Tagged: cara mengatasi demam berdarah pada orang dewasa

Apa Saja Gejala Demam Berdarah Pada Orang Dewasa?

Demam berdarah merupakan salah satu penyakit yang cukup umum terjadi di Indonesia khususnya saat musim hujan melanda. Demam berdarah disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti, dan sering masuk ke dalam golongan Kejadian Luar Biasa (KLB).  Demam tinggi merupakan salah satu gejala demam berdarah pada orang dewasa maupun anak-anak.

Apa Saja Gejala Demam Berdarah Pada Orang Dewasa?

Di Indonesia, menurut Kementerian Kesehatan ada sekitar 103.781 kasus demam berdarah yang mengakibatkan 727 kematian. Menurut CDC (Centers for Disease Control) ada sekitar 400 juta kasus demam berdarah setiap tahunnya di seluruh dunia khususnya di negara tropis. Beberapa negara yang memiliki risiko demam berdarah seperti berikut ini.

Demam berdarah dengue pada anak
  • Sub-Sahara Afrika
  • Amerika Tengah
  • Meksiko
  • Karibia
  • Kepulauan Pasifik
  • India
  • Amerika Selatan
  • Asia Tenggara
  • Cina Selatan
  • Taiwan
  • Australia bagian utara

Gejala demam berdarah pada orang dewasa maupun anak-anak berlangsung 2 hingga 7 hari dan gejala tersebut akan mereda dalam waktu seminggu. Beberapa gejala demam berdarah seperti:

  • Demam dengan suhu lebih dari 41 derajat yang datang secara tiba-tiba.
  • Sakit kepala
  • Kelenjar getah bening membengkak
  • Nyeri otot dan sendi
  • Ruam (muncul pada hari kedua hingga kelima setelah demam)
  • Mual
  • Muntah

Meski gejala dapat mereda dalam kurun waktu satu minggu, namun pada beberapa kasus gejala bisa memburuk yang berupa:

  • Sakit perut yang parah
  • Muntah ringan sampai berat (tiga kali dalam 24 jam)
  • Pendarahan ringan pada hidung atau gusi
  • Muntah darah
  • Adanya darah dalam tinja
  • Kelelahan
  • Sesak napas
  • Pendarahan di bawah kulit seperti memar

Gejala demam berdarah pada orang dewasa maupun anak-anak yang parah dapat terjadi karena kerusakan dan bocornya pembuluh darah sehingga menyebabkan menurunnya trombosit dalam aliran darah. Hal tersebut bisa meningkatkan risiko pendarahan internal, kegagalan organ, syok hingga kematian.

Jika Anda memiliki gejala demam berdarah yang parah, maka segera datangi rumah sakit. Karena itu merupakan tanda bahaya yang bisa mengancam jiwa karena dapat berkembang dengan cepat.

Komplikasi Demam Berdarah

Demam berdarah juga bisa mengembangkan komplikasi yang disebut demam berdarah dengue, dengan gejala seperti:

  • Demam tinggi
  • Kerusakan pada sistem limfatik
  • Kerusakan pada pembuluh darah
  • Mimisan
  • Pendarahan di bawah kulit
  • Pembesaran hati
  • kegagalan sistem peredaran darah

Gejala tersebut bisa memicum sindrom syok dengue yang berupa tekanan darah rendah, nadi lemah, kulit lembab, dingin dan gelisah. Dalam kasus yang lebih parah bisa menyebabkan perdarahan secara berlebihan hingga kematian.

Penyebab

Demam berdarah ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yang menyebabkan salah satu dari empat jenis virus dengue. Saat Anda tergigit nyamuk Aedes aegypti, maka virus akan memasuki aliran darah dan menyebabkan infeksi.

Ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko tertular demam berdarah yaitu:

  • Tinggal di negara tropis atau subtropis.
  • Pernah menderita demam berdarah sebelumnya.
  • Adanya genangan air di sekitar rumah

Orang yang sebelumnya pernah menderita demam berdarah jika terinfeksi lagi bisa memiliki risiko terkena penyakit tersebut dengan gejala yang lebih parah.

  • Pencegahan

Demam berdarah bisa dicegah dengan beberapa cara seperti:

  • Mengurangi populasi nyamuk dengan tidak membiarkan adanya genangan air di sekitar rumah.
  • Menggunakan obat nyamuk di dalam rumah atau lotion anti nyamuk saat keluar rumah.
  • Gunakan jaring nyamuk pada jendela atau ventilasi agar nyamuk tidak bisa masuk ke dalam rumah.
  • Melakukan gotong royong untuk membersihkan daerah rumah khususnya gorong-gorong dengan warga sekitar.
  • Memiliki wadah khusus untuk meletakkan pakaian bekas pakai.

Waspadai gejala demam berdarah pada orang dewasa maupun anak-anak sebelum menjadi komplikasi berbahaya.