Ibu Diare Saat Menyusui, Ini Cara Mengatasinya

Diare merupakan pengalaman yang tidak menyenangkan bagi siapa pun, terlebih lagi bagi ibu menyusui. Diare saat menyusui mungkin akan menimbulkan kekhawatiran pada ibu akan menulari bayinya dan kekhawatiran tentang apakah aman untuk melanjutkan menyusui saat sedang sakit.

Untungnya, diare biasnya akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari dengan berbagai tindakan pengobatan yang aman untuk ibu menyusui, yaitu dengan perawatan sederhana di rumah. Nah, berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi diare ketika sedang menyusui si kecil. 

Penyebab umum diare

Diare saat menyusui menjadi hal yang umum terjadi dan dapat terjadi karena beberapa alasan. Pada minggu-minggu setelah melahirkan, diare mungkin akan terjadi karena mengonsumsi obat pencahar untuk meredakan sembelit pascapartum. Namun, stres karena melahirkan pun bisa menjadi salah satu faktor diare. 

Namun, tak satu pun dari penyebab diare berikut ini tidak menimbulkan masalah dalam hal melanjutkan menyusui bayi Anda. Selain itu, ibu menyusui yang diare dapat mengembangkan gastroenteritis menular, penyebab paling umum dari diare sporadic di kalangan orang dewasa. 

Kebanyakan kasus adalah karena virus, meskipun bakteri dan parasit pun juga dapat menyebabkan gastroenteritis. Organisme yang menyebabkan gastroenteritis menular tidak dapat ditularkan ke bayi Anda melalui ASI. Oleh karena itu, Anda tidak perlu khawatir ASI dapat menginfeksi bayi Anda. Faktanya, justru menyusui dapat mengurangi risiko bayi tertular gastroenteritis menular. 

Mengatasi diare saat menyusui

Beberapa perawatan dan pengobatan dapat Anda lakukan untuk mengatasi diare ketika menyusui. Diare biasanya akan hilang dalam beberapa hari tanpa pengobatan. Untuk mengurangi gejala dan ketidaknyamanan selama diare, Anda harus:

  1. Tetap terhidrasi

Diare dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan. Jadi, tetaplah terhidrasi saat menyusui karena dehidrasi dapat mengurangi suplai ASI. Untuk mengganti cairan yang hilang, minumlah banyak cairan. Pilihan yang sehat meliputi:

  • Air putih  
  • Jus buah yang diencerkan
  • Larutan rehidrasi
  • Minuman isotonik, yang termasuk banyak minuman olahraga
  1. Hindari makanan bermasalah

Beberapa makanan bisa memperburuk diare. Makanan pemicu ini bervariasi dari orang ke orang, tetapi beberapa penyebab paling umum termasuk:

  • Makanan berlemak 
  • Gorengan
  • Makanan pedas
  • Produk susu
  1. Periksa ke dokter

Jika diare berlanjut selama lebih dari 2 hari, maka ada baiknya untuk segera menemui dokter. Mereka dapat membantu menentukan penyebab dan memberikan pilihan pengobatan untuk diare Anda. Dokter mungkin akan merekomendasikan obat yang mengandung loperamide, seperti Imodium, Maalox Antidiarrheal, atau Pepto Diare Control. Ini umumnya aman dikonsumsi saat Anda menyusui.

Mengobati mual

Pada beberapa wanita, diare saat menyusui akan mengalami mual. Hal ini mungkin terjadi akibat perubahan hormonal, dehidrasi ringan, atau gula darah rendah.  Untuk mengatasi mual di rumah, ada bainya untuk mencoba:

  • Minum teh jahe atau peppermint 
  • Mengonsumsi vitamin B6
  • Memakai gelang antinausea atau mabuk laut di pergelangan tangan
  • Minum banyak cairan untuk menghindari dehidrasi
  • Sering makan makanan bergizi untuk menghindari gula darah rendah

Mengobati refluks asam atau mulas

Perubahan gaya hidup seringkali dapat meredakan mulas secara signifikan.  Ini juga merupakan pilihan yang aman untuk wanita hamil dan menyusui. Jika pengobatan tumahan tidak berhasil, dokter dapat merekomendasikan pengobatan yang aman. Seperti:

  1. Perubahan gaya hidup. Untuk meredakan mulas dan refluks asam, wanita menyusui dapat mencoba: 
  • Makan beberapa porsi kecil sehari, ukan tiga porsi besar
  • Minum air di antara waktu makan, bukan saat makan
  • Tidak makan selama 2-3 jam sebelum tidur
  • Menghindari makanan berlemak, pedas, atau asam, meinuman berkarbonasi, cokelat, dan kafein
  • Tidak berbaring selama atau setelah makan
  • Berjalan-jalan ringan setelah makan untuk mendorong pencernaan
  • Memastikan pakaian longgar di sekitar perut
  • Tidur di sisi kiri tubuh
  • Mengangkat kepala dengan bantal atau penambah tempat tidur
  1. Pengobatan

Beberapa obat mulas yang mungkin aman dikonsumsi saat menyusui. Bicaralah dengan dokter Anda sebelum menggunakan obat bebas, termasuk:

  • Simetidin (Tagamet)
  • Famotinine (Pepcid)
  • Nizatidine (Axid)
  • Omeprazole (Prilosec)

Jadi, diare saat menyusui mungkin dapat hilang dalam waktu beberapa hari. Namun, jika diare tak kunjung berhenti segera hubungi dokter untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *