Gejala dan Penyebab Sindrom Reye yang Perlu Anda Tahu!

Sindrom reye merupakan penyakit yang bisa fatal dan sangat jarang terjadi. Penyakit ini berupa pembengkakan otak dan pembengkakan hati pada anak dan remaja setelah mereka terkena penyakit flu, infeksi pernafasan atau cacar air. Terkadang penyakit ini bisa menimpa bayi dan hampir tidak terjadi pada orang dewasa. Sekitar sepertiga kasus sindrom reye ini terjadi setelah anak terkena cacar air.

Gejala sindrom reye

Gejala sindrom reye biasanya muncul beberapa hari setelah anak terkena flu atau cacar air berupa muntah yang berulang-ulang yang tidak mereda selama lebih dari 12 jam. Anak juga akan mengalami demam dan timbul gejala yang menunjukan adanya disfungsi otak seperti merasa gelisah, bingung, mudah marah, menjadi agresif, irasional dan meracau. Jika tidak segera mendapatkan penanganan medis, penderita sindrom reye ini bisa mengalami kejang-kejang dan koma.

Penyebab sindrom reye

Beberapa penelitian menemukan bahwa penggunaan obat aspirin pada anak-anak terkena infeksi virus bisa memicu munculnya sindrom reye. Pada dua penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat dan Perancis memperlihatkan adanya kaitan antara aspirin dan sindrom reye tersebut.

Berdasarkan penelitian tersebut, para dokter menyarankan untuk tidak memberikan obat aspirin kepada anak-anak yang terkena flu atau cacar air. Untuk meredakan demam dan nyeri lebih baik menggunakan obat-obatan lain seperti asetaminofen atau ibuprofen.

Diagnosis dan pengobatan sindrom reye

Diagnosis sindrom reye dilakukan berdasarkan gejala yang muncul dan hasil tes darah. Pada penderita sindrom reye, hasil dari tes darah ini akan menunjukan kadar alanine aminotransferase yang tinggi serta kadar enzim liver ALT yang tinggi.

Seorang anak yang terkena sindrom reye haru secepatnya mendapatkan perawatan medis di unit perawatan insentif di rumah sakit. Pengobatan dilakukan dengan pemberian cairan elektrolit, diuretic dan antikonvulsan. Jika cepat ditangani maka kemungkinan untuk sembuh total juga cukup tinggi. Namun jika penangannya terlambat, anak bisa jatuh koma hingga meninggal. Untuk anak-anak yang berhasil bertahan setelah mengalami sindrom reye, ada pulang kemungkinan komplikasi berupa berbagai macam kerusakan permanen pada otak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *