Category: Tindakan Medis

Apa Fungsi Vitamin C? Penting Banget

Vitamin C merupakan jenis vitamin yang paling dianggap aman diserap oleh tubuh, sekaligus memiliki banyak fungsi kesehatan yang tidak bisa dipandang remeh. Bahkan saking banyaknya manfaat kesehatan dari vitamin ini, Vitamin C kerap disebut sebagai vitamin panjang umur. 

Anda mungkin bertanya-tanya apa fungsi vitamin C yang bisa membuat jenis vitamin ini disebut sebagai vitamin panjang umur. Kenyataannya, vitamin C dapat menghadirkan khasiat yang menghindarkan Anda dari berbagai risiko penyakit kronis maupun kondisi yang menghalangi Anda beraktivitas. 

Penasaran apa saja fungsi vitamin C yang luar biasa tersebut? Berikut ini adalah rangkuman dari beragam manfaat vitamin C yang tidak boleh Anda lewatkan. 

Meningkatkan Imunitas 

Secara umum vitamin C dapat meningkatkan imunitas tubuh Anda. Jadi, Anda tidak akan mudah jatuh sakit akibat infeksi virus, bakteri, maupun jamur. Bahkan jika sudah terinfeksi, Anda bisa lebih cepat pulih jika mengonsumsi vitamin C yang mencukupi. Kemampuan vitamin C meningkatkan imunitas tubuh karena vitamin ini membantu mendorong produksi sel darah putih yang berfungsi melindungi tubuh dari infeksi.

Mengontrol Tekanan Darah 

Punya riwayat tekanan darah tinggi, coba manfaat dari vitamin C. Dengan Anda mengonsumsi vitamin C, pembuluh darah bisa mengendur sehingga ketegangan yang menyebabkan hipertensi bisa diatasi. Alhasil, tekanan darah pun menjadi lebih terkontrol. Bahkan dalam sebuah penelitian didapati fakta, mengonsumsi vitamin C bisa menurunkan tekanan darah sistolik atau nilai atas sampai 3,8 mmHg sementara tekanan darah diastolic atau nilai bawa bisa berkurang 1,5 mmHg pada orang dewasa sehat. 

Menurunkan Risiko Penyakit Jantung 

Apa fungsi vitamin C juga bagus untuk jantung? Tentu saja jawabannya iya. Vitamin C dapat menurunkan risiko penyakit jantung karena dua alasan. Pertama, kemampuannya mengendurkan pembuluh darah membuat aliran darah tidak sempit sehingga area pengaliran darah dari dan ke jantung lebih besar. Lalu yang kedua, vitamin C bisa menurunkan kadar kolesterol jaat dan lemak dalam darah sehingga pembentukan plak-pak yang menghambat aliran darah bisa dicegah. 

Membantu Hindarkan dari Anemia 

Kebanyakan anemia disebabkan oleh kekurangan zat besi. Vitamin C sendiri mempunyai kemampuan meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan. Jadi, kondisi anemia yang membuat Anda lemas dan pucat bisa dihindari. 

Mencegah Serangan Asam Urat 

Mengalami serangan asam urat tentu sangat menyakitkan. Cobalah untuk mengonsumsi vitamin C karena vitamin ini dapat mengurangi kadar kristal asam urat dalam darah dan sehingga serangan asam urat bisa dicegah. Dalam sebuah studi ditemukan fakta, orang-orang yang mengonsumsi suplemen vitamin C memiliki risiko asam urat yang 44 persen lebih rendah daripada mereka yang tidak mengonsumsinya. 

Memproteksi Memori 

Vitamin C juga bisa melindungi Anda dari penyakit-penyakit kronis yang mengarah pada penurunan fungsi memori otak, seperti demensia maupun Alzheimer. Memiliki kandungan antioksidan yang kuat, vitamin C bisa membantu menghindarkan otak dari stres oksidatif yang merusak kemampuan berpikir dan mengingat. Bahkan dalam sebuah penelitian ditemukan fakta, orang-orang yang mengalami demensia di masa tua ternyata memiliki kadar vitamin C dalam darah yang rendah. 

Memelihara Kesehatan Mata 

Lagi-lagi karena mengandung antioksidan tinggi, vitamin C dapat menghindarkan Anda dari masalah penurunan fungsi penglihatan. Menurut The American Optometric Association, vitamin C bisa mengurangi risiko seseorang risiko terkena katarak ataupun degenerasi makula terkait usia. Untuk bisa memperoleh manfaat vitamin C yang memelihara kesehatan mata ini, Anda dianjurkan mengonsumsi vitamin C minimal 500 mg per hari. 

Menjadi Antipenuaan Kulit 

Mau punya kulit awet muda, cobalah manfaat vitamin C. Mengonsumsi makanan-makanan sumber vitamin C ataupun suplemen terkait sangat efektif merangsang produksi kolagen sintesis dalam tubuh. Yang pada akhirnya, kolagen ini bisa menghindarkan Anda dari berbagai gejala penuaan kulit, seperti garis-garis halus, kerut, maupun kulit kusam. Produksi kolagen yang melimpah akibat dipicu vitamin C ini juga mampu membuat penyembuhan luka di kulit lebih cepat. 

*** 

Sekarang sudah tidak bertanya-tanya apa fungsi vitamin C, bukan? Justru saat ini, Anda mungkin sedang sibuk mencari apa saja sumber vitamin C yang dapat Anda konsumsi tiap hari supaya dapat merasakan khasiat vitamin ini. Jangan lupa ya, batas maksimal pengonsumsian vitamin C harian tidak boleh lebih dari 2.000 mg. 

Swab Antigen Biaya Mulai Dari Rp150.000 Saja

Swab antigen memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi, namun harganya lebih mahal dibandingkan Rapid Test Antibodi dan GeNose. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena rumah sakit, klinik, dan laboratorium ini menyediakan layanan swab antigen biaya mulai dari Rp150.000 saja. Simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

1. RS Panti Wilasa Dr. Cipto

Butuh swab antigen biaya di bawah Rp200.000 untuk daerah Semarang? Swab antigen di RS Panti Wilasa Dr. Cipto hanya Rp150.000 saja sudah termasuk biaya administrasi dan surat hasil pemeriksaan. Pastikan kamu sudah  melakukan reservasi maksimal H-1 sebelum kedatangan.

2. Laboratorium Klinik dan Kesehatan Cakra Medika

Anda tinggal di bekasi dan sedang mencari swab antigen biaya terjangkau? Laboratorium 

Klinik dan Kesehatan Cakra Medika menyediakan layanan swab antigen biaya 

Rp150.000 dan hasil akan keluar dalam 30 menit setelah pengambilan sampel.  Namun, 

untuk menggunakan layanan ini, Anda diharuskan untuk booking terlebih dahulu agar 

tidak kehabisan slot pemeriksaan. Waktu pemeriksaan buka setiap hari Senin – Jumat 

pukul 08.00 – 17.00 WIB dan Sabtu pukul 08.00 – 14.00 WIB. 

3. Laboratorium Klinik Caya Depok

Laboratorium yang terletak di Depok ini juga menyediakan layanan swab antigen dengan biaya Rp190.000 belum termasuk biaya administrasi, ya. Untuk mendapatkan slot pemeriksaan, pastikan Anda sudah melakukan booking dari jauh-jauh hari.

Layanan swab antigen ini buka setiap hari Senin – Jumat pukul 06.30 – 20.30 WIB dan Sabtu pukul 06.30 – 19.30 WIB. Hasil pemeriksaan bisa Anda ambil setelah 30 – 60 menit pengambil sampel di lokasi terkait. 

4. Eka Hospital

Eka Hospital termasuk rumah sakit yang menyediakan swab antigen biaya terjangkau yakni Rp199.000 di semua cabang rumah sakitnya (Tangerang Selatan, Pekanbaru, Bogor, Bekasi). Pemeriksaan dilakukan secara drive thru. Jadi, Anda tidak perlu keluar dari kendaraan atau masuk ke dalam rumah sakit. Hasil pemeriksaan akan keluar 2-3 jam setelah pengambilan sampel dan dikirimkan melalui email.

Untuk waktu pemeriksaan dilakukan setiap hari Senin – Minggu pukul 08.00 – 17.00 WIB untuk Eka Hospital BSD, Bekasi, dan Cibubur. Sementara itu, waktu pemeriksaan di Eka Hospital Pekanbaru buka setiap hari Senin – Minggu pukul 08.00 – 21.00 WIB.

5. Laboratorium Klinik Galaxy

Laboratorium Klinik Galaxy menyediakan layanan swab antigen biaya Rp175.000. Hasil pemeriksaan bisa diterima setelah 15-20 menit pengambilan sampel dan akan dikirimkan melalui email atau hard copy. Jadi, pastikan email yang dicantumkan saat pendaftaran adalah email Anda yang aktif. 

Pemeriksaan bisa dilakukan pada hari Senin – Sabtu mulai pukul 08.00 – 18.00 WIB. Jangan lupa untuk melakukan reservasi terlebih dulu maksimal H-1 sebelum kedatangan agar tidak kehabisan slot pemeriksaan. 

6. Laboratorium Ciliwung

Berlokasi di Malang, laboratorium ini menyediakan layanan swab antigen dengan tarif Rp200.000 dan hasil tes akan keluar dalam waktu 1 jam.

Beroperasi setiap Senin – Sabtu, layanan ini buka pukul 07.00 – 11.00. Lakukan reservasi maksimal H-1 sebelum kedatangan.

7. Klinik SehatQ 

Terletak di Tangerang dan Jakarta Selatan, Klinik SehatQ juga menjadi salah satu klinik penyedia swab antigen dengan biaya Rp160.000 dengan hasil 30 menit setelah pengambilan sampel dan akan dikirimkan via email atau dapat diambil langsung di klinik tempat Anda melakukan tes.

Itulah daftar rumah sakit, laboratorium, dan klinik yang menyediakan layanan swab antigen biaya mulai dari Rp150.000 saja. Pastikan Anda sudah melakukan reservasi maksimal H-1 sebelum kedatangan agar tidak kehabisan slot pemeriksaan di rumah sakit, laboratorium, atau klinik pilihan Anda. 

Rapid Test Antigen Adalah Tes Yang Akurat

Seperti segala sesuatu yang berkaitan dengan virus corona baru, apa yang kita ketahui tentang pengujian COVID-19 terus berubah.

Ketika kita mendengar para ahli berbicara tentang pengujian dan berbagai jenis tes yang digunakan untuk memperlambat penyebaran virus corona, yang biasanya kita dengar adalah pengujian diagnostik molekuler. Tapi kemudian kami juga mendengar tentang pengujian antibodi.

Baru-baru ini, para peneliti mendorong pengujian antigen secara luas, yang dikenal sebagai “rapid test antigen”, sebagai kunci untuk membuka kembali sekolah dan bisnis dengan aman.

Laporan NPR baru-baru ini mengutip Dr. Ashish Jha, dekan Brown School of Public Health, yang mengatakan bahwa pengujian antigen cepat akan memberi kita kemampuan untuk “benar-benar menyerang dan berburu penyakit sebelum menyebar untuk mengidentifikasi orang tanpa gejala sebelum mereka menyebarkannya kepada orang lain. Ini benar-benar menjadi tentang mencegah wabah, bukan hanya menangkapnya setelah terjadi.”

Laporan NPR menjabarkan rencana “target pengujian harian” – guru, petugas kesehatan, penghuni dan staf panti jompo, narapidana, mahasiswa, dan lainnya – untuk teori pengujian proaktif ini. Analisis menunjukkan bahwa AS akan membutuhkan 4,4 juta tes setiap hari, dan Carolina Utara akan membutuhkan hampir 160.000 tes setiap hari untuk menghentikan wabah.

Apa itu rapid test COVID-19?

Rapid test antigen adalah tes diagnostik di tempat perawatan yang menggunakan sampel lendir dari hidung atau tenggorokan, tetapi dapat dianalisis di kantor dokter atau klinik alih-alih dikirim ke laboratorium. Hasilnya dapat tersedia dengan sangat cepat, terkadang dalam hitungan menit. Bahkan, banyak perusahaan yang mulai mengumumkan tes cepat yang suatu saat bisa digunakan di rumah.

Tes cepat hampir selalu merupakan tes antigen. Tes diagnostik tradisional adalah tes molekuler.

Apa perbedaan antara tes antigen dan tes molekuler?

Tes antigen mendeteksi protein spesifik pada permukaan virus. Tes ini lebih cepat dan lebih murah, tetapi memiliki peluang lebih tinggi untuk melewatkan infeksi aktif, menurut FDA.

Tes molekuler (PCR atau reaksi berantai polimerase) mendeteksi materi genetik virus. Tes ini memerlukan teknologi yang lebih kompleks untuk mendapatkan hasil, dan biasanya diperlukan satu atau dua hari untuk mendapatkan hasil tersebut (tergantung pada kapasitas lab, hasilnya mungkin memerlukan waktu hingga satu minggu).

Jika tes antigen menunjukkan hasil negatif dan Anda memiliki alasan untuk percaya bahwa Anda mungkin memiliki virus (karena gejala atau paparan), dokter Anda dapat memesan tes molekuler untuk mengkonfirmasi hasilnya.

Tes mana yang lebih akurat?

Tidak ada tes yang 100% akurat, tetapi tes molekuler dianggap lebih akurat daripada tes antigen, menurut penelitian yang tersedia.

Menurut FDA, tes antigen tidak dapat “secara pasti mengesampingkan infeksi virus corona aktif”, tetapi hasil positif “sangat akurat” (hasil negatif mungkin memerlukan tes konfirmasi).

Harvard Medical School menulis pada bulan Agustus bahwa tingkat negatif palsu yang dilaporkan dengan pengujian molekuler adalah serendah 2% dan setinggi 37%. Tes molekuler menggunakan usap hidung dalam akan memiliki hasil negatif palsu yang lebih sedikit daripada sampel dari usap tenggorokan atau air liur, kata mereka.

Untuk pengujian antigen, Harvard mencatat bahwa tingkat hasil negatif palsu yang dilaporkan dapat mencapai 50%, tetapi FDA telah memberikan otorisasi penggunaan darurat untuk tes antigen yang lebih akurat.

Secara umum, beberapa masalah yang dapat mempengaruhi keakuratan tes termasuk swabbing yang tidak efektif, kontaminasi atau kesalahan penanganan sampel, atau masalah dengan bahan kimia pengujian, menurut FDA.

Jika tes antigen kurang akurat, mengapa kita menggunakannya?

Para ahli mengatakan nilai dalam rapid test antigen adalah pada frekuensi pengujian daripada akurasi, dengan pengujian berulang yang direkomendasikan. Menurut Science, hasil negatif palsu dalam tes antigen dua atau tiga kali berturut-turut jarang terjadi. Strategi ini sejalan dengan laporan NPR yang disebutkan di atas, yang akan menggunakan pengujian harian terhadap mereka yang berada di area berisiko tinggi.

Bagaimana dan di mana kita saat ini menggunakan tes cepat?

Tes antigen cepat dapat digunakan sekarang beberapa di kantor dokter dan rumah sakit, tetapi penyebaran yang paling terlihat dari strategi tes cepat berulang adalah oleh perguruan tinggi dan tim sepak bola profesional, yang menguji pemain dan pelatih setiap hari untuk menentukan apakah mereka sehat untuk berlatih dan bermain. .

Pemerintah federal mengumumkan minggu ini akan mengirimkan 150 juta tes cepat ke berbagai kelompok, tetapi distribusi ke panti jompo sejauh ini bermasalah.

Bisakah saya membeli tes cepat untuk digunakan di rumah?

Saat ini Anda tidak dapat membeli rapid test antigen adalah untuk menguji diri sendiri di rumah, tetapi para ahli yakin itu akan datang. Tes saat ini harus dilakukan oleh profesional kesehatan.

Tetapi Anda dapat membeli kit swabbing untuk mengambil sampel di rumah, dan kemudian mengirimkannya ke laboratorium. Seperti halnya pengujian molekuler lainnya, Anda harus menunggu setidaknya beberapa hari untuk hasilnya.

Apa itu tes antibodi?

Tes antibodi sangat populer musim semi ini, tetapi kegunaannya masih bisa diperdebatkan.

Antibodi membantu tubuh Anda melawan infeksi. Tes antibodi menggunakan sampel darah untuk mencari antibodi yang dibuat oleh sistem kekebalan tubuh kita sebagai respons terhadap virus. Itu tidak mencari virus itu sendiri, dan dibutuhkan beberapa minggu bagi sistem kekebalan Anda untuk membuat antibodi yang cukup untuk muncul pada tes.

Jika diuji selama periode waktu tertentu (dalam beberapa minggu setelah infeksi), tes tersebut dapat memberi tahu Anda apakah Anda baru saja terkena virus, tetapi tes ini tidak boleh digunakan untuk mendiagnosis infeksi virus corona yang aktif.

Seperti yang ditunjukkan oleh para peneliti, saat ini tidak diketahui apakah keberadaan antibodi  yang tampaknya tidak bertahan dalam sistem lebih dari beberapa bulan berarti Anda kebal terhadap virus di masa depan.