Category: Kulit & Kecantikan

Cara Membuat Aloe Vera Gel, Mudah dan Praktis!

Cara Membuat Aloe Vera Gel, Mudah dan Praktis!

Dunia kecantikan belakangan ini sedang ramai diserbu berbagai produk berbahan dasar aloe vera gel atau gel lidah buaya. Macam-macam khasiat yang ditawarkan membuat bahan satu ini diminati banyak orang. Tak harus membeli produk skincare untuk menikmati manfaatnya, Anda juga bisa membuat sendiri di rumah secara mudah dan praktis. 

Cara pembuatan

Sebelum membuat aloe vera gel, perhatikan kualitas aloe vera yang akan digunakan. Anda bisa membeli di supermarket atau memanen dari pekarangan sendiri. Aloe vera yang berkualitas memiliki umur panen sekitar 3-4 tahun, tidak rusak, serta tidak terjangkit penyakit atau jamur. Jika tidak akan digunakan langsung, simpan aloe vera ke dalam suhu kulkas untuk menjaga kesegarannya. Selanjutnya, bahan-bahan yang harus disiapkan:

  • Daun aloe vera
  • Pisau 
  • Sendok kecil
  • Blender
  • Wadah tertutup
  • Bubuk vitamin C atau vitamin E (jika ada)

Bubuk vitamin C atau vitamin E digunakan sebagai pengawet untuk memperpanjang masa simpan. Langkah-langkah berikutnya yang harus dilakukan:

  • Bersihkan aloe vera dan diamkan aloe vera dalam keadaan berdiri selama 10-15 menit untuk menghilangkan getah
  • Cuci kembali aloe vera setelah didiamkan, gunakan sarung tangan latex karena getah memiliki sifat iritan
  • Keringkan aloe vera menggunakan tisu atau kain dan buang kulit luar aloe vera menggunakan pisau
  • Ambil aloe vera gel menggunakan sendok kecil dan pastikan kulit aloe vera tidak ikut terkelupas
  • Blender beberapa detik sampai berbusa dan mencair
  • Aloe vera gel siap digunakan

Cara penyimpanan

Aloe vera gel terdiri dari bahan-bahan aktif seperti vitamin dan enzim sehingga kandungannya berpotensi berkurang atau hilang jika tidak disimpan dengan cara yang tepat. Aloe vera gel sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup berwarna gelap agar menghindari terurainya bahan-bahan aktif tersebut. Wadah berbahan kaca lebih dianjurkan karena meminimalisir reaksi antara produk aloe vera gel dengan material wadah. 

Aloe vera dapat bertahan di wadah tertutup selama 1 minggu. Jika dimasukkan ke dalam refrigerator bisa bertahan selama 2 bulan, sementara jika dimasukkan dalam freezer maksimal selama 6 bulan. Namun, akan lebih baik jika setelah pembuatan aloe vera gel, produk tersebut langsung digunakan.

Apakah boleh mengonsumsi aloe vera gel?

Selama ini aloe vera gel hanya terkenal dimanfaatkan sebagai bentuk perawatan luar saja. Namun, ternyata aloe vera gel juga memiliki berbagai bentuk olahan untuk dikonsumsi. 

Menurut studi, terdapat perbedaan pendapat mengenai keamanan aloe vera gel untuk dikonsumsi. Beberapa penemuan membuktikan bahwa aloe vera gel tidak untuk dikonsumsi karena mengandung bahan berbahaya yang berasal dari getah aloe vera, yaitu aloin. Senyawa ini bisa menyebabkan kerusakan DNA dan menyebabkan kanker. 

Di sisi lain, aloe vera gel dinyatakan boleh dikonsumsi karena mengandung anthraquinones yang dinilai memberikan manfaat bagi tubuh. Konsumsi aloe vere gel diperbolehkan dengan syarat sesuai dengan dosis minimal, meskipun sampai saat ini belum ada ketentuan mengenai dosis tersebut. 

Aloe vera gel bisa digunakan secara topikal atau eksternal karena terbukti memiliki khasiat untuk tubuh. Jarang ditemukan kejadian yang menunjukkan reaksi alergi atau bahaya akibat interaksi dengan obat lainnya. 

Meskipun aloe vera memiliki banyak manfaat, mudah, dan praktis saat membuatnya bukan berarti saat diaplikasikan, aloe vera memiliki efek yang sama untuk masing-masing individu. Hal tersebut sangat dipengaruhi oleh kondisi setiap orang dan tepat atau tidaknya cara pembuatan serta penyimpanannya.

Amankah Menggunakan Masker Charcoal?

Belakangan ini charcoal aktif telah menjadi bahan populer di dunia kecantikan. Anda akan menemukannya dalam berbagai produk kecantikan, mulai dari pembersih wajah dan sampo hingga sabun dan scrub. Masker charcoal sendiri diyakini dapat menarik bakteri dan kotoran dari kulit, sehingga charcoal aktif juga menjadi bahan yang populer untuk masker wajah.

Charcoal aktif, juga disebut karbon aktif, adalah bubuk hitam halus yang diproduksi ketika arang biasa terkena panas tinggi. Paparan ini menciptakan ruang internal kecil atau lubang di arang yang membuatnya sangat menyerap dan mampu menjebak bahan kimia dan racun. Meskipun charcoal aktif adalah jenis arang, charcoal aktif berbeda dari arang yang digunakan pada panggangan outdoor. Berikut beberapa manfaat masker charcoal untuk wajah Anda:

  • Menghapus atau menghilangkan kotoran dari kulit

Karena charcoal aktif memiliki kemampuan menyerap bakteri dan racun di dalam tubuh, beberapa ahli kulit percaya bahwa masker wajah arang dapat membantu menarik kotoran dari kulit. Penggunaan masker wajah charcoal dapat membuat kulit lebih sehat dan lebih jernih.

  • Memperbaiki wajah dari jerawat

Jerawat disebabkan oleh penumpukan sel kulit mati, minyak, dan bakteri yang terperangkap di dalam pori-pori kulit Anda. Sifat antibakteri charcoal aktif dapat membantu mengangkat bakteri dari pori-pori, sehingga dapat membantu mengurangi jerawat dan memperbaiki kulit secara keseluruhan.

Seperti masker wajah pada umumnya, Anda disarankan untuk menggunakan masker charcoal sekali atau dua kali dalam seminggu. Jika Anda memiliki kulit sensitif, atau kulit Anda terasa kering setelah menggunakan masker charcoal, Anda disarankan untuk menggunakan masker seminggu sekali atau setiap beberapa minggu sekali.

Karena masker perlu didiamkan pada kulit Anda selama sekitar 15 menit, lebih nyaman untuk memakai masker di dalam rutinitas perawatan kulit malam hari Anda. Jika Anda menggunakan masker di pagi hari, Anda bisa melakukannya sebelum mandi, dan kemudian mencuci masker sesudahnya.

Ketika Anda membeli masker charcoal yang terdapat di toko, pastikan untuk memilih masker yang memiliki bahan yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Jika Anda memiliki kulit berminyak, cari masker charcoal yang mengandung tanah liat. Bahan ini dapat membantu menyerap minyak berlebih dan juga dapat membantu membersihkan pori-pori Anda dan mencegah jerawat. Jika Anda memiliki kulit kering, pilih masker charcoal dengan bahan melembabkan seperti asam hialuronat, minyak zaitun, atau minyak jojoba.

Berbagai jenis dan merk masker charcoal akan memiliki bahan yang berbeda, jadi pastikan untuk membaca label produk dengan cermat sebelum Anda membeli.

Penggunaan masker charcoal aman dan memiliki manfaat yang baik untuk kulit, namun Anda disarankan untuk tidak terlalu sering menggunakan masker charcoal karena dapat menyebabkan kulit kering, kemerahan, dan kesensitifan.

Sebelum menggunakan masker charcoal untuk pertama kalinya, ada baiknya untuk menguji produk pada sepetak kecil kulit di bagian dalam siku Anda. Jika Anda tidak mengalami gatal-gatal atau kemerahan dalam beberapa jam, Anda dikatakan aman untuk menggunakan masker charcoal pada kulit wajah Anda.