8 Cara Meningkatkan Kesuburan Wanita Secara Alami yang Perlu Dicoba

Menjaga kesehatan organ reproduksi merupakan salah satu yang perlu diperhatikan agar bisa cepat hamil. Agar keinginan punya keturunan segera terwujud, tak ada salahnya mulai mencoba berbagai cara meningkatkan kesuburan wanita secara alami.

Biasanya, makanan yang berpengawet, zat pemanis dan pewarna buatan perlu dihindari. Sebab, jenis makanan ini bisa mengganggu kesuburan organ reproduksi.

Cara Meningkatkan Kesuburan Wanita Secara Alami

1. Menghindari konsumsi lemak trans

Dalam meningkatkan kesuburan, penting konsumsi lemak sehat setiap harinya. Akan tetapi, jangan sampai memilih jenis lemak trans karena jelas tidak baik bagi kesehatan.

Lemak trans ini berkaitan dengan adanya peningkatan risiko ketidaksuburan ovulasi. Hal ini karena memiliki efek negatif pada tingkat sensitivitas insulin. 

Contoh makanan yang mengandung lemak trans ini seperti minyak sayur terhidrogenasi dan margarin, produk makanan olahan, hingga makanan yang digoreng.

2. Konsumsi makanan yang mengandung antioksidan tinggi

Antioksidan memang bisa meningkatkan kesuburan organ reproduksi pada perempuan maupun laki-laki. Cara kerja antioksidan ini adalah dengan menonaktifkan radikal bebas dalam tubuh yang dapat merusak sel telur dan sperma.

Adapun makanan yang kaya akan antioksidan adalah buah-buahan, sayuran, kacang, hingga biji-bijian.

3. Berat badan ideal

Punya berat badan yang ideal tentunya bisa meningkatkan peluang untuk hamil. Namun, tubuh yang terlalu gemuk atau terlalu kurus justru mengurangi kemungkinan hamil. 

Banyaknya lemak dalam tubuh akan menghasilkan hormon estrogen berlebih sehingga mengganggu ovulasi. Ada baiknya untuk mengurangi 5-10 persen berat badan sebelum menjalani program hamil. Sebab, hal ini menurut penelitian bisa meningkatkan kesuburan.

4. Kurangi melakukan olahraga berat

Aktif bergerak dan berolahraga memang memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan, termasuk bagi perempuan hamil. Tubuh yang aktif bergerak akan jadi lebih siap menghadapi kehamilan dan persalinan nantinya. 

Namun, jangan melakukan olahraga berat terlalu sering, karena hal ini justru dapat mengganggu ovulasi. Bahkan wanita yang suka berolahraga berat banyak yang mengalami gangguan menstruasi. Maka, kurangilah latihan jika ingin menjalani program hamil.

5. Mengurangi asupan karbohidrat untuk penderita PCOS

Perempuan yang mengalami PCOS (polycystic ovarium syndrome) memang direkomendasikan untuk mengikuti rencana konsumsi makanan yang rendah karbohidrat.

Bahkan asupan karbohidrat perlu kurang dari 45 persen. Sebab, karbohidrat akan memberikan efek menguntungkan pada beberapa aspek PCOS. 

Jika menerapkan pola makan rendah karbohidrat, tubuh akan mendapat berat badan sehat, mengurangi lemak, serta menurunkan kadar insulin. Kondisi ini akan membantu menstruasi.

6. Menjauhi rokok

Merokok bisa menyebabkan adanya gangguan kesuburan. Sebab, bahan kimia dalam asap rokok berupa nikotin dan karbon monoksida bisa mempercepat tingkat kehilangan sel telur pada wanita. 

Lagipula, merokok bisa menyebabkan penuaan dini pada rahim. Selain itu juga menghabiskan pasokan telur lebih cepat sebelum waktunya. Sehingga akan mengurangi peluang untuk hamil.

7. Pilih susu berlemak tinggi

Ternyata susu dan produk olahannya yang tinggi lemak bisa menurunkan risiko infertilitas. Bahkan wanita yang konsumsi susu tinggi lemak lebih 1 porsi atau lebih per hari memiliki kemungkinan masalah kesuburan lebih sedikit. Jadi, mulailah dengan minum susu segar tinggi lemak setiap hari.

8. Rutin konsumsi multivitamin

Rajin minum multivitamin bisa menurunkan risiko infertilitas. Bahkan 20 persen infertilitas bisa dihindari dengan konsumsi multivitamin secara rutin. 

Anda bisa memilih suplemen yang mengandung asam folat untuk yang ingin menjalani program hamil. Ada pula suplemen makanan lain seperti teh hijau, vitamin B6, dan vitamin E.

Itulah berbagai cara meningkatkan kesuburan wanita yang bisa dilakukan. Pastikan untuk mulai menjalani hidup sehat agar siap menjalani kehamilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *