Obat Infus Aminoleban untuk Obati Kerusakan Hati

Organ hati Anda memiliki peran yang sangat penting bagi tubuh Anda. Di organ ini, nutrisi yang masuk ke dalam tubuh akan diolah menjadi zat kimia yang dibutuhkan oleh tubuh. Ketika hati mengalami kerusakan, salah satu pengobatan yang bisa dilakukan adalah menggunakan obat infus Aminoleban.

Ada banyak hal yang menyebabkan kerusakan fungsi hati. Pengobatan kondisi ini sebaiknya disesuaikan dengan faktor penyebab yang mendasarinya.

Anda tidak bisa sembarangan menggunakan obat infus ini. Karena dianggap sebagai obat keras, maka obat ini hanya bisa didapatkan berdasarkan resep dari dokter.

Apa kegunaan obat Aminoleban?

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, obat ini diberikan kepada penderita masalah pada fungsi hati. Obat ini secara spesifik bekerja dengan mengobati penyakit hati kronis dan penyembuhan luka berat. 

Obat ini merupakan obat infus, sehingga pemberiannya dilakukan melalui injeksi atau infus melalui intravena. Pemberian infus ini harus dilakukan sesuai petunjuk dari dokter. 

Infus ini bisa didapatkan dalam ukuran 500 sampai dengan 1000 ml. Untuk dosisnya, setiap pengguna dewasa diperbolehkan untuk menggunakan Aminoleban dengan ukuran 500-1000 ml, dengan takaran 25-40 tetes per menit. 

Ada  beberapa kemungkinan efek samping yang bisa ditimbulkan dari pemakaian obat ini. Anda perlu mewaspadai efek samping tersebut yang berupa:

  • Tingginya kadar asam di dalam tubuh
  • Gangguan pencernaan seperti mual dan muntah
  • Hipersensitivitas pada kulit
  • Nyeri di pembuluh darah
  • Menggigi, demam, dan sakit kepala

Perlu diperhatikan juga, ketika menggunakan obat ini, pastikan Anda tidak menderita penyakit ginjal berat. Karena, efeknya akan berbeda dan bisa memicu reaksi negatif. 

Selain itu, obat ini juga tidak dianjurkan untuk digunakan oleh pasien yang memiliki metabolisme asam amino abnormal. 

Faktor penyebab kerusakan hati

Karena obat ini diberikan untuk mengobati gangguan hati, maka waktu yang tepat untuk menggunakannya adalah ketika muncul gejala dari kerusakan hati. Anda mungkin tidak bisa mengenali gejala ini dengan mudah.

Biasanya, kerusakan hati terjadi karena komplikasi dari kondisi lainnya. Ada beberapa penyakit hati yang bisa menyebabkan kerusakan hati jangka panjang, contohnya seperti: 

  • Hepatitis

Penyakit hepatitis terdiri atas tiga jenis, yaitu hepatitis A, B, dan C. Ketiga jenisnya sama-sama bisa menyebabkan kerusakan fungsi hati apabila tidak segera ditangani dengan baik. 

  • Hepatitis autoimun

Penyakit autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh keliru dalam menyerang sel-sel tubuh yang sebenarnya sehat. Ada banyak jenis penyakit autoimun, salah satunya autoimun hepatitis. 

Kondisi ini akan menyebabkan organ hati mengalami peradangan, bahkan bisa mengakibatkan gagal hati. Jika sudah seperti ini, maka Anda bisa saja diberikan obat infus Aminoleban oleh dokter. 

  • Kanker hati

Kondisi lainnya yang bisa menyebabkan kerusakan fatal pada organ hati adalah kanker hati. Menurut penelitian, ini lebih mungkin menyerang wanita daripada menyerang pria. 

Kalau Anda pernah menderita hepatitis, risiko untuk terkena kanker hati lebih tinggi. Ini termasuk penyakit serius dan harus segera ditangani dengan cepat. 

Perlu diperhatikan, kerusakan hati bukanlah kondisi yang bisa dipandang sebelah mata. Pengobatannya pun biasanya dilakukan dengan menggunakan obat-obatan yang keras.

Oleh sebab itu, selalu konsultasikan pada dokter mengenai penggunaan obat. Dokter tentu lebih tahu mengenai obat yang cocok untuk kondisi Anda. 

Hal ini juga berlaku untuk pemakaian Aminoleban. Anda tidak dianjurkan untuk menggunakannya sendiri tanpa konsultasi dengan dokter ataupun apoteker.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *