Cara Mengejan yang Benar Bikin Melahirkan Lebih Lancar, Lho!

Bagi ibu hamil, penting memahami bahwa ketika melahirkan bayi terdapat dua metode yang bisa dilakukan. Pertama melalui vagina dengan proses melahirkan secara normal. Kedua menggunakan metode operasi caesar dengan dilakukan pembedahan pada bagian perut. Untuk proses melahirkan melalui vagina, Anda perlu mengejan guna mendorong bayi agar bisa keluar dari perut. Proses mengejan ini membutuhkan teknik khusus. Jika salah dan tidak benar, proses melahirkan dapat terhambat bahkan bisa membahayakan keselamatan bayi dan ibu. 

cara mengejan

Beberapa hal yang perlu diperhatikan

Sebelum melahirkan, Anda sebaiknya memahami bahwa terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika nantinya mengejan saat proses persalinan. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

  1. Ikuti aba-aba dari dokter untuk mengejan.Hal tersebut penting sebab dokter tentu memahami betul waktu yang tepat untuk mulai mengejan dilihat dari pembukaan lahiran yang sudah mencapai 10cm. 
  2. Jika dalam keadaan darurat dan tidak ada dokter yang membantu, Anda perlu tahu kapan waktu yang tepat untuk mengejan. Jangan terlalu cepat atau terlalu lambat. Anda perlu mengejan ketika bukaan sudah lengka. Salah satu tanda Anda siap mengejan adalah adanya kontraksi rahim yang berlangsung kurang lebih 45-90 detik. 
  3. Pastikan posisi Anda nyaman ketika mengejan. Terdapat beberapa pilihan posisi seperti bertumpu pada tangan dan lutut, berbaring menyamping dengan salah satu kaki diangkat, dan berjongkok. Posisi manapun yang dipilih, Anda harus meletakkan dagu di dada dan tarik punggung ke arah depan agar rahim dan otot perut terbantu ketika mendorong bayi keluar. 
  4. Ketika proses melahirkan berlangsung, Anda memang perlu menerapkan teknik mengejan yang telah dipelajari. Meski demikian, mengikuti insting tubuh tetap penting dilakukan. Jika Anda merasa perlu berhenti sejenak untuk mengejan, lakukan saja agar tubuh tidak kehabisan tenaga. 
  5. Untuk durasi mengejan, Anda tidak harus melakukannya dari awal kontraksi hingga bayi keluar. Proses melahirkan masing-masing orang akan berbeda, sehingga lama waktu mengejan pun perlu disesuaikan. Bagi yang baru pertama kali melahirkan, umumnya waktu yang dibutuhkan untuk mengejan sekitar 1-2 jam. Jika bayi mengalami posisi posterior biasanya membutuhkan waktu lebih dari 2 jam untuk mengejan. 
  6. Gunakan teknik pernapasan yang benar ketika mengejan. Untuk teknik pernapasan akan dibahas lebih lanjut setelah ini. 

Teknik pernapasan ketika mengejan 

Teknik pernapasan ketika mengejan menjadi salah satu kunci utama ketika melahirkan. Apabila Anda bernapas dengan sembarangan, maka proses mengejan akan semakin sulit dan membuang banyak tenaga secara percuma. Berikut teknik pernapasan yang dapat Anda pelajari. 

  1. Buka mulut dan buat tenggorokan hingga rahang rileks. 
  2. Hindari berteriak sebab dapat membuat Anda kehabisan tenaga. 
  3. Saat mengejan, letakkan tangan di atas perut untuk melemaskan perineum. 
  4. Hindari membuang napas lewat mulut. Bernapaslah menggunakan hidung secara perlahan.  
  5. Mengeluarkan suara seperti “ah” dan “o” disarankan sebab dapat membantu mengeluarkan napas membuat tubuh rileks. 
  6. Meski menahan napas seringkali memudahkan ketika mengejan, sebaiknya hindari melakukan hal tersebut terlalu lama. Bernapas secara teratur menjadi penting ketika melahirkan sebab ibu dan bayi membutuhkan aliran oksigen yang tetap terjaga. 

Cara mengejan yang benar

Setelah mengetahui teknik pernapasan serta hal lain yang perlu diperhatikan ketika melahirkan, kini saatnya Anda memahami cara mengejan yang benar. Berikut langkah-langkah mudah yang bisa Anda ikuti. 

  1. Baringkan tubuh kemudian tekuk kedua kaki sambil dibuka lebar.
  2. Posisi kepala sebaiknya agak bangun. Anda dapat mengangkat sedikit bagian punggung. 
  3. Selipkan dagu ke dada.
  4. Usahakan untuk membuat rileks area dasar panggul agar area perineum seolah menonjol keluar.
  5. Tarik napas dalam dan dorong tubuh untuk mulai mengejan. Lakukan 3-4 kali setiap kali kontraksi muncul.
  6. Saat kontrasi berakhir, kurangi mengejan agar bayi tidak kembali bergerak masuk. 

Selama Anda mempelajari dengan seksama cara mengejan untuk melahirkan maka tidak perlu merasa resah dan khawatir. Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter melalui aplikasi SehatQ mengenai latihan mengejan sebelum melahirkan. Meski sudah pernah melahirkan sebelumnya, berkonsultasi pada dokter tentang cara mengejan yang benar tetap diperlukan. Hal itu disebabkan kondisi tubuh akan selalu berubah ketika kehamilan terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *