Category: Hidup Sehat

Inilah 5 Manfaat Cocoa Butter Bagi Kulit Anda

Bagi Anda, para beauty enthusiast, yang kerap memperhatikan komposisi produk skin care yang digunakan, cocoa butter mungkin bukanlah bahan yang asing. Lemak coklat atau cocoa butter memang cukup sering digunakan dalam produk perawatan kulit.

Manfaat cocoa butter bagi kulit telah diyakini sejak lama. Dahulu, suku Maya sering menggunakan bahan yang satu ini untuk pengobatan kulit. Karena dianggap sangat berharga, kakao bahkan sempat menjadi “mata uang” untuk barter pada masanya.

Mengenal manfaat cocoa butter

Diyakini sejak puluhan tahun lalu, jadi apa sebenarnya manfaat cocoa butter bagi kulit?

1. Membantu melembapkan kulit

Para pemerhati ingredient atau komposisi bahan, tentu sudah tidak asing lagi, cocoa butter banyak digunakan sebagai kandungan utama dalam produk-produk pelembap. Manfaat cocoa butter yang satu ini dapat diperoleh sebab di dalam kakao terdapat asam lemak yang dapat membentuk lapisan pelindung kulit, sehingga kelembapan kulit dapat terjaga.

Produk pelembap yang mengandung cocoa butter ini biasanya sangat bermanfaat bagi mereka yang memiliki kulit kering. Mereka dengan masalah eksim dan psoriasis juga termasuk yang akan banyak memperoleh manfaat cocoa butter ini.

2. Mencegah stretch mark

Stretch mark muncul akibat merenggangnya kulit. Kondisi ini banyak terjadi pada ibu hamil, terutama pada kulit di sekitar perut. Sifat cocoa butter yang sangat melembapkan dapat mengurangi risiko munculnya stretch mark.

Namun, manfaat cocoa butter yang satu ini masih menjadi pro dan kontra. Konon khasiat ini belum benar-benar terbukti secara ilmiah.

Pada dasarnya, stretch mark memang dapat memudar seiring berjalannya waktu, tapi tak ada salahnya bila diupayakan agar memudar lebih cepat, bukan?

3. Mengatasi bibir kering

Apakah bibir Anda menghitam padahal tidak memiliki kebiasaan buruk, seperti merokok? Mungkin bibir Anda terlalu kering dan terjadi penumpukkan sel-sel kulit mati di sana.

Oleh sebab itu, penting sekali untuk memakai lip balm agar kelembapan bibir Anda terjaga. Beberapa produk lip balm mengambil manfaat cocoa butter yang sangat melembapkan, dipadu dengan berbagai essential oil, seperti vanilla, peppermint, atau jeruk.

4. Mengobati ruam dan luka bakar

Produk dengan kandungan utama cocoa butter dapat membantu mengobati ruam atau luka bakar. Dengan catatan, produk tersebut bebas dari kandungan alkohol dan pengharum, sebab kedua bahan ini berpotensi menyebabkan iritasi.

Selain itu, sebaiknya tidak menggunakan cocoa butter pada kulit yang ruam atau mengalami luka bakar jika muncul tanda-tanda infeksi.

5. Menjaga kesehatan kulit

Kakao mengandung antioksidan polifenol yang dapat membantu menjaga kesehatan kulit. Kandungan ini dapat menghindarkan kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari dan meredakan peradangan pada kulit.

Beberapa penelitian juga menyebutkan bahwa polifenol di dalam kakao dapat meningkatkan elastisitas kulit dan mencegah munculnya tanda-tanda penuaan dini. Namun, para ahli menyebutkan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan manfaat cocoa butter bagi kesehatan kulit.

Penggunaan cocoa butter sebetulnya relatif aman. Meski demikian, beberapa reaksi alergi mungkin muncul pada orang tertentu dengan gejala ruam.

Selain gejala alergi, efek lain yang perlu diwaspadai adalah efek anti estrogen. Dengan kata lain, cocoa butter dapat menurunkan atau menghilangkan efek hormon estrogen. Sementara, hormon ini dibutuhkan oleh tubuh, terlebih lagi remaja yang sedang dalam periode pubertas.

Jadi, meski manfaat cocoa butter cukup banyak, Anda tetap perlu waspada dalam penggunaannya. Apabila muncul efek yang tidak diharapkan, segera berkonsultasi dengan dokter.

Cara Mudah Mencegah Gusi Berdarah

Gusi yang berdarah terkadang membuat Anda tidak merasa nyaman. Luka yang terjadi pada gusi ini akan membuat Anda tidak nyaman saat ingin menyantap makanan. Jika Anda suka makanan asam dan pedas, tentu hal ini akan mengurangi selera makan Anda. Namun, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah gusi berdarah.

Pada umunya, gusi berdarah terjadi akibat adanya luka dari gusi. Lukanya bisa disebabkan oleh trauma ataupun kondisi penyakit pada gusi. Luka ini dapat disebabkan oleh trauma atau pun kondisi penyakit pada gusi. Penyebab trauma pada gusi yaitu aktivitas menyikat gigi yang terlalu kuat, penggunaan sikat gigi dengan bulu yang keras, atau penggunaan benang gigi yang baru.

Sedangkan, kondisi penyakit pada gusi ini dapat membuat gusi berdarah adalah peradangan pada daerah sekitar gusi dan gigi. Untuk mencegah terjadinya gusi berdarah, tentu Anda harus mencegah terjadinya penyebab-penyebab tersebut. Berikut tips untuk mencegahnya:

  1. Periksakan gigi secara rutin ke dokter gigi setiap enam bulan sekali

Memeriksakan gigi secara rutin berkala akan membuat kondisi gigi dan gusi Anda terpantau. Karies pada gigi pun bisa dikurangi sebelum semakin menumpuk. Dengan demikian, penyakit pada gusi Anda bisa dicegah.

  • Pelajari cara sikat gigi dan pilih sikat gigi yang benar

Mencari tahu dan melakukan aktivitas menyikat gigi dengan benar agar kotoran di sela-sela gigi bisa dibersihkan dengan baik. Jangan lupa, keputusan memiliki sikat gigi juga mengambil peran yang penting dalam hal ini. Anda perlu memilih sikat gigi yang berbulu lembut. Selain itu, bersihkanlah gigi menggunakan benang gigi dan obat kumur yang tidak mengandung alkohol.

  • Jangan merokok

Kebiasaan merokok bisa memperparah pendarahan pada gusi, Jika terdapat luka pada gusi, merokok juga bisa memperlambat penyembuhan.

  • Pastikan kebutuhan vitamin terpenuhi

Jika gusi berdarah terjadi karena kekurangan vitamin, maka Anda perlu mengonsumsi suplemen untuk memehuni kebutuhan vitamin. Vitamin K dan C merupakan salah satu vitamin yang mempengaruhi kondisi pendarahan dan regenerasi sel pada gusi.

Anda bisa melakukan tips-tips ini sebagai usaha untuk mencegah gusi berdarah. Namun, jika pendarahan terjadi bukan akibat trauma pada gusi, Anda perlu berkonsultasi ke dokter gigi terdekat untuk diperiksa lebih lanjut.

Ini Manfaat Vitamin D Alami yang Berasal dari Sinar Matahari

Terkadang banyak orang yang ragu untuk keluar ruangan di siang hari, karena khawatir akan terpapar sinar matahari. Alasan ini bukannya tidak masuk akal, sinar matahari memang dikenal bisa meningkatkan risiko kanker kulit, selain itu juga bisa menyebabkan kulit cepat menua. Namun, tahukah Anda akan manfaat matahari sebagai sumber vitamin D?

Vitamin D alami berperan besar bagi tubuh kita, yaitu untuk kesehatan tulang, kesehatan sel darah, serta daya tahan tubuh yang kuat. Namun, tahukah Anda kalau banyaknya orang Indonesia mengalami kekurangan vitamin D, walaupun tinggal di daerah tropis? Kekurangan vitamin D ini dapat dihubungkan dengan peningkatan risiko berbagai penyakit kronik seperti kanker, penyakit kardiovaskular, infeksi serta penyakit autoimun.

Dalam satu hari, setidaknya manusia membutuhkan 1000 IU vitamin D. manfaat matahari dalam memenuhi kebutuhan tersebut jauh lebih besar daripada makanan. Beberapa makanan yang mengandung vitamin D seperti ikan sarden, makarel, salmon, susu sereal, jus jeruk dan lainnya yang sudah difortifikasi. Kadar vitamin D juga bervariasi pada masing-masing makanan. Susu mengandung 100 IU vitamin D per 235 ml. Ikan salmon mengandung vitamin D yang tinggi, yaitu sekitar 500-1000 IU per gram.

Namun, perlu Anda ingat bahwa yang banyak dikonsumsi saat ini adalah ikan salmon ternak, yang hanya mengandung 100-250 IU vitamin D per 100 gram. Sepertinya tidak mungkin untuk meminum susu 10 gelap per hari atau ikan salmon 1kg per hari setiap harinya untuk mendapatkan vitamin D yang cukup. Manfaat matahari sebagai sumber vitamin D jauh lebih besar.

Dari sebuah studi memaparkan, dalam 30 menit sinar matahai dapat menghasilkan vitamin D sekitar 8.000 – 50.000 IU yang bergantung pada warna kulit seseorang. Melihat pernyataan di atas, memenuhi kebutuhan vitamin D dari sinar matahari adalah hal yang paling mungkin untuk Anda lakukan sehari-hari. Cukup dengan berjemur 5 – 15 menit per hari, Anda sudah bisa memenuhi kebutuhan vitamin D.

Tips Tidur Siang yang Efektif serta Manfaatnya

Tidur merupakan kebutuhan semua orang, baik anak-anak ataupun orang dewasa. Manfaat tidur siang tidak sekedar baik untuk kesehatan saja, tetapi juga berpengaruh pada perilaku hingga aktifitas sehari-hari. Jika seseorang menyempatkan untuk tidur siang, mood akan membaik dan energi tubuh akan kembali pulih.

Tidur siang juga bisa menjadi salah satu cara untuk mengatasi kurang tidur di malam hari. Bahkan hanya dengan tidur siang selama 15 hingga 20 menit saja, Anda sudah bisa merasakan manfaatnya, seperti:

  • Meningkatkan performa kerja

Tidur siang selama 10 sampai 30 menit bisa membuat Anda menjadi lebih produktif di tempat kerja.

  • Memudahkan dalam proses belajar

Tidur siang juga bisa meningkatkan keterampilan belajar seseorang. Hal ini dikarenakan tidur siang bisa membuat Anda kembali fokus dan membantu meningkatkan daya ingat otak.

  • Menurunkan tekanan darah

Tidur siang terbukti memilki fungsi yang sama dengan mengurangi konsumsi garam dan alkohol dan menurunkan tekanan darah

  • Memperbaiki suasana hati (mood)

Tidur siang membantu meningkatkan positivitas dan membantu Anda dalam mengatasi suasana yang tidak menyenangkan

Tips tidur siang yang efektif

Jika Anda ingin memulai menjadikan tidur sebagai sebuah rutinitas, simak tips berikut ini:

  1. Konsisten: sebaiknya tentukan jadwal tidur siang secara teratur. Tidur siang yang efektif dilakukan pada sekitar jam 1 hingga 3 siang.
  2. Pasang alarm: Supaya Anda tidak terlalu tidur siang dan kepala menjadi pusing, sebaiknya atur alarm selama 30 menit atau kurang dari 30 menit saja. Waktu tidur siang yang terlalu lama akan membuat Anda merasa lemas dan pusing.
  3. Ciptakan suasana tidur yang nyaman: Cara ini Anda bisa lakukan dengan mematikan lampu di sekitar atau menggunakan maskter penutup mata untuk membantu tidur lebih cepat.
  4. Jaga kondisi tetap hangat: siapkan selimut di dekat Anda tidur karena suhu tubuh akan menurun saat Anda tidur sebentar.
  5. Konsumsi makanan yang sehat: kurangi atau hindari makanan atau minuman yang banyak mengandung gula. Namun, perlu yang sedang lapas juga akan membuat Anda kesulitan untuk tidur siang.

Selain itu, tidur siang juga bisa membuat Anda beristirahat dari paparan layar atau gadget yang tidak baik untuk mata. Kenali suasana tidur siang yang Anda sukai, agar manfaat tidur siang Anda efektif, bisa meningkatkan produktifitas dan memperbaiki mood.