Category: Hidup Sehat

Memilih dan Merawat Sikat Gigi

Memilih dan Merawat Sikat Gigi

Banyaknya jenis sikat gigi di pasaran bisa saja membuat kita bingung dalam memilihnya. Belum lagi, dengan berkembangnya teknologi, kini juga ada sikat gigi elektrik. Dalam merespons hal itu, kerap kali kita hanya membeli berdasarkan iklan, tanpa mempertimbangkan kebutuhan yang sesungguhnya. 

Padahal, dalam memilih sikat gigi pertimbangan utama adalah sesuai dengan kebutuhan kita yang berdasarkan kondisi mulut dan gigi. Sebab, jika itu yang dikedepankan, maka bisa membantu kita dalam menghindari luka pada gusi dan gigi. Oleh karenanya, dalam artikel ini kita akan mencari tahu cara memilih sikat gigi dengan benar sesuai yang kita butuhkan. 

Pertama-tama, jangan terbuai dulu dengan motif sikat gigi, tetapi yang perlu diperhatikan adalah bulu sikatnya. Secara umum jenis bulu bisa dibagi menjadi tiga, yaitu halus, sedang, dan kasar.

Dalam memilih sikat gigi, sangat dianjurkan membeli produk yang bulunya halus. Produk dengan jenis tersebut sangat membantu kita untuk membersihkan plak pada gigi tanpa merusak lapisan luarnya atau bisa disebut enamel gigi.

Hal tersebut lantaran bulu sikat yang halus memungkinkan lebih optimal menyasar daerah pada gigi yang sulit dijangkau. Selain itu, tekstur halus tentunya membuat bulu sikat lebih fleksibel dan dapat membantu kita agar gusi tidak terluka. Selain itu, dengan bulu yang halus juga membuat kita lebih nyaman menggunakannya. 

Berikutnya adalah masalah ukuran. Dalam memilih sikat gigi pastikan ukurannya kecil saja pada bagian ujung. Hal ini dikarenakan bisa mempermudah kita dalam menggerakkan bulu sikat agar menjangkau seluruh permukaan gigi. Alasan lain memilih ukuran kecil adalah mengingat apabila kita memilih ujung tempat bulu sikat ukurannya besar, yang terjadi malah bisa meningkatkan risiko gusi kita terluka. 

Di sisi lain, jangan lupa mengecek pegangan sikat gigi yang hendak kita beli. Sebabnya, jika tak nyaman digunakan atau malah licin, itu bisa berakibat fatal saat kita menggunakannya. Jangan sampai gusi kita terluka karena tangan kita terpeleset dari gagang sikat karena licin. Oleh karenanya, pastikan gagang sikat terdapat gerigi atau ada lapisan karet agar saat digenggam dengan nyaman dan tidak licin.

Tentu dari pembaca sekalian ada yang ingin bertanya, lebih efektif sikat gigi manual atau elektrik? Dalam praktiknya, sikat gigi elektrik memang bisa menjadi solusi jika di antara kita ada yang mengidap satu penyakit di mana ada keterbatasan kekuatan pada tangan, lengan, atau pundak. Hal ini biasa disebut artritis.

Sikat gigi elektrik pada dasarnya memang diperuntukan untuk yang menderita radang sendi, cacat fisik, atau orang dengan keterbelakangan mental. Untuk yang kondisinya, alhamdulillah, masih sehat, dianjurkan memilih sikat gigi manual. Sebab produk elektrik juga tidak bisa dikatakan berfungsi lebih baik dalam membersihkan gigi daripada yang manual. 

Itulah tips yang bisa diberikan sebelum memilih sikat gigi. Meski demikian, agar tak terlalu sering membelinya dan memastikan menjaga kebersihan, pembaca disarankan mencari tahu juga cara merawatnya. Paling tidak, hal yang bisa dilakukan adalah mencuci sikat gigi pada air yang mengalir.

Sehabis digunakan, dianjurkan pula agar tidak langsung menutup kepala sikat gigi atau menempatkannya di area tertutup, seperti lemari khusus yang biasa ada di kamar mandi. Sebaiknya, letakkan dulu pada gelas terbuka agar bulu sikatnya bisa kering setelah digunakan sebelum menempatkan ke ruang tertutup atau menutup bulu sikat dengan penutup khusus. Direkomendasikan pula, lebih baik menaruh sikat gigi di luar kamar mandi mengingat di dalam toilet banyak bakteri atau kuman.

Hal penting lainnya adalah jangan menggunakan sikat gigi yang sama dengan orang lain, sekalipun orang tersebut masih keluarga. Hal ini malah menimbulkan risiko infeksi dan menjadi jalan penyebaran bakteri. Selain itu, jangan lupa mengganti sikat gigi jika sudah digunakan selama tiga sampai empat bulan.

Jago Melakukan Olahraga Split dalam Waktu Seminggu

Salah satu usaha untuk membuat kaki lentur adalah dengan cara melakukan olahraga split, olahraga ini dilakukan secara perlahan agar tidak merobek otot tendon. Melenturkan kaki atau split sebenarnya dapat dilakukan oleh semua orang tak terkecuali, yakni dengan peregangan secara teratur dan juga hati-hati agar spit yang dilakukan terasa rileks.

Split merupakan kelenturan yang kesannya bisa berguna untuk beragam aktivitas, termasuk olahraga balet, beladiri dan yoga. Untuk melakukan latihan ini diperlukan praktik dan peregangan yang intensif dan bahkan bisa berlangsung selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan. Namun, bukan berarti seseorang bisa menguasainya dalam satu minggu saja.

Tips Olahraga Split

  • Peregangan Bentuk V

Fokus peregangan ini terdapat pada otot paha bagian belakang, punggung bagian bawah dan betis namun hanya bisa dilakukan jika seseorang mampu meraih jari kaki. Berikut beberapa gerakan yang bisa dilakukan untuk peregangan V ini.

  • Duduk di lantai dan bentangkan tungkai hingga membentuk V yang lebar, setelahnya letakkan kaki berlawanan dengan tembok.
  • Posisikan punggung selurus mungkin, miringkan tubuh ke arah kanan dan sentuh jari kaki kanan dengan tangan, tahan hingga selama 30 hingga 60 detik.
  • Rentangkan lengan lurus ke depan, coba sentuhkan dada ke lantai lalu tahan posisi ini selama 30 hingga 60 detik.
  • Sentuh Jari Kaki

Menyentuh jari kaki bisa dilakukan sambil duduk dan berdiri, fungsinya adalah membantu meregangkan otot paha bagian belakang dan punggung bagian bawah. Lakukan beberapa langkah mudah berikut ini.

  • Duduk dengan kedua tungkai yang rapat dan hadapkan jari kaki ke atas, bungkukan badan ke depan dan coba sentuh jari kaki.
  • Jika tidak dapat, coba jangkau tumit dan jika menyentuh jari kaki terlalu mudah, coba genggam telapak kaki dengan kedua tangan, tahan selama 30 hingga 60 detik.
  • Peregangan ini bisa dilakukan dengan berdiri menggunakan kedua kaki yang dirapatkan, bungkukan ke bawah dan coba sentuh jari kaki.
  • Lutut tidak boleh dibengkokkan dan timpakan sebagian besar beratbadan, jika dilakukan dengan benar letakkan telapak tangan pada posisi di atas lantai, tahan hingga 60 detik.
  • Peregangan Kupu-kupu

Fokus pada peregangan kupu-kupu terdapat pada selangkangan dan paha bagian dalam, sehingga peregangan ini sangat penting untuk split. Cara untuk melakukan peregangan ini beberapa di antaranya seperti berikut.

Duduk di lantai, tekuk lutut sampai mengarah keluar dan kedua telapak kaki tertekan bersamaan, tekan lutut sedekat mungkin ke lantai.

Sambil menempelkan tumit ke selangkangan, duduk tegak dengan posisi punggung lurus, tahan peregangan ini selama 30 hingga 60 detik.

  • Lakukan Peregangan Lunge

Peregangan lunge atau menerjang berfungsi untuk membantu mengendurkan pinggul, hal ini sangat dibutuhkan dalam melakukan olahraga split dengan baik. Berikut beberapa cara melakukan peregangan ini.

  • Ambil langkah ke depan dengan kaki kanan dan menekuk kedua lutut sampai paha kanan sejajar dengan lantai, serta tulang kering kiri menyentuh lantai.
  • Letakkan kedua tangan di pinggul, pertahankan posisi punggung agar tetap lurus, secara perlahan alihkan berat badan ke depan hingga merasa peregangan di sekitar pinggul dan bagian atas paha.
  • Regangkan Otot Belakang dan Depan

Perlu diketahui jika otot paha depan dan belakang merupakan dua otot paling penting yang terlibat dalam split, sangat penting untuk melenturkan otot tersebut. Berikut beberapa langkah melakukan peregangannya dengan mudah.

  • Lutut dengan posisi menerjang gunakan bantal untuk menahan lutut bagian belakang jika diperlukan, posisikan punggung dengan lurus, kemudian ulurkan tangan ke belakang.
  • Raih tungkai kaki dan tarik ke arah pinggul sampai merasa merenggang pada otot paha depan, tahan selama 60 detik dan ulangi pada tungkai lain.
  • Untuk otot paha belakang bisa berbaring di bawah dengan punggung di lantai dan sandarkan tungkai pada tembok lurus, ulurkan lengan ke jari kaki.

Apakah Manfaat Keripik Pisang Sama Seperti Buahnya?

Keripik pisang adalah irisan pisang goreng yang dikeringkan yang telah menjadi camilan yang semakin populer. Cemilan ini biasanya dilapisi dengan sirup manis atau rempah-rempah dan garam. Meskipun pisang sendiri sangat bergizi dan memiliki manfaat, bagaimana dengan keripik pisang?

Tidak seperti pisang, keripik pisang merupakan makanan yang sudah diproses. Namun, keripik pisang juga memiliki nutrisi yang bisa Anda dapatkan.

Sebenarnya, keripik pisang mengandung kalori yang cukup tinggi. Satu porsi atau setara dengan 1,5 ons memiliki 218 kalori, atau sekitar 10 persen dari tunjangan kalori harian Anda jika Anda mengikuti diet standar 2.000 kalori.

Sebagian besar kalori tersebut berasal dari karbohidrat dan lemak, masing-masing sebanyak 25 dan 14 gram. Kedua nutrisi ini berfungsi sebagai sumber energi terkonsentrasi, sehingga keripik pisang dapat menjaga tubuh Anda tetap terisi di antara waktu makan.

Tetapi Anda disarankan untuk konsumsi keripik pisang dalam porsi besar. Karena meski memiliki manfaat dalam membuat perut Anda terisi, cemilan ini juga dapat memicu penambahan berat badan.

Manfaat keripik pisang lainnya dari konsumsi keripik pisang adalah Anda akan mendapatkan nilai gizi untuk investasi kalori Anda. Keripik pisang merupakan sumber vitamin esensial yang baik, terutama magnesium. Tubuh Anda membutuhkan magnesium untuk produksi energi, komunikasi sel ke sel dan sintesis DNA, bagian penting dari pertumbuhan sel. 

Magnesium juga bekerja sama dengan mineral lain, seperti kalsium dan fosfor untuk membentuk jaringan tulang dan gigi, yang berarti konsumsi makanan tinggi magnesium dapat membantu menjaga tulang Anda tetap kuat. Satu porsi keripik pisang akan memberi Anda 32 miligram magnesium. Sehingga hal ini memenuhi antara 8 dan 10 persen dari kebutuhan magnesium harian Anda, tergantung jenis kelamin Anda.

Salah satu alasan pisang memiliki reputasi kesehatan yang baik adalah kandungan kaliumnya. Keripik pisang juga menawarkan kalium, meski mungkin lebih sedikit dari yang Anda harapkan.

Setiap porsi keripik pisang memiliki 225 miligram kalium, atau sekitar 5 persen kalium yang Anda butuhkan dalam sehari. Kalium ini menawarkan beberapa manfaat kesehatan, termasuk dukungan untuk saraf dan otot Anda serta sifat penurun tekanan darah. 

Keripik pisang memiliki manfaatnya tersendiri. Namun kebanyakan keripik pisang yang tersedia secara komersial digoreng dan dimaniskan, yang artinya relatif tinggi lemak dan tambahan gula. Sehingga Anda disarankan untuk makan pisang segar atau membuat keripik pisang sendiri di rumah.

Cara Menghilangkan Stres Berat pada Anak dan Remaja, Orangtua Harus Tahu!

Stres merupakan kondisi mental yang tertekan dengan faktor pemicu yang berbeda-beda. Kondisi ini normal terjadi dan dapat dialami oleh siapapun, bahkan remaja dan anak-anak.

Stres mempengaruhi seseorang baik secara fisik maupun emosional dalam berabgai intensitas. Sangat memungkinkan tubuh cenderung lebih sensitif terhadap berbagai hal sekecil apapun itu, terutama anak-anak dan remaja karena mereka belum bisa mengatur emosinya dengan baik.

Agar stres tidak berlarut dan menyebabkan masalah yang lebih besar, perlu untuk mengetahui cara menghilangkan stres berat pada anak dan remaja.

Penyebab stres

Stres merupakan reaksi alami yang dikeluarkan tubuh ketika menghadapi situasi dan kondisi yang tidak menyenangkan.

Terdapat dua jenis stres, yaitu stres akut dan stres kronis. Stres akut disebabkan oleh peristiwa atau situasi ertentu yang melibatkan kebaruan, ketidakpastian, dan membuat seseorang memiliki kontrol yang buruk. Misalnya, stres akibat beban kerja, persiapan menghadapi ujian, masalah keluarga dan hubungan, dan lainnya.

Sedangkan stres kronis atau stres berat terjadi bila seseorang terpapar kondisi stres secara terus menerus atau dalam jangka waktu panjang. Tubuh telah diatur secara otomatis untuk menurunkan hormon stres ketika kondisi membaik, dan paparan stres secara terus menerus mengganggu fungsi tubuh.

Ada banyak dampak dari stres berat, diantaranya:

  • Kegelisahan
  • Masalah pencernaan
  • Sakit kepala
  • Masalah tidur
  • Risiko penyakit jantung
  • Penambahan atau penurunan berat badan
  • Gangguan memori dan konsentrasi

Apabila tidak ditangani, sres juga dapat berakhir pada depresi. Itulah mengapa sangat penting untuk mempelajari cara menghilangkan stres berat secara sehat.

Ciri-ciri orang yang mengalami stres

Karena stres dengan mudahnya mempengaruhi aspek fisik maupun emosional, berikut ini tanda dan gejala umum yang dapat Anda perhatikan:

  • Cemas atau khawatir secara terus menerus
  • Merasa lelah atau letih
  • Sulit berkonsentrasi
  • Perubahan suasana hati
  • Mudah tersinggung atau marah terhadap hal-hal kecil
  • Tingkat kepercayaan diri rendah
  • Gangguan makan, bisa jadi lebih banyak atau sedikit makan
  • Perubahan dalam kebiasaan waktu tidur
  • Sakit dan nyeri, terutama ketegangan otot
  • Gangguan pencernaan, seperti diare atau sembelit
  • Mual
  • Pusing
  • Kehilangan gairah seksual
  • Penggunaan alkohol, tembakau, atau obat terlarang sebagai sarana melepas stres

Menghadapi stres dengan cara sehat

Setiap orang memiliki reaksi berbeda terhadap pemicu stres. Sebagian orang memiliki emosi yang stabil meski sedang menghadapi situasi stres dibandingkan dengan yang lain. Genetika berperan dalam mengatur aktivasi respon stres.

Pengalaman hidup berupa peristiwa traumatis juga membuat seseorang menghasilkan reaksi stres yang kuat. Misalnya, pernah mengalami kecelakaan, kekerasan, pelecehan, atau efek dari pekerjaan seperti petugas militer dan petugas pemadam kebakaran.

Agar anak-anak dan remaja terhindar dari perilaku destruktif demi mengatasi stres, berikut ini beberapa cara menghilangkan sres berat yang bisa dicoba:

  • Menceritakan kejadian penyebab stres pada orang lain

Bercerita dapat membuat perasaan menjadi lebih tenang. Menceritakan masalah ke orang lain, misalnya orang tua atau sahabat mungkin dapat membantu memahami masalah dan menemukan penyelesaian yang tepat.

  • Dorong untuk tetap aktif

Ada banyak kegiatan yang bisa membantu Anda melepas stres, misalnya bermain game, menonton film, bermain musik, olahraga, atau tergabung dalam suatu komunitas atau program relawan.

  • Lakukan rutinitas harian

Mengonsumsi makanan bergizi, mengurangi konsumsi kafein, dan mempertahankan waktu tidur dan bangung adalah salah satu cara merawat diri. Dengan menjaga kesehatan diri sendiri, Anda akan lebih mampu melewati masa-masa yang berat.

  • Ambil jeda bermain media sosial

Media sosial menjadi sarana mendapatkan informasi bagi anak-anak hingga orang dewasa. Hindari terlalu sering bermain media sosial untuk mengurangi peningkatan rasa cemas akibat paparan informasi yang tidak menyenangkan.

Peran orang tua sangat penting

Sebagai orang tua, Anda harus lebih terbuka dengan masalah anak. Tanyakan apa yang membuat mereka tidak nyaman dan beri mereka dukungan dengan tidak menunjukkan reaksi yang berlebihan. Anak butuh dirangkul dan keamanan emosional ketika berada di rumah.  

Apabila cara menghilangkan stres berat di atas tidak membantu, Anda bisa menghubungi psikolog atau konselor. Petugas profesional kesehatan mental lebih kompeten dalam membantu terkait masalah mental.

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar cara menghilangkan stres berat, Anda bisa menanyakannya langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Dowload sekarang di App Store atau Google Play Store.

Obat Gatal Cetirizine, Efek Samping dan Cara Mengatasinya

Ada berbagai faktor yang menyebabkan gatal pada kulit. Beberapa diantaranya karena gigitan serangga, alergi atau karena faktor lainnya. Jika Anda memiliki alergi terhadap sesuatu, seperti bulu binatang atau serbuk sari, ada baiknya untuk menghindari penyebab munculnya gatal tersebut. 

Pasalnya, reaksi alergi pada seseorang tidak hanya akan menimbulkan gatal saja, tetapi sering kali menyebabkan sinus, gangguan tenggorokan hingga sistem pernapasan bagian atas. Cara yang biasanya dilakukan pelaku alergi adalah mengonsumsi obat gatal cetirizine. Apakah ada efek samping ketika mengonsumsi obat tersebt? Cek di sini, yuk!

Apa itu obat gatal cetirizine?

Cetirizine merupakan obat antihistamin yang dapat meredakan gejala alergi, salah satunya gatal. Obat ini dapat digunakan untuk mengobati:

  • Demam akibat serbuk sari atau bunga
  • Konjungtivis, merah dan mata gatal
  • Eksim
  • Gatal-gatal, urtikaria
  • Reaksi terhadap gigitan serta sengatan serangga
  • Beberapa alergi makanan

Cetirizine dikenal sebagai antihistamin yang tidak menyebabkan kantuk. Ini jauh lebih kecil kemungkinan untuk membuat Anda mengantuk daripada beberapa antihistamin lainnya. Namun, untuk dapat mengonsumsinya Anda perlu resep dokter. Obat ini tersedia dalam bentuk kapsul dan tablet. Secara umum, obat gatal cetirizine adalah obat yang aman dan efektif, namun Anda tetap harus mewaspadai peringatan dan tindakan pencegahan tertentu saat mengonsumsi obat ini. 

Siapa yang boleh dan tidak bisa minum cetirizine?

Tablet dan cairan cetirizine yang Anda beli dari apotek dan supermarket dapat dikonsumsi oleh orang dewasa dan anak-anak berusia di atas 6 tahun. Anak-anak dengan usia 2 tahun juga dapat mengonsumsi cetirizine cair untuk mengatasi demam dan alergi kulit. Namun, untuk anak berusia 1 tahun ke bawah harus dengan pengawasan dan resep dokter. 

Cetirizine tidak cocok bagi sebagian orang. Beritahu dokter jika atau apoteker jika Anda:

  • Pernah mengalami reaksi alergi terahdap cetirizine atau obat lain di masa lalu
  • Memiliki alergi terhadap adiktif makanan 
  • Memiliki intoleransi atau tidak dapat menyerap beberapa gula, seperti laktosa atau sorbitol
  • Mengalami gagal hati atau ginjal
  • Menderita epilepsi atau masalah kesehatan lain yang membuat Anda berisiko terserang penyakit
  • Memiliki kondisi yang berarti mengalami kesulitan buang air kecil
  • Dipesan untuk menjalani tes alergi, mengonsumsi cetirizine dapat mempengaruhi hasil, jadi Anda mungkin perlu berhenti meminumnya beberapa hari sebelum tes

Efek samping obat gatal cetirizine dan cara mengatasinya

Seperti pada hampir semua obat-obatan, setirizine pun dapat menyebabkan efek samping, meskipun  tidak semua orang mengalaminya. Berikut efek samping dari obat cetirizine dan cara mengatasinya. 

Efek samping yang umum

Efek samping yang umum dapat terjadi pada 1 dari 100 orang yang mengonsumsinya. Bicaralah dengan dokter atau apoteker jika efek samping berikut mengganggu Anda atau tidak hilang:

  • Merasa mengantuk dan lelah, cobalah antihistamin non-mengantuk lainnya, jika tidak membantu, bicarakan dengan dokter Anda.
  • Sakit kepala, pastikan Anda beristirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum alkohol, dan mintalah resep apoteker atau dokter untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah minggu pertama mengonsumsi cetirizine. 
  • Mulut kering, kunyah permen karet bebas gula atau hisap permen bebas gula.
  • Merasa sakit (mual), coba minum tablet dengan makanan. Hal ini dapat membantu meredakan mual saat minum obat tersebut.
  • Merasa pusing, jika cetirizine membuat Anda merasa pusing saat berdiri, cobalah bangun dengan perlahan atau tetap duduk sampai Anda merasa lebih baik. Jika Anda mulai merasa pusing, berbaringlah agar tidak pingsan, lalu duduk lagi sampai Anda merasa lebih baik. Jangan mengemudi atau menggunakan alat atau mesin jika Anda merasa pusing atau sedikit gemetar. 
  • Sakit perut, cobalah untuk rileks, makan dan minum secara perlahan dan makan lebih sedikit namun sering untuk membantu.
  • Diare, banyak minum air atau cairan lain  jika Anda mengalami diare. Anda bisa mengonsumsi obat lain untuk mengobati diare. 
  • Sakit tenggorokan, jika anak berusia 16 tahun ke atas, dapat mencoba obat kumur dengan larutan aspirin atau gunakan obat kumur Pereda nyeri.
  • Gejala hidung seperti pilek, jika Anda berusia 16 tahun ke atas, dapat mencoba obat kumur dengan larutan aspirin atau gunakan obat kumur pereda nyeri. 
  • Gatal atau ruam, jika Anda mengalami ruam setelah minum obat ini, tanyakan pada dokter, mungkin Anda membutuhkan antihistamin lainnya. 
  • Kesemutan di tangan dan kaki Anda, jika ini tidak hilang, konsultasikan dengan dokter Anda. 
  • Merasa gelisah, coba minum cetirizine sebelum Anda tidur, jadi Anda akan tertidur saat kemungkinan gejala ini terjadi. Jika tak kunjung hilang, bicarakan dengan dokter Anda. 

Anak-anak mungkin mengalami diare atau gejala seperti pilek pada hidung daripada orang dewasa. 

Efek samping yang serius

Efek samping karena obat gatal ceritizine sangat jarang terjadi. Namun, meskipun begitu tetap saja ada yang pernah mengalaminya. Jika Anda mengalami reaksi gejala serius seperti mengalami memar atau pendarahan yang lebih dari biasanya harap hubungi dokter untuk mendapatkan penangan lebih lanjut. Gejala serius tersebut meliputi:

  • Anda mengalami ruam kulit yang mungkin termasuk kulit gatal, merah, bengkak, melepuh atau megelupas
  • Anda mengi
  • Mengalami sesak di dada atau tenggorokan
  • Anda kesulitan bernapas atau berbicara
  • Mulut, wajah, bibir, lidah atau tenggorokan Anda mulai bengkak

Jadi, jika Anda mengalami alergi yang menyebabkan gatal dapat mengonsumsi obat gatal cetirizine. Meskipun obat ini dijual di apotek, Anda perlu konsultasi ke dokter jika ada efek samping setelah mengonsumsi obat ini. 

Apa Saja Penyebab Eritema Multiformus yag Harus Diketahui?

Penderita eritema multiformus mengalami gejala utama berupa ruam di bagian tubuh terutama lengan dan kaki berbentuk lingkaran merah di bawah kulit atau sering disebut bull’s eye pattern. Gejala tersebut merupakan reaksi imun yang dipicu oleh infeksi atau pengobatan tertentu.

eritema multiformis

Penyakit ini memiliki kemungkinan menyerang anak-anak dengan kasus sebesar 20%, akan tetapi mereka yang berusia 20-30 tahun lebih sering terjangkit. Pria berpotensi lebih besar darpada wanita. Berikut ini merupakan beberapa penyebab eritema multiformis: 

  1. Virus herpes simpleks

Sebanyak 70% penderita eritema multiformis disebabkan herpes simpleks sehingga menjadi penyebab utama, baik virus herpes simpleks (HSV) 1 maupun virus herpes simpleks (HSV) 2. HSV 1 umumnya ditandai dengan lepuhan luka kecil di bagian mulut dan wajah, sedangkan HSV 2 umumnya tumbuh di bagian alat kelamin.  

Herpes simpleks biasanya terjadi selama 7-10 hari sebelum berkembangnya eritema multiformis, meskipun eritema multiformis juga bisa muncul tanpa diawali gejala herpes. Virus herpes simpleks biasanya berada di dalam tubuh dalam bentuk non aktif, namun seiring berjalannya waktu dapat menjadi aktif dan menimbulkan luka. 

Anda perlu waspada dengan penderita herpes simpleks karena dapat menular secara langsung. Anak-anak lebih mudah terkena penyakit ini akibat tertular dari orang dewasa.  

  1. Pneumonia mycoplasma

Bakteri ini menyerang saluran pernapasan sehingga menyebabkan infeksi yang ditandai dengan tenggorokan sakit, kelelahan, demam, batuk tidak kunjung sembuh, sakit kepala, sakit dada, dan napas pendek. Sebesar 2-10% kasus eritema multiformis disebabkan oleh bakteri pneumonia mycoplasma. Apabila dokter telah mendiagnosis eritema multiformis karena pneumonia mycoplasma, maka dokter akan mengobati infeksi pneumonia mycoplasma terlebih dahulu. 

Berdasarkan Canadian Medical Association Journal, tes pneumonia mycoplasma yang menyebabkan eritema multiformis dilakukan dengan cara tes swab bagian nasofaring. Jika terbukti positif, maka dokter akan memberikan azitromicin untuk mengatasi batuk dan rasa rtidak nyaman serta prednison. Luka akan sembuh setelah 9 hari pengobatan. Hal ini tentunya dilakukan di bawah pengawasan dokter.  

  1. Penyakit infeksi lainnya

Beberapa penyakit infeksi karena virus selain herpes simpleks juga bisa menyebabkan eritema multiformis, diantaranya:

  • Adenovirus
  • Influenza
  • Epstein-Barr atau virus herpesn jenis lain
  • Virus Coxsackie yang ditandai munculnya bintil-bintil berair
  • Parvovirus
  • HIV

Tak hanya itu, infeksi bakteri TBC dan streptococcus juga mampu menyebabkan eritema multiformis 

  1. Penggunaan obat-obatan

Pada dasarnya eritema multiformis yang disebabkan kaerena obat-obatan sangat jarang terjadi. Berikut ini merupakan pengobatan tertentu yang berkaitan dengan penyakit tersebut:

  • Nonsteroidal anti-inflamatory drugs (NSAID’s)
  • Pengobatan yang berhubungan dengan antibakteri
  • Penisilin
  • Obat kejang
  • Obat anastesi
  • Barbiturat atau obat penenang sebelum operasi

Apabila setelah menggunakan salah satu obat di atas kemudian muncul efek samping berupa ruam bull’s eye, maka segera hubungi dokter. Sebaiknya Anda tidak menghentikan pengobatan sebelum mendapatkan instruksi dari dokter.  

Vaksin tetanus diphteria acellular pertusis (Tdap) atau hepatitis B juga berisiko mengakibatkan berkembangnya eritema multiformis. Meskipun hal ini jarang terjadi sehingga bukan alasan untuk tidak melakukan vaksin. Anda dapat berkomunikasi dengan dokter tentang efek samping vaksin yang akan diberikan. 

Biasanya dokter mendiagnosis eritema multiformis nelalui identifikasi fisik. Biopsi juga akan dilakukan dengan cara mengambil sampel kulir di area penyakit, mengirimkannya untuk diuji di laboratorium, dan dianalisis. Untuk mengetahui penyebab pasti eritema multiformis, dokter dapat melakukan rontgen.  

Efek Samping Masker Putih Telur yang Membahayakan Kulit

Merawat kulit merupakan upaya menjadikan penampilan seseorang tetap tejaga. Ada begitu banyak cara, bahan, dan model perawatan kulit. Salah satu di antaranya adalah penggunaan masker alami. Ada begitu banyak bahan alami yang terbukti bisa memberikan manfaat bagi kulit wajah. Salah satu yang populer adalah masker putih telur.

Masker ini dianggap efektif dalam mengobati sejumlah masalah kulit. Pasalnya, putih telur mengandung dua bahan perawatan kulit yang penting yaitu kolagen dan protein. Beberapa manfaatnya adalah meningkatkan warna kulit dan elastisitas.

Namun, terlepas dari kandungan yang bermanfaat untuk kulit, masker putih telur juga memiliki efek samping yang dapat membahayakan kulit, seperti:

  • Menyebabkan Alergi

Efek samping masker putih telur yang paling sering terjadi adalah alergi pada kulit. Bentuk dan jenis alergi itu beragam, mulai dari biduran, ruam kulit, gatal, hingga susah untuk bernapas. Apalagi jika kamu memiliki alergi telur, lebih baik tidak menggunakan masker putih telur agar tidak memicu munculnya alergi di kulit wajah.

  • Menimbulkan Iritasi Kulit

Masker putih telur dipercaya bisa membantu melembapkan kulit, mencerahkan kulit, hingga membantu menjaga kulit tetap kencang. Namun, kalau terlalu sering menggunakan masker putih telur, Seseorang bisa mengalami iritasi kulit, ditandai dengan munculnya tanda seperti gatal, kemerahan, hingga munculnya jerawat.

Terkadang iritasi kulit itu tidak ditandai dengan gejala yang tampak. Maka untuk kamu yang memiliki kulit yang sensitif, berhati-hatilah saat menggunakan masker putih telur ini, agar tidak menyebabkan infeksi sekunder pada kulit.

  • Menyumbat Pori-Pori

Ternyata penggunaan masker putih telur dapat menyumbat pori-pori wajah, hal ini dikarenakan molekul protein putih telur terlalu besar dan tidak dapat menyerap ke dalam lapisan kulit. Protein yang dipercaya dapat membuat kulit lebih kenyal, ternyata tidak bisa terserap sehingga menyebabkan pori-pori tersumbat.

Jadi pastikan setelah menggunakan masker putih telur Anda membersihkannya dengan teliti dan cermat supaya sisa dari putih telur tersebut tidak menyumbat pori-pori kulit wajah. Perlu Anda ketahui jika penyumbatan pori-pori kulit dapat menyebabkan munculnya berbagai macam masalah, terutama jerawat dan komedo.

  • Meneyebabkan Breakout

Jika Anda memiliki kulit sensitif, perlu Anda ketehaui bahwa putih telur juga mengandung vitamin A, di mana nutrisi ini mampu meningkatkan sensitifitas kulit sekaligus merangsang terjadinya breakout atau beruntusan. Bila Anda sedang dalam perawatan dokter kulit, Anda harus mendiskusikan penggunaan masker putih telur untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.  

  • Infeksi Salmonella

Telur mentah berpotensi mengandung bakteri salmonella. Terutama jika telur ayam yang Anda gunakan tidak segar atau tidak dicuci bersih. Anda bisa keracunan atau mengalami iritasi. Meski jarang terjadi, apabila Anda tidak hati-hati dalam menggunakan masker putih telur untuk wajah, dikhawatirkan tetesan putih telur mentah tersebut bisa tidak sengaja tertelan bersamaan dengan kemungkinan bakteri yang ada di dalamnya. 

Sebelum Anda menggunakan masker putih telur, Anda bisa melakukan upaya prefentif agar tidak mengalami kemungkinan efek samping yang ditimbulkan. Anda bisa mengecek apakah kulit Anda cocok menggunakan masker putih telur atau tidak dengan melakukan langkah-langkah berikut ini:

  • Oleskan sedikit masker putih telur terlebih dahulu ke beberapa bagian tubuh lain. Misalnya, punggung tangan, kulit di bawah dagu, atau area kulit di belakang telinga.
  • Tunggu selama kurang lebih 15 menit.
  • Bilas area kulit dengan air sampai benar-benar bersih.
  • Kemudian, lihatlah reaksi kulit Anda.
  • Jika kulit mengalami kemerahan, terasa perih dan gatal, bengkak, atau tanda-tanda alergi kulit lainnya, maka sebaiknya Anda tidak menggunakan masker putih telur untuk wajah.
  • Sebaliknya, apabila tidak muncul reaksi alergi, maka Anda dapat menggunakan masker putih telur untuk wajah.

Masker putih telur memang mengandung banyak manfaat, tetapi ada pula kemungkinan efek samping dari penggunaan masker alami ini. Oleh karena itu, pastikan kulit Anda cocok dengan masker ini untuk meminimalisir risiko. Selain itu, jangan lupa untuk selalu menggunakan telur yang steril dan segar.

Menakjubkan, Begini Cara Kerja Telinga Anda

Menakjubkan, Begini Cara Kerja Telinga Anda

Mungkin Anda pernah bertanya-tanya mengenai cara kerja telinga. Ternyata cara kerja alat pendengaran ini tidak sesederhana yang kita lihat. 

Cara kerja telinga adalah dengan menangkap gelombang suara hingga membuat bagian gendang bergetar. Kemudian, setiap frekuensi suara yang terdengar, akan segera ditransfer ke otak untuk diberikan makna atas atas yang didengar.

Sehingga masing-masing bagian telinga memiliki fungsi dan apa yang didengar akan bergantung pada kinerja bagian-bagian ini.

Mengenal Anatomi Telinga

Untuk memahami bagaimana cara kerja telinga, penting juga untuk mengenal susunan anatomi telinga dan fungsinya masing-masing. 

Telinga dibagi ke dalam 3 bagian, yaitu:

  1. Telinga bagian luar, yaitu bagian terluar dari telinga yang terdiri dari daun telinga, liang telinga, dan juga gendang telinga. 
  2. Telinga bagian tengah, merupakan ruang kecil yang terdiri dari tulang martil, tulang sanggurdi, dan tulang landasan.
  3. Telinga bagian dalam, yang terdapat organ keseimbangan dan pendengaran. Pada bagian dalam ini terdapat juga Koklea yang menjadi bagian penting untuk bisa mendengar.

Masing0masing bagian telinga ini punya perannya masing-masing dan penting agar seseorang bisa mendengar dengan baik. Dari anatomi saja sudah terlihat betapa kompleksnya alat pendengaran kita. Begitu pula dengan cara kerja telinga yang tidak kalah kompleksnya.

Cara Kerja Telinga untuk Bisa Mendengar

Jadi proses seseorang bisa mendengar dimulai dari adanya gelombang suara di sekitar yang ditangkap oleh daun telinga. Kemudian, gelombang suara tersebut akan disalurkan ke liang telinga dan membuat gendang telinga bergetar. Gendang ini sangat sensitif, bahkan suara paling pelan sekalipun bisa ditangkapnya.

Getaran yang terjadi di gendang telinga ini akan turut menggetarkan tulang martil, landasan, dan sanggurdi yang ada di telinga bagian tengah. Dari sini, getaran akan diteruskan ke telinga bagian dalam hingga ke Koklea. 

Koklea ini berisi cairan khusus yang akan bergerak seperti ombak ketika gelombang suara sampai di koklea ini. Kemudian, gerakan tersebut memberi stimulus pada saraf dalam koklea. Sel auditori pada koklea akan mendeteksi suara, kemudian melewati jalur di batang otak untuk sampai ke  pusat pendengaran di otak atau korteks auditori.

Nah, di bagian pusat pendengaran ini juga impuls saraf akan terkonversi menjadi suara yang dimaknai tertentu. 

Bisa Anda bayangkan proses yang begitu kompleks ini hanya terjadi dalam hitungan detik saja dan prosesnya instan. Sungguh menakjubkan, bukan?

Fungsi Lain dari Telinga

Selain memiliki fungsi utama sebagai alat pendengaran, telinga juga berperan menjaga keseimbangan tubuh, lho. Ada dua komponen yang dimaksud, yaitu:

  • Keseimbangan statis, yaitu kemampuan tubuh untuk menjaga keseimbangan di posisi berdiri atau tetap
  • Keseimbangan dinamis, yaitu kemampuan untuk mempertahankan keseimbangan tubuh pada saat bergerak atau beraktivitas.

Penyakit yang Dapat Mengganggu Kerja Telinga

Gelombang suara hanya bisa terkonversi menjadi makna tertentu apabila seluruh sistem pendengaran dalam kondisi yang sehat dan berfungsi dengan baik. Akan tetapi, ada saatnya ketika bagian telinga tertentu mengalami masalah dan tidak merespons dengan baik. 

Ada beberapa penyakit yang mengganggu cara kerja telinga, yaitu:

  • Infeksi telinga
  • Tinnitus
  • Penyakit Meniere
  • Barotrauma

Ketika Anda mengalami gangguan cara kerja telinga, segeralah periksakan ke dokter spesialis THT agar kondisi pendengaran Anda tidak semakin buruk. Selain itu, penting juga merawat kesehatan telinga dengan tidak terus menerus memberikan paparan suara bising.

Jelang Melahirkan, Begini Cara Menghilangkan Bulu Kemaluan

Bagi sebagian orang, merapikan bulu kemaluan bukanlah hal yang penting. Tapi, menjelang waktu melahirkan, biasanya wanita hamil akan mencari cara menghilangkan bulu kemaluan untuk mendukung proses melahirkan nantinya.

Sebenarnya, tidak ada alasan kesehatan khusus yang mengharuskan seseorang untuk menghilangkan bulu kemaluan. Keputusan untuk mencukur bulu kemaluan atau tidak ada pada diri Anda sendiri. 

Cara menghilangkan bulu kemaluan di rumah

Area kemaluan merupakan area privat. Karena itu, Anda mungkin merasa lebih nyaman untuk melakukan upaya menghilangkan bulu sendiri di rumah. 

Berikut ini beberapa rekomendasi cara menghilangkan bulu kemaluan yang bisa Anda coba: 

  • Mencukur

Mencukur adalah cara termudah untuk menghilangkan bulu, termasuk pada area kemaluan. Untuk melakukannya, Anda hanya perlu mempersiapkan krim cukur serta pisau atau alat cukur khusus.

Tapi, pisau pada alat cukur bisa melukai kulit Anda bila tidak dilakukan dengan hati-hati. Karena itu, lakukan upaya mencukur secara perlahan dan jangan gunakan alat cukur yang sama untuk bagian tubuh lainnya.

Supaya proses mencukur jadi lebih mudah, cobalah untuk membasahi bulu kemaluan Anda terlebih dahul. Gunakan krim cukur untuk mengurangi resiko iritasi. Jangan lupa untuk selalu membilas pisau cukur sampai bersih setelah menggunakannya. 

  • Menggunting

Selain mencukur, Anda juga bisa memangkas bulu kemaluan dengan gunting. Biasanya, metode menggunting cenderung lebih aman dari mencukur, karena gunting tidak akan bersentuhan langsung dengan kulit. Dengan begitu, resiko terkena iritasi kulit pun lebih kecil.

Akan tetapi, tentunya hasil pemangkasan dengan gunting tidak akan semaksimal mencukur. Anda perlu waktu yang lebih lama untuk memotong bulu sampai benar-benar pendek dan rapi.

Berbeda dengan cara mencukur, ketika akan menggunting, pastikan bulu Anda berada dalam keadaan kering. Lalu, gunting secara perlahan, satu per satu dengan gumpalan kecil. 

Setelah selesai, cuci gunting dan pastikan gunting dalam keadaan kering sebelum disimpan.

  • Krim penghilang bulu

Jika Anda tidak ingin melakukan usaha ekstra dengan mencukur dan menggunting, Anda bisa juga memanfaatkan krim penghilang bulu. Krim ini umumnya mengandung bahan kimia yang bekerja dengan memecah protein bulu, sehingga melemahkan pangkal bulu.

Saat pangkal bulu menjadi lemah, bulu menjadi lebih mudah rontok bahkan hanya dengan menyekanya saja. 

Dibandingkan dengan mencukur dan menggunting, hasil dari krim penghilang bulu cenderung lebih tahan lama. Penggunaanya serupa dengan waxing, tapi penggunaan krim ini tidak menimbulkan rasa sakit.

Namun, bagi sebagian orang, menggunakan krim penghilang bulu mungkin beresiko menimbulkan reaksi alergi. Karena itu, pastikan terlebih dahulu bahwa krim yang digunakan tidak mengandung bahan-bahan yang menjadi pemicu alergi untuk Anda. 

  • Waxing

Cara menghilangkan bulu kemaluan dengan waxing rentan menimbulkan rasa sakit. Akan tetapi, cara ini adalah cara yang paling efektif untuk mengangkat semua bulu dan membawa hasil yang lebih tahan lama.

Bila Anda mempelajari cara-caranya, waxing sebenarnya bisa saja dilakukan di rumah. Tapi, akan lebih baik lagi kalau Anda menggunakan bantuan dari ahlinya untuk melakukan metode ini.

Bagi pemilik kulit sensitif, waxing bisa menyebabkan iritasi dan infeksi kulit. Karena itu, sebaiknya hati-hati saat akan menghilangkan bulu kemaluan dengan metode ini sendiri di rumah. 

Bagi ibu hamil, itulah beberapa cara menghilangkan bulu kemaluan yang bisa Anda coba. Langkah-langkah di atas bisa dilakukan di rumah tanpa harus melalui perawatan profesional dari rumah sakit.

Cara Mengejan yang Benar Bikin Melahirkan Lebih Lancar, Lho!

Bagi ibu hamil, penting memahami bahwa ketika melahirkan bayi terdapat dua metode yang bisa dilakukan. Pertama melalui vagina dengan proses melahirkan secara normal. Kedua menggunakan metode operasi caesar dengan dilakukan pembedahan pada bagian perut. Untuk proses melahirkan melalui vagina, Anda perlu mengejan guna mendorong bayi agar bisa keluar dari perut. Proses mengejan ini membutuhkan teknik khusus. Jika salah dan tidak benar, proses melahirkan dapat terhambat bahkan bisa membahayakan keselamatan bayi dan ibu. 

cara mengejan

Beberapa hal yang perlu diperhatikan

Sebelum melahirkan, Anda sebaiknya memahami bahwa terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika nantinya mengejan saat proses persalinan. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

  1. Ikuti aba-aba dari dokter untuk mengejan.Hal tersebut penting sebab dokter tentu memahami betul waktu yang tepat untuk mulai mengejan dilihat dari pembukaan lahiran yang sudah mencapai 10cm. 
  2. Jika dalam keadaan darurat dan tidak ada dokter yang membantu, Anda perlu tahu kapan waktu yang tepat untuk mengejan. Jangan terlalu cepat atau terlalu lambat. Anda perlu mengejan ketika bukaan sudah lengka. Salah satu tanda Anda siap mengejan adalah adanya kontraksi rahim yang berlangsung kurang lebih 45-90 detik. 
  3. Pastikan posisi Anda nyaman ketika mengejan. Terdapat beberapa pilihan posisi seperti bertumpu pada tangan dan lutut, berbaring menyamping dengan salah satu kaki diangkat, dan berjongkok. Posisi manapun yang dipilih, Anda harus meletakkan dagu di dada dan tarik punggung ke arah depan agar rahim dan otot perut terbantu ketika mendorong bayi keluar. 
  4. Ketika proses melahirkan berlangsung, Anda memang perlu menerapkan teknik mengejan yang telah dipelajari. Meski demikian, mengikuti insting tubuh tetap penting dilakukan. Jika Anda merasa perlu berhenti sejenak untuk mengejan, lakukan saja agar tubuh tidak kehabisan tenaga. 
  5. Untuk durasi mengejan, Anda tidak harus melakukannya dari awal kontraksi hingga bayi keluar. Proses melahirkan masing-masing orang akan berbeda, sehingga lama waktu mengejan pun perlu disesuaikan. Bagi yang baru pertama kali melahirkan, umumnya waktu yang dibutuhkan untuk mengejan sekitar 1-2 jam. Jika bayi mengalami posisi posterior biasanya membutuhkan waktu lebih dari 2 jam untuk mengejan. 
  6. Gunakan teknik pernapasan yang benar ketika mengejan. Untuk teknik pernapasan akan dibahas lebih lanjut setelah ini. 

Teknik pernapasan ketika mengejan 

Teknik pernapasan ketika mengejan menjadi salah satu kunci utama ketika melahirkan. Apabila Anda bernapas dengan sembarangan, maka proses mengejan akan semakin sulit dan membuang banyak tenaga secara percuma. Berikut teknik pernapasan yang dapat Anda pelajari. 

  1. Buka mulut dan buat tenggorokan hingga rahang rileks. 
  2. Hindari berteriak sebab dapat membuat Anda kehabisan tenaga. 
  3. Saat mengejan, letakkan tangan di atas perut untuk melemaskan perineum. 
  4. Hindari membuang napas lewat mulut. Bernapaslah menggunakan hidung secara perlahan.  
  5. Mengeluarkan suara seperti “ah” dan “o” disarankan sebab dapat membantu mengeluarkan napas membuat tubuh rileks. 
  6. Meski menahan napas seringkali memudahkan ketika mengejan, sebaiknya hindari melakukan hal tersebut terlalu lama. Bernapas secara teratur menjadi penting ketika melahirkan sebab ibu dan bayi membutuhkan aliran oksigen yang tetap terjaga. 

Cara mengejan yang benar

Setelah mengetahui teknik pernapasan serta hal lain yang perlu diperhatikan ketika melahirkan, kini saatnya Anda memahami cara mengejan yang benar. Berikut langkah-langkah mudah yang bisa Anda ikuti. 

  1. Baringkan tubuh kemudian tekuk kedua kaki sambil dibuka lebar.
  2. Posisi kepala sebaiknya agak bangun. Anda dapat mengangkat sedikit bagian punggung. 
  3. Selipkan dagu ke dada.
  4. Usahakan untuk membuat rileks area dasar panggul agar area perineum seolah menonjol keluar.
  5. Tarik napas dalam dan dorong tubuh untuk mulai mengejan. Lakukan 3-4 kali setiap kali kontraksi muncul.
  6. Saat kontrasi berakhir, kurangi mengejan agar bayi tidak kembali bergerak masuk. 

Selama Anda mempelajari dengan seksama cara mengejan untuk melahirkan maka tidak perlu merasa resah dan khawatir. Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter melalui aplikasi SehatQ mengenai latihan mengejan sebelum melahirkan. Meski sudah pernah melahirkan sebelumnya, berkonsultasi pada dokter tentang cara mengejan yang benar tetap diperlukan. Hal itu disebabkan kondisi tubuh akan selalu berubah ketika kehamilan terjadi.