengandung anthraquinones yang dinilai memberikan manfaat bagi tubuh. Konsumsi aloe vere gel diperbolehkan dengan syarat sesuai dengan dosis minimal, meskipun sampai saat ini belum ada ketentuan mengenai dosis tersebut. 

Aloe vera gel bisa digunakan secara topikal atau eksternal karena terbukti memiliki khasiat untuk tubuh. Jarang ditemukan kejadian yang menunjukkan reaksi alergi atau bahaya akibat interaksi dengan obat lainnya. 

Meskipun aloe vera memiliki banyak manfaat, mudah, dan praktis saat membuatnya bukan berarti saat diaplikasikan, aloe vera memiliki efek yang sama untuk masing-masing individu. Hal tersebut sangat dipengaruhi oleh kondisi setiap orang dan tepat atau tidaknya cara pembuatan serta penyimpanannya.

Amankah Menggunakan Masker Charcoal?

Belakangan ini charcoal aktif telah menjadi bahan populer di dunia kecantikan. Anda akan menemukannya dalam berbagai produk kecantikan, mulai dari pembersih wajah dan sampo hingga sabun dan scrub. Masker charcoal sendiri diyakini dapat menarik bakteri dan kotoran dari kulit, sehingga charcoal aktif juga menjadi bahan yang populer untuk masker wajah.

Charcoal aktif, juga disebut karbon aktif, adalah bubuk hitam halus yang diproduksi ketika arang biasa terkena panas tinggi. Paparan ini menciptakan ruang internal kecil atau lubang di arang yang membuatnya sangat menyerap dan mampu menjebak bahan kimia dan racun. Meskipun charcoal aktif adalah jenis arang, charcoal aktif berbeda dari arang yang digunakan pada panggangan outdoor. Berikut beberapa manfaat masker charcoal untuk wajah Anda:

  • Menghapus atau menghilangkan kotoran dari kulit

Karena charcoal aktif memiliki kemampuan menyerap bakteri dan racun di dalam tubuh, beberapa ahli kulit percaya bahwa masker wajah arang dapat membantu menarik kotoran dari kulit. Penggunaan masker wajah charcoal dapat membuat kulit lebih sehat dan lebih jernih.

  • Memperbaiki wajah dari jerawat

Jerawat disebabkan oleh penumpukan sel kulit mati, minyak, dan bakteri yang terperangkap di dalam pori-pori kulit Anda. Sifat antibakteri charcoal aktif dapat membantu mengangkat bakteri dari pori-pori, sehingga dapat membantu mengurangi jerawat dan memperbaiki kulit secara keseluruhan.

Seperti masker wajah pada umumnya, Anda disarankan untuk menggunakan masker charcoal sekali atau dua kali dalam seminggu. Jika Anda memiliki kulit sensitif, atau kulit Anda terasa kering setelah menggunakan masker charcoal, Anda disarankan untuk menggunakan masker seminggu sekali atau setiap beberapa minggu sekali.

Karena masker perlu didiamkan pada kulit Anda selama sekitar 15 menit, lebih nyaman untuk memakai masker di dalam rutinitas perawatan kulit malam hari Anda. Jika Anda menggunakan masker di pagi hari, Anda bisa melakukannya sebelum mandi, dan kemudian mencuci masker sesudahnya.

Ketika Anda membeli masker charcoal yang terdapat di toko, pastikan untuk memilih masker yang memiliki bahan yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Jika Anda memiliki kulit berminyak, cari masker charcoal yang mengandung tanah liat. Bahan ini dapat membantu menyerap minyak berlebih dan juga dapat membantu membersihkan pori-pori Anda dan mencegah jerawat. Jika Anda memiliki kulit kering, pilih masker charcoal dengan bahan melembabkan seperti asam hialuronat, minyak zaitun, atau minyak jojoba.

Berbagai jenis dan merk masker charcoal akan memiliki bahan yang berbeda, jadi pastikan untuk membaca label produk dengan cermat sebelum Anda membeli.

Penggunaan masker charcoal aman dan memiliki manfaat yang baik untuk kulit, namun Anda disarankan untuk tidak terlalu sering menggunakan masker charcoal karena dapat menyebabkan kulit kering, kemerahan, dan kesensitifan.

Sebelum menggunakan masker charcoal untuk pertama kalinya, ada baiknya untuk menguji produk pada sepetak kecil kulit di bagian dalam siku Anda. Jika Anda tidak mengalami gatal-gatal atau kemerahan dalam beberapa jam, Anda dikatakan aman untuk menggunakan masker charcoal pada kulit wajah Anda.