Kenali Gejala dan Penyebab Linglung, Kebingungan yang Tiba-tiba

Delirium merupakan perubahan yang terjadi pada fungsi mental seseorang secara tiba-tiba. Hal ini menyebabkan kebingungan dan menurunnya kesadaran alias linglung. 

Berbagai gejala delirium ini umumnya akan semakin parah ketika malam hari akibat lingkungan sekitar karena kurang familiar bagi penderita. Bahkan terkadang sulit untuk mendeteksi delirium dan dementia. Sehingga penderita sangat membutuhkan informasi-informasi dari orang-orang di sekitarnya.

Jenis-jenis Delirium

Linglung atau dikenal dengan istilah medis delirium terdiri dari 3 jenis, yaitu:

  1. Delirium Hiperaktif

Jenis linglung yang paling mudah dikenali adalah jenis delirium hiperaktif. Jenis ini memiliki gejala seperti mondar-mandir atau gelisah, adanya perubahan suasana hati secara cepat, agitasi, halusinasi, serta menolak untuk bekerja sama.

  1. Delirium Hipoaktif

Linglung jenis ini bisa diidentifikasi dengan sikap penderita yang tidak seaktif biasanya, lesu, berkurang aktivitas motorik, merasakan kantuk yang tidak normal, atau mengalami linglung.

  1. Delirium Campuran

Jenis lingung ini memiliki tanda dan juga gejala yang sama antara delirium jenis hipoaktif dan hiperaktif. Seseorang bisa dengan cepat beralih dari delirium hiperaktif ke hipoaktif.

Berbagai Gejala-gejala Penderita Delirium

Jika seseorang yang Anda kenal secara tiba-tiba bersikap tidak biasa atau muncul gejala-gejala yang tidak biasa, maka sebaiknya segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan. Sebab, orang yang mengalami delirium ini seringkali tidak merasakan apa-apa atau tidak bisa menjelaskan apa yang terjadi pada diri mereka. 

Berikut gejala-gejala linglung yang biasanya terjadi:

  • Mengalami perubahan mood secara tiba-tiba
  • Mudah terdistraksi
  • Mengalami paranoid atau delusi
  • Tidak bisa mengikuti arah pembicaraan atau tidak berbicara dengan jelas
  • Tidak bisa melakukan sesuatu seperti biasanya secara tiba-tiba
  • Mengalami disorientasi atau kurang memahami keberadaan mereka atau waktu setempat
  • Mengalami halusinasi atau mendengar bahkan melihat sesuatu yang tidak ada
  • Mengalami perubahan mood yang tiba-tiba

Penyebab Delirium

Ada beberapa penyebab seseorang mengalami delirium, seperti:

  • Malnutrisi atau mengalami dehidrasi
  • Pengiriman dan penerimaan sinyal di otak mengalami gangguan
  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu atau keracunan obat
  • Mengalami rasa sakit
  • Penyakit kronis atau terminal
  • Infeksi akut, speeti mengalami pneumonia dan lainnya
  • Terpapar racun
  • Mengalami tekanan emosi yang berat atau kurang tidur
  • Mengalami kondisi medis, seperti stroke, serangan jantung, cedera akibat jatuh, dan sebagainya
  • Efek akibat berhenti konsumsi alkohol atau narkotika
  • Mengalami ketidakseimbangan metabolik, seperti kalsium atau kadar sodium yang rendah
  • Efek operasi atau prosedur medis lain yang berhubungan dengan obat bius

Cara Mengobati Linglung

Mengobati atau menyembuhkan penyakit linglung ini memang harus disesuaikan dengan penyebabnya. Secara umum, delirium bisa ditangani dengan dua cara, yaitu:

1. Medikasi atau Pemberian Obat

Medikasi ini tentu melibatkan dokter dengan melibatkan beberapa jenis obat, seperti:

  • Obat antidepresan, yaitu obat untuk mengatasi depresi
  • Antibiotik, biasanya diberikan untuk mengobati linglung yang terjadi karena infeksi bakteri
  • Obat penenang, yaitu obat yang dapat meringankan efek berhenti konsumsi alkohol
  • Obat thiamine, yaitu obat untuk mengatasi kebingungan¬†
  • Penghalang dopamin, yaitu obat untuk membantu mengurangi keracunan akibat obat tertentu
  • Inhaler atau bantuan pernafasan jika linglung disebabkan oleh asma yang parah

2. Konseling

Pasien yang mengalami disorientasi biasanya bisa dengan diberikan konseling yang akan membantu untuk mengembalikan pikirannya yang terpencar. Konseling juga bisa untuk perawatan pada pasien yang linglung karena penggunaan obat atau konsumsi alkohol. Konseling akan membantu pasien berhenti dari kecanduan menggunakan zat-zat tertentu. 

Sebenarnya, konseling bertujuan membuat pasien yang mengalami kasus linglung atau delirium merasa nyaman dan menyediakan ruang aman. Sehingga mereka akan leluasa untuk membicarakan perasaan dan pikiran mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *