Cara Mengatasi Benjolan di Kulit Kelamin Wanita

Ketika Anda melihat adanya benjolan di kulit kelamin wanita, Anda mungkin merasa khawatir akan adanya kondisi medis yang parah. Terkadang, benjolan memang bisa menandakan adanya penyakit serius. Tetapi, tak jarang juga benjolan itu bisa sembuh dengan sendirinya. 

Anda perlu mengetahui apa penyebab dari kemunculan benjolan sebelum mengetahui cara untuk mengatasinya. Hal ini bisa Anda lakukan dengan berkonsultasi dengan dokter. 

Upaya penyembuhan benjolan di kulit kelamin wanita

Sebenarnya, benjolan di kulit kelamin wanita adalah kondisi yang sangat umum terjadi. Banyak sekali wanita yang pernah mengalami hal ini.

Sebagian besar penderita bisa sembuh dengan cepat, bahkan tanpa memerlukan adanya perawatan. Namun, itu semua tergantung pada faktor penyebab yang mendasari kemunculan benjolan.

Umumnya, wanita yang mengalami benjolan di area kewanitaannya akan mendapatkan perawatan dengan cara sebagai berikut: 

  • Menjaga jarak dari paparan iritan

Terkadang, kemunculan benjolan bisa disebabkan oleh alergi. Ketika Anda memiliki alergi pada zat tertentu, dan kulit kewanitaan terpapar oleh zat itu, reaksi alergi yang muncul bisa berupa benjolan.

Apabila benjolan disebabkan oleh alergi, maka cara paling efektif untuk menyembuhkannya adalah dengan menjaga jarak dari paparan iritan atau alergen. Begitu Anda menghentikan pemakaian produk yang memicu alergi, benjolan bisa langsung sembuh.

  • Menjaga kebersihan vagina

Vagina Anda merupakan area yang sensitif. Untuk merawatnya, Anda perlu melakukan upaya yang berbeda dengan sekedar perawatan pada kulit bagian tubuh lainnya. 

Ketika kesehatan vagina tidak terjaga, maka area kulit kewanitaan Anda bisa menjadi tempat berkumpulnya bakteri. Bakteri dan mikroorganisme lainnya bisa memicu infeksi dan menyebabkan kemunculan benjolan di kulit kelamin wanita Anda. 

Karena itu, pastikan untuk selalu menjaga kebersihan vagina Anda. Ketika menstruasi, ganti pembalut dan tampon secara rutin. Gunakan juga pakaian yang longgar agar area kulit kewanitaan Anda bisa bernapas dengan bebas. 

  • Terapi panas

Dalam beberapa kasus, jika benjolan disebabkan oleh kondisi medis tertentu, salah satu cara mengobatinya adalah melakukan terapi panas. Secara khusus, terapi ini dilakukan untuk mengatasi rasa nyeri dan gatal.

Terapi panas bisa dilakukan dengan mengompres area kulit kewanitaan menggunakan kompres hangat. Anda cukup merendam handuk kecil ke dalam air hangat, lalu peras dan letakkan pada permukaan kulit. 

Lakukan ini beberapa kali dalam sehari. Ingatlah untuk selalu mengeringkan area kulit kewanitaan setelah dikompres agar tidak lembab dan tidak memicu pertumbuhan bakteri yang semakin parah. 

  • Penggunaan obat-obatan

Ketika Anda berkonsultasi dengan dokter, dokter bisa saja memberikan anjuran pada Anda untuk mengonsumsi obat-obatan. Apabila benjolan di kulit kelamin wanita disebabkan oleh alergi, dokter bisa memberikan obat pereda alergi. 

Obat yang diberikan dapat berupa obat minum maupun obat topikal atau antihistamin. Umumnya, obat yang digunakan untuk mengobati infeksi adalah antibiotik.

  • Tidak menyentuh benjolan

Benjolan di area kewanitaan mungkin terasa mengganjal dan membuat Anda gemas untuk terus menyentuhnya. Bahkan, Anda mungkin tertarik untuk memencet atau mencoba memecahkan benjolan tersebut.

Namun, hal ini sangat tidak boleh dilakukan. Ketika Anda menyentuh benjolan, bakteri dan virus di benjolan akan semakin menyebar ke area kulit lainnya. Ini hanya akan memperparah kondisi Anda. 

Pengobatan untuk benjolan di kulit kelamin wanita disesuaikan dengan faktor penyebabnya. Konsultasikan dengan dokter Anda apabila Anda tidak yakin bagaimana metode pengobatan yang paling tepat untuk Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *