Eksim Atopik Kambuh? Ini 8 Pemicunya

eksim atopik

Peradangan kulit dalam jangka panjang kerap dikenal dengan istilah eksim atopik. Umumnya, penyakit kulit ini menimbulkan gejala ruam merah pada kulit, gatal-gatal, sampai penebalan kulit. Pada kasus eksim atopik yang cukup parah, gejala demam dan asma bisa saja menyertai. 

Orang yang terkena eksim atopik dari kecil umumnya akan sering mengalami kondisi peradangan kulit ini hingga dewasa. Pasalnya, eksim atopik merupakan penyakit kulit kambuhan yang mudah datang kembali karena terpicu beberapa sebab. 

Apa saja pemicu eksim atopik bisa sampai kambuh? Berikut ini adalah beberapa jenis pemicu eksim atopik yang sering dialami banyak penderitanya dan sukses membuat ruam merah dan rasa gatal datang kembali. 

  1. Deterjen 

Deterjen menjadi musuh terbesar penderita eksim atopik. Penderita eksim atopik akan mudah mengalami peradangan kulit apabila terkena paparan sabun yang memiliki deterjen kuat. Karena itulah, disarankan penderita sabun atopik menggunakan sabun khusus untuk kulit kering yang memiliki kandungan minyak lebih banyak. Apakah masalah selesai? Ternyata tidak. Ini karena kandungan detergen juga terdapat pada sabun cuci piring ataupun sabun pakaian yang akan bersentuhan ketika orang tersebut melakukan kegiatan mencuci. 

  1. Bulu Binatang 

Penderita eksim atopik disarankan tidak memelihara hewan di rumah. Pasalnya, bulu binatang menjadi salah satu pemicu kambuhnya kondisi eksim atopik. Jika Anda kukuh memelihara binatang berbulu, padahal Anda penderita eksim atopik, bersiaplah menghadapi rasa gatal, ruam merah, sampai kulit bersisik yang sering muncul di sepanjang hidup Anda. 

  1. Produk Kecantikan 

Memakai riasan wajah dan menyemprotkan parfum mungkin bisa membuat kepercayaan diri Anda bertambah. Namun ketika Anda adalah penderita eksim atopik, pertimbangkan kembali untuk sering menggunakan produk kecantikan. Parfum ataupun riasan bisa sangat mudah mengiritasi kulit dan memancing eksim atopik datang kembali. Karena itu jika ingin memakai riasan dan parfum, selalu konsultasikan produk yang hendak dipakai ke dokter kulit sebelumnya. 

  1. Pakaian yang Salah 

Pakaian yang salah bisa membuat eksim atopik timbul lagi. Yang dimaksud dengan pakaian yang salah adalah bahan dari pakaian tersebut. Penderita eksim atopik kambuhan biasanya tidak cocok memakai pakaian yang berbahan serat alami, seperti wol ataupun sutra. 

  1. Stres Tinggi 

Anda harus pintar-pintar mengelola tingkat stres apabila pernah mengalami eksim atopik. Ini karena tingkat stres ternyata sangat berpengaruh ke kemungkinan timbulnya eksim atopik yang berulang. Banyak penderita eksim atopik mengaku, peradangan kulit jangka panjang tersebut kembali timbul ketika mereka sedang sangat marah ataupun sedih. 

  1. Udara Kering 

Udara pun bisa menjadi pemicu yang tidak terduga terkait kemunculan eksim atopik yang bersifat kambuhan. Eksim atopik munculnya akan lebih muncul dan mengganggu pada musim dingin ataupun musim panas. Pada saat itu, kelembapan udara sangat rendah dan udara menjadi kering sehingga berpengaruh ke kulit. Peradangan kulit yang parah pun bisa lebih mudah terjadi. 

  1. Makanan Tertentu 

Eksim atopik sering muncul berbarengan dengan alergi. Makanan menjadi salah satu penyebab alergi dan eksim atopik muncul bersamaan. Beberapa jenis makanan yang rentan menimbulkan alergi, antara lain telur, makanan laut, juga berbagai jenis kacang-kacangan. 

  1. Debu dan Pasir 

Kondisi eksim atopik bisa sering kambuh apabila Anda terbiasa berkegiatan di luar ruangan. Pasalnya, penyakit peradangan kulit ini mudah terpicu oleh banyaknya debu dan pasir. Salah satu cara menyiasatinya adalah berupaya menutupi seluruh bagian tubuh Anda ketika harus berkegiatan di tempat yang penuh debu ataupun pasir. 

*** 

Selain pemicu-pemicu di atas, kebiasaan Anda terkait mandi dan menyeka keringat juga dapat berpengaruh terhadap mudah kambuhnya eksim atopik. Jika eksim atopik sudah terlanjur kambuh dan rasa gatalnya tidak tertahan, jangan ragu untuk berkonsultasi dan berobat ke dokter. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *