Ini Tanda-Tanda Anda Mengalami Defisiensi Vitamin A

Defisiensi vitamin A adalah kondisi yang terjadi akibat asupan vitamin A yang tidak memadai, menyebabkan kerusakan pada berbagai jaringan tubuh. Kondisi ini lebih rentan terjadi pada wanita hamil, wanita menyusui, anak-anak, dan balita.

Ini Tanda-Tanda Anda Mengalami Defisiensi Vitamin A

Pada dasarnya, vitamin A diperlukan oleh tubuh untuk mendukung berbagai fungsi kesehatan, salah satunya kesehatan mata dan kulit. Vitamin A tidak dapat diproduksi sendiri dalam tubuh manusia. Anda hanya bisa mendapatkan kandungan vitamin A dari makanan yang dikonsumsi. 

Gejala defisiensi vitamin A

Bila Anda mengalami defisiensi vitamin A, Anda rentan terkena berbagai macam penyakit. Karena itu, sebaiknya kenali gejala yang mungkin Anda alami untuk segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Gejala dari kondisi kekurangan vitamin A antara lain: 

  • Rabun senja

Karena vitamin A penting untuk menjaga kesehatan mata, salah satu gejala yang akan Anda rasakan ketika kekurangan vitamin A adalah rabun senja. Rabun senja merupakan gangguan mata yang membuat Anda mengalami kesulitan penglihatan di malam hari.

Biasanya, rabun senja tidak akan terjadi dengan sendirinya kalau Anda tidak menderita kekurangan vitamin A. Untuk mengatasinya, Anda bisa meningkatkan asupan vitamin A, baik melalui makanan ataupun suplemen khusus.

Bila Anda ingin menggunakan suplemen vitamin A, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda. Suplemen dan makanan yang mengandung vitamin A sama-sama efektif dalam memperbaiki gejala rabun senja.

  • Kulit kering

Tidak hanya untuk mata, vitamin A juga sangat penting untuk kondisi kesehatan kulit. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan kekeringan pada kulit karena sel kulit tidak mampu memproduksi sel kulit baru dan melawan peradangan, menimbulkan eksim.

Bila Anda mengalami eksim, kulit Anda akan terasa kering, gatal, dan meradang. Anda bisa mengobatinya dengan meminum obat khusus sebagai peningkat vitamin A. 

Eksim pada kulit tidak selalu menandakan bahwa Anda mengalami kekurangan vitamin A. Tapi, hal ini bisa menjadi salah faktor pemicunya. 

  • Infertilitas

Kurangnya vitamin A dalam tubuh juga bisa berdampak pada ketidakmampuan untuk mengandung dan infertilitas. Vitamin A dibutuhkan untuk mendukung sistem reproduksi pria dan wanita, sekaligus berkontribusi dalam perkembangan bayi.

Infertilitas atau ketidaksuburan bisa diatasi dengan asupan antioksidan yang memadai. Vitamin A bisa menjadi salah satu sumber antioksidan yang bisa membantu dalam mengatasinya. 

  • Pertumbuhan yang lambat

Pada anak-anak, defisiensi vitamin A dapat mengakibatkan lambatnya proses pertumbuhan. Hal ini bisa terjadi karena vitamin A memang menjadi salah satu sumber vitamin yang sangat dibutuhkan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan manusia.

Untuk mengatasi kondisi ini, Anda bisa meningkatkan asupan vitamin A pada anak, baik melalui makanan ataupun melalui suplemen khusus. Tapi, pastikan Anda telah berkonsultasi pada dokter mengenai keamanan konsumsi suplemen untuk anak Anda. 

  • Infeksi tenggorokan

Kekurangan vitamin A bisa menyebabkan infeksi, salah satunya di tenggorokan dan dada. Infeksi ini bisa mengakibat kerusakan atau gangguan pada saluran pernapasan. 

Sama seperti gejala lain dari kekurangan vitamin A, infeksi tenggorokan bisa diatasi dengan meningkatkan asupan vitamin A, salah satunya melalui suplemen. Akan tetapi, hal ini kurang disarankan untuk anak-anak, karena belum ada penelitian yang bisa membuktikan dampak penggunaannya bagi anak-anak. 

Jadi, sebaiknya suplemen vitamin A hanya diberikan kepada mereka yang benar-benar mengalami defisiensi cukup parah.

Selalu konsultasikan dengan dokter Anda apabila Anda mengalami gejala defisiensi vitamin A. Dokter bisa membantu dalam menentukan upaya penanganan yang paling tepat. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *