Beragam Jenisnya, Kenali Fungsi Cairan Softlens yang Kamu Gunakan

Cara paling umum untuk membantu penglihatan karena mata minus adalah menggunakan kacamata. Namun, tidak semua orang nyaman menggunakannya dan memilih untuk menggunakan softlens. 

Jika kamu mengatasi mata minus dengan menggunakan softlens, kamu juga wajib memiliki cairan softlens. Softlens dan cairannya adalah satu paket yang tidak boleh dipisahkan. Jika kamu menggunakan softlens tanpa membersihkannya, akan banyak permasalahan yang mengintai kesehatan mata.

Apa itu cairan softlens?

Softlens digunakan langsung pada bola mata, sehingga membutuhkan perawatan yang ekstra. Cairan softlens pada dasarnya digunakan untuk membuat softlens tidak kering serta membersihkannya dari debu dan kotoran.

Cairan ini mengandung desinfektan yang bertujuan untuk menghilangkan mikroorganisme, sehingga softlens yang kamu gunakan tetap higienis. Maka dari itu, kamu tidak boleh melewatkan cairannya setelah menggunakan softlens.

Fungsi Cairan Softlens

Banyak jenis cairan softlens yang tersebar di pasaran. Perlu diperhatikan, setiap jenisnya terdiri dari kandungan yang berbeda sehingga memiliki fungsi yang berbeda-beda pula. Untuk mengetahui fungsi cairan softlens berdasarkan jenisnya, simak ulasan berikut.

  1. Cairan softlens multifungsi

Jenis yang pertama adalah cairan softlens multifungsi. Cairan jenis ini menawarkan fungsi perawatan secara menyeluruh, mulai dari membersihkan, membilas, desinfeksi, hingga untuk menyimpan softlens. Banyak peminat dari cairan softlens multifungsi ini karena dianggap lebih efisien, lebih murah, serta dapat digunakan sebagai pelumas softlens.

Saat menggunakan cairan jenis ini, kamu perlu menggosok dan membersihkan softlens dengan teknik yang tepat sehingga benar-benar bersih.

  1. Hidrogen peroksida

Cairan softlens dengan tipe hidrogen peroksida menawarkan fungsi yang tidak terlalu jauh dengan cairan yang multifungsi. Kamu bisa menggunakannya untuk membersihkan dari kotoran, mendesinfeksi dengan optimal, dan menyimpan softlens. Kamu tidak perlu menggosok softlens untuk membersihkannya dari kotoran yang menempel atau tertinggal.

Perbedaannya dari cairan sebelumnya adalah hidrogen peroksida direkomendasikan untuk pengguna yang alergi dengan kandungan pada cairan softlens multifungsi.

Setelah mencuci softlens dengan cairan ini, disarankan untuk membilas kembali dengan larutan yang dapat menetralkan efek desinfektan. Selain itu, cairan jenis ini juga tidak bisa digunakan untuk softlens yang berwarna.

  1. Saline solution

Cairan softlens jenis saline solution adalah tipe yang tidak memiliki fungsi desinfektan. Cairan ini berfungsi sebagai pembilas dari tipe hidrogen peroksida. Kamu dapat menggunakannya untuk merendam softlens dan menetralkan efek desinfektan dari tipe cairan softlens lainnya.

  1. Larutan garam

Jenis selanjutnya adalah larutan garam. Cairan softlens tipe ini hanya digunakan untuk membilas, bukan untuk mendesinfeksi softlens. Kamu bisa menggunakannya sebelum mendesinfeksi softlens menggunakan hidrogen peroksida. Bersihkan softlens terlebih dahulu untuk menghindari sensasi tersengat ketika menggunakan softlens.

  1. Pembersih protein enzimatik

Cairan softlens yang mengandung protein enzimatik ditujukan untuk menghilangkan kotoran pada softlens. Namun, kamu bisa menggunakan pembersih ini dengan menyesuaikan jenis softlens serta seberapa banyak kotoran yang menumpuk.

Kamu perlu berkonsultasi kepada dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan cairan softlens jenis ini. Umumnya, pembersih protein enzimatik akan direkomendasikan oleh dokter ketika kotoran menumpuk dalam jumlah yang banyak. 

Apakah cairan softlens bisa digunakan sebagai tetes mata?

Cairan softlens mempunyai fungsi yang berbeda dari obat tetes mata. Jangan menggunakan cairan softlens sebagai pengganti obat tetes mata karena memiliki risiko yang membahayakan kesehatan mata.

Kandungan dari cairan softlens bertujuan untuk membunuh mikroba pada softlens. Jika digunakan sebagai obat tetes mata, cairan ini dapat berbahaya dan menjadi racun pada sel-sel hidup yang ada di mata. Kamu bisa menggunakan obat tetes mata yang khusus untuk pengguna softlens.

Pilihlah jenis cairan softlens sesuai kebutuhan dan sesuai dengan produk lensa yang kamu gunakan. Selalu pastikan softlens dalam keadaan bersih untuk menjaga mata tetap sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *