Kadar Hematokrit Rendah Saat Tes? Ini Penyebabnya!

Untuk bisa mengetahui apakah kadar sel darah Anda tinggi, normal, dan rendah, Anda perlu melakukan tes hematokrit. Seperti diketahui jika kadar hematokrit Anda tidak tinggi, itu adalah pertanda Anda mengalami anemia atau dehidrasi. Bagaimana dengan hematokrit rendah?

Lalu apa hematokrit itu?

Hematokrit adalah jumlah persentase sel darah merah dalam volume darah tubuh. Hematokrit ini biasanya dinyatakan dalam persentase.

Sebagai contoh, jika hematokrit 35% berarti terdapat 35 mililiter sel darah merah dalam 100 mililiter darah di dalam tubuh.

Seperti diketahui pada tubuh sel darah merah merupakan unsur paling penting sebab bertugas mengangkut oksigen dan nutrisi lalu mengedarkannya ke seluruh tubuh.

Selain sel darah merah terdapat sel darah putih yang mempunyai fungsi sebagai antibodi dan pembunuh kuman penyebab infeksi.

Tes hematokrit

Supaya Anda benar-benar mengetahui apakah kadar hematokrit rendah atau tidak Anda perlu melakukan tes.

Tes hematokrit ini merupakan bagian dari pemeriksaan darah secara lengkap, dan juga digunakan oleh dokter untuk mendiagnosis kesehatan tubuh serta membantu dokter untuk dapat menentukan level kondisi tubuh dalam merespons obat-obatan.

Beberapa faktor menjadi penyebab mengapa orang perlu melakukan tes hematokrit, yaitu mengalami anemia, leukemia, dehidrasi, dan kekurangan makanan.

Bagaimana prosedurnya?

Tes hematokrit ini mempunyai prosedur-prosedur yang sudah ditetapkan. Pertama, dimulai dari pengambilan sampel darah.

Cara pengambilan sampel ini adalah dengan menusukkan jarum ke pembuluh darah vena dari dalam siku atau punggung tangan untuk pembengkakan pembuluh darah setelah sebelumnya area yang ditusuk dibersihkan terlebih dahulu dengan antiseptik dan dipasangi torniket atau karet gelang.

Ketika darah dalam sampel sudah masuk semua ke dalam botol yang sudah disiapkan, petugas akan melepas torniket lalu menutupi area tusukan dengan perban untuk menghentikan pendarahan.

Proses pengambilan sampel darah proses tes ini memang sangat tidak nyaman, Anda yang menjalaninya akan merasakan sakit karena ditusuk atau malah pusing dan pingsan melihat darah.

Selain itu, tes memberikan efek samping berupa memar di area kulit yang ditusuk namun dalam beberapa hari memar akan hilang.

Tes ini sendiri juga hanya dilakukan beberapa menit. Setelah pengambilan, sampel kemudian akan dikirim ke laboratorium untuk diuji dan dievaluasi dengan melihat sel darah merah, antikoagulan, dan plasma darah yang sudah dipisahkan sebelumnya melalui centrifuge, alat pemeriksa sampel di laboratorium berupa mesin berkecepatan tinggi.

Ketika evaluasi sudah selesai, Anda bisa tahu mengenai hasilnya apakah persentase sel darah merah yang Anda punya itu tinggi, normal, atau rendah.

Bagaimana cara membacanya?

Persentase kadar hematokrit setelah tes dipengaruhi usia dan jenis kelamin. Kadar normal hematokrit dalam tubuh adalah sebagai berikut:

Pada bayi baru lahir kadarnya adalah 55% hingga 68%. Ketika bayi mencapai usia 1 minggu kadarnya adalah 47% hingga 65%, dan pada usia 1 bulan adalah 37% hingga 49%.

Saat bayi beranjak di usia 3 bulan kadarnya adalah 30% hingga 36%, dan ketika di usia 1 tahun adalah 29% hingga 41%.

Apabila anak Anda berusia 10 tahun, dan melakukan tes hematokrit perlu diketahui bahwa kadarnya adalah 36% hingga 40%.

Lalu bagaimana dengan orang dewasa?

Bagi orang dewasa, baik pria maupun wanita kadar normal hematokrit dalam tubuh adalah 42% hingga 54% bagi pria dan 38% hingga 46% bagi wanita.

Jika kadar sel darah merah Anda kurang atau tinggi dari kadar yang ditetapkan berarti persentase sel darah merah Anda tidak normal, dan ada indikasi bahwa Anda mengalami anemia atau leukemia.

Penyebab kadar sel darah merah rendah

Penyebab terjadinya kadar sel darah merah rendah adalah karena adanya penyakit-penyakit dalam tubuh seperti anemia, leukemia, gagal ginjal, dan limfoma.

Kadar Hematokrit Rendah Saat Tes? Ini Penyebabnya!Penyebab lain hematokrit rendah adalah kehamilan, pendonoran darah, kehilangan banyak darah, dan tinggal di dataran tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *