Manfaat Daun Pepaya Bagi Kesehatan

Buah pepaya adalah buah tropis yang berasal dari Meksiko. Saat ini, buah pepaya adalah salah satu buah yang paling banyak dibudidayakan di seluruh dunia. Buah, biji, dan daun pepaya sering digunakan dalam berbagai macam masakan dan pengobatan tradisional alami. Manfaat daun pepaya bagi kesehatan karena kandungan senyawa tanaman unik yang telah didemonstrasikan memiliki potensi medis pada studi hewan dan uji tabung reaksi. 

Meskipun penelitian pada manusia masih terbatas, manfaat daun pepaya dikenal karena penggunaan dalam bentuk ekstrak, teh, tablet, dan jus sering digunakan untuk merawat penyakit dan mendukung kesehatan manusia dalam banyak cara.

  • Dapat merawat gejala yang berhubungan dengan demam dengue

Salah satu manfaat daun pepaya bagi kesehatan dan dunia medis adalah potensinya dalam merawat beberapa gejala tertentu yang berhubungan dengan demam dengue. Dengue adalah virus yang ditularkan dari gigitan nyamuk yang dapat menular pada manusia dan menyebabkan gejala seperti flu seperti demam, kelelahan, sakit kepala, mual, muntah, dan ruam kulit. Dalam kasus yang parah penyakit ini dapat menyebabkan level platelet berkurang di dalam darah. Level platelet yang rendah dapat menyebabkan peningkatan risiko pendarahan dan berpotensi mengancam nyawa apabila dibiarkan dan tidak diobati. 

Meskipun saat ini tidak ada obat untuk dengue, beberapa perawata tersedia untuk mengatasi gejala yang ditimbulkan, salah satunya adalah dengan menggunakan manfaat daun pepaya. Studi pada manusia menyimpulkan bahwa daun pepaya dapat meningkatkan level platelet darah dengan signifikan. Selain itu, terapi daun pepaya memiliki sedikit efek samping dan ditemukan jauh lebih ramah di kantong dibandingkan dengan perawatan konvensional. 

  • Mendukung gula darah yang seimbang

Daun pepaya sering digunakan pada obat tradisional Meksiko. Yaitu sebagai terapi alami untuk merawat diabetes dan meningkatkan kontrol gula darah. Studi pada tikus menemukan bahwa ekstrak daun pepaya memiliki antioksidan. Antioksidan tersebut cukup kuat dengan efek menurunkan gula darah. Hal ini dihubungkan dengan kemampuan daun pepaya dalam melindungi sel-sel memproduksi insulin dalam pankreas. Perlindung dari kerusakan dan kematian premature. Namun, belum ada bukti ilmiah yang mengindikasikan efek yang sama atau serupa dapat terjadi pada manusia. Penelitian lanjutan masih dibutuhkan untuk menentukan apakah daun pepaya dapat digunakan untuk membantu mengatasi level gula darah yang tinggi pada manusia. 

  • Dapat mendukung fungsi pencernaan

Teh dan ekstrak daun pepaya sering digunakan untuk terapi alternatif dalam mengatasi gejala rasa tidak nyaman pada sistem pencernaan, seperti perut kembung dan maag. Daun pepaya mengandung serat, sebuah nutrisi yang dapat mendukung fungsi pencernaan yang sehat. Daun pepaya juga memiliki senyawa unik yang disebut papain. Papain dikenal karena kemampuannya untuk mengurai protein yang lebih besar menjadi protein lebih kecil yang mudah untuk dicerna dan asam amino. Papain bahkan digunakan untuk melunakkan daging dalam dunia kuliner. Satu studi menemukan penggunaan supplemental bubuk papain yang berasal dari buah pepaya dapat mengurangi gejala pencernaan negatif, termasuk konstipasi dan maag, pada orang-orang dengan sindrom radang usus (IBS). Kebanyakan bukti yang mendukung penggunaan daun pepaya masih berdasarkan laporan anecdotal, sehingga belum ada jaminan konsumsi daun pepaya dapat meningkatkan fungsi pencernaan. 

Selain daging buahnya saja yang dikonsumsi, Anda bisa mendapatkan manfaat daun pepaya dengan mengonsumsi daunnya. Daun pepaya sering dikonsumsi dalam bentuk ekstrak, teh, atau pun dijadikan sebagai hidangan lezat. Rasanya yang pahit menjadi ciri khas daun pepaya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *