Cara Mengurangi Mata Minus Secara Alami dan Aman

Cara Mengurangi Mata Minus Secara Alami dan Aman

Memiliki mata minus atau miopia berarti Anda harus menggunakan alat tambahan untuk bisa melihat dengan jelas, baik kacamata atau kontak lensa. 

Sebenarnya, hingga kini belum ditemukan cara mengurangi mata minus secara alami tanpa menggunakan kacamata. Perawatan medis yang direkomendasikan dokter, seperti operasi lasik, juga memakan biaya yang cukup banyak. 

Namun ada beberapa tips yang bisa Anda coba untuk membantu meningkatkan ketajaman penglihatan. 

Tips meningkatkan ketajaman penglihatan secara alami

Cara mengurangi mata minus yang paling ampuh adalah operasi laser atau penggunaan kacamata sesuai resep. Menggunakan kacamata minus dengan lensa yang tepat adalah terapi yang paling murah. Menggunakan lensa resep terlalu tinggi atau lemah dapat meningkatkan perkembangan rabun jauh.

Namun, terapi ini tidak akan membantu menurunkan minus Anda.  Dengan mengombinasikan dengan hal-hal berikut, mungkin bisa membantu:

  1. Perbanyak konsumsi vitamin A

Vitamin A disebut dengan vitamin mata yang paling bagus untuk mempertajam dan menjernihkan penglihatan. Beberapa makanan bervitamin A yang populer diantaranya wortel, blewah, dan sayuran berdaun hijau. 

Penelitian juga menemukan bahwa mengonsumsi makanan tinggi asam lemak omega-3, seperti ikan tuna dan salmon, dapat membuat mata lebih sehat.

  1. Tidur yang cukup

Saat Anda lelah, mata jadi lebih mudah dan kering. Mendapatkan cukup tidur dapat mengurangi mata lelah serta meningkatkan penglihatan.

  1. Berolahraga secara teratur

Kebugaran fisik dapat meningkatkan sirkulasi darah dan aliran oksigen ke mata dan seluruh tubuh. Hal ini bisa membantu mengurangi mata kering dan lelah.

  1. Lindungi mata

Paparan sinar UV matahari memang diklaim bagus untuk mempertajam penglihatan. Namun eksposur yang terlalu lama berpotensi menyebabkan masalah pada mata. Kenakan kacamata hitam saat beraktivitas di luar ketika sedang terik. 

Anda juga perlu mengenakan kacamata saat melakukan kegiatan yang berpotensi menyebabkan cedera mata, misalnya saat berolahraga, memotong rumput, atau aktivitas terkait zat beracun. 

Menurut The American Optometric Association (AOA) sebagian besar masalah visual yang umum dialami orang dewasa antara usia 19 dan 40 tahun berkaitan dengan cedera dan stres pada mata.

  1. Beristirahat dari waktu layar

Menghabiskan waktu terlalu lama di depan layar akan membuat mata kering, lelah, dan tegang. Paparan layar gadget juga akan memicu ketegangan leher, sakit kepala, dan penurunan ketajaman visual.

Jika pekerjaan Anda berkaitan erat dengan menatap layar komputer atau smartphone, istirahatkan mata setiap 20 menit sekali dengan mengalihkan pandangan dari layar selama 20 detik.

Bagi anak-anak, Anda bisa mengajak mereka terlibat dalam kegiatan fisik. Misalnya bermain di taman, berkebun, atau membantu membereskan rumah.

  1. Jangan merokok

Merokok dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, termasuk kerusakan saraf optik, degenerasi makula terkait usia, dan katarak dimana ketiganya berdampak negatif pada penglihatan. 

  1. Menjalani pemeriksaan mata secara teratur

Pemeriksaan mata teratur tidak hanya baik dilakukan oleh penderita mata minus, tapi juga disarankan untuk pemilik mata sehat. Menurut National Eye Institute (NEI), pemeriksaan mata dapat memastikan mata dalam keadaan sehat, mengetahui potensi masalah, serta membantu menjaga kesehatan mata dan penglihatan. 

  1. Gunakan pencahayaan yang bagus

Saat melakukan kegiatan yang berkaitan dengan fokus visual, seperti membaca dan menulis, pastikan pencahayaannya baik.

Catatan

Jika Anda tertarik menjalani suatu prosedur medis sebagai cara mengurangi mata minus, diskusikan mengenai prognosis dan kemungkinan efek sampingnya. Beberapa prosedur untuk mata minus bisa tidak efektif jika terapi dihentikan total.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *