Author: dena

Cara Menghilangkan Stres Berat pada Anak dan Remaja, Orangtua Harus Tahu!

Stres merupakan kondisi mental yang tertekan dengan faktor pemicu yang berbeda-beda. Kondisi ini normal terjadi dan dapat dialami oleh siapapun, bahkan remaja dan anak-anak.

Stres mempengaruhi seseorang baik secara fisik maupun emosional dalam berabgai intensitas. Sangat memungkinkan tubuh cenderung lebih sensitif terhadap berbagai hal sekecil apapun itu, terutama anak-anak dan remaja karena mereka belum bisa mengatur emosinya dengan baik.

Agar stres tidak berlarut dan menyebabkan masalah yang lebih besar, perlu untuk mengetahui cara menghilangkan stres berat pada anak dan remaja.

Penyebab stres

Stres merupakan reaksi alami yang dikeluarkan tubuh ketika menghadapi situasi dan kondisi yang tidak menyenangkan.

Terdapat dua jenis stres, yaitu stres akut dan stres kronis. Stres akut disebabkan oleh peristiwa atau situasi ertentu yang melibatkan kebaruan, ketidakpastian, dan membuat seseorang memiliki kontrol yang buruk. Misalnya, stres akibat beban kerja, persiapan menghadapi ujian, masalah keluarga dan hubungan, dan lainnya.

Sedangkan stres kronis atau stres berat terjadi bila seseorang terpapar kondisi stres secara terus menerus atau dalam jangka waktu panjang. Tubuh telah diatur secara otomatis untuk menurunkan hormon stres ketika kondisi membaik, dan paparan stres secara terus menerus mengganggu fungsi tubuh.

Ada banyak dampak dari stres berat, diantaranya:

  • Kegelisahan
  • Masalah pencernaan
  • Sakit kepala
  • Masalah tidur
  • Risiko penyakit jantung
  • Penambahan atau penurunan berat badan
  • Gangguan memori dan konsentrasi

Apabila tidak ditangani, sres juga dapat berakhir pada depresi. Itulah mengapa sangat penting untuk mempelajari cara menghilangkan stres berat secara sehat.

Ciri-ciri orang yang mengalami stres

Karena stres dengan mudahnya mempengaruhi aspek fisik maupun emosional, berikut ini tanda dan gejala umum yang dapat Anda perhatikan:

  • Cemas atau khawatir secara terus menerus
  • Merasa lelah atau letih
  • Sulit berkonsentrasi
  • Perubahan suasana hati
  • Mudah tersinggung atau marah terhadap hal-hal kecil
  • Tingkat kepercayaan diri rendah
  • Gangguan makan, bisa jadi lebih banyak atau sedikit makan
  • Perubahan dalam kebiasaan waktu tidur
  • Sakit dan nyeri, terutama ketegangan otot
  • Gangguan pencernaan, seperti diare atau sembelit
  • Mual
  • Pusing
  • Kehilangan gairah seksual
  • Penggunaan alkohol, tembakau, atau obat terlarang sebagai sarana melepas stres

Menghadapi stres dengan cara sehat

Setiap orang memiliki reaksi berbeda terhadap pemicu stres. Sebagian orang memiliki emosi yang stabil meski sedang menghadapi situasi stres dibandingkan dengan yang lain. Genetika berperan dalam mengatur aktivasi respon stres.

Pengalaman hidup berupa peristiwa traumatis juga membuat seseorang menghasilkan reaksi stres yang kuat. Misalnya, pernah mengalami kecelakaan, kekerasan, pelecehan, atau efek dari pekerjaan seperti petugas militer dan petugas pemadam kebakaran.

Agar anak-anak dan remaja terhindar dari perilaku destruktif demi mengatasi stres, berikut ini beberapa cara menghilangkan sres berat yang bisa dicoba:

  • Menceritakan kejadian penyebab stres pada orang lain

Bercerita dapat membuat perasaan menjadi lebih tenang. Menceritakan masalah ke orang lain, misalnya orang tua atau sahabat mungkin dapat membantu memahami masalah dan menemukan penyelesaian yang tepat.

  • Dorong untuk tetap aktif

Ada banyak kegiatan yang bisa membantu Anda melepas stres, misalnya bermain game, menonton film, bermain musik, olahraga, atau tergabung dalam suatu komunitas atau program relawan.

  • Lakukan rutinitas harian

Mengonsumsi makanan bergizi, mengurangi konsumsi kafein, dan mempertahankan waktu tidur dan bangung adalah salah satu cara merawat diri. Dengan menjaga kesehatan diri sendiri, Anda akan lebih mampu melewati masa-masa yang berat.

  • Ambil jeda bermain media sosial

Media sosial menjadi sarana mendapatkan informasi bagi anak-anak hingga orang dewasa. Hindari terlalu sering bermain media sosial untuk mengurangi peningkatan rasa cemas akibat paparan informasi yang tidak menyenangkan.

Peran orang tua sangat penting

Sebagai orang tua, Anda harus lebih terbuka dengan masalah anak. Tanyakan apa yang membuat mereka tidak nyaman dan beri mereka dukungan dengan tidak menunjukkan reaksi yang berlebihan. Anak butuh dirangkul dan keamanan emosional ketika berada di rumah.  

Apabila cara menghilangkan stres berat di atas tidak membantu, Anda bisa menghubungi psikolog atau konselor. Petugas profesional kesehatan mental lebih kompeten dalam membantu terkait masalah mental.

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar cara menghilangkan stres berat, Anda bisa menanyakannya langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Dowload sekarang di App Store atau Google Play Store.

Apakah Bentuk Penis Anda Normal?

Apakah Bentuk Penis Anda Normal?

Bentuk penis bagi seorang pria mungkin menjadi hal yang krusial, selain ukuran penis. Ukuran atau bentuk penis seseorang tentu akan berbeda-beda. Sebuah penis dapat berbentuk kecil, besar, melengkung atau bergelombang. 

Faktanya, bentuk sebuah penis tidak akan mempengaruhi kerja penis itu sendiri. Artinya apapun bentuknya, kecuali ada kondisi tertentu, fungsinya tetap sama dan dapat memiliki kehidupan seks yang aktif dan normal. Lalu apakah bentuk penis Anda normal? Lihat penjelasannya di bawah ini. 

Bentuk penis

Stigma sebuah bentuk penis yang normal bisa jadi menghantui beberapa pria, hal ini pun dapat menjadi ketakutan tersendiri bagi mereka yang “merasa” bentuknya tidak normal. Padahal kondisi tersebut hanya ketakutan sendiri saja. 

Dengan bentuk yang dirasa kurang normal, para pria takut tidak dapat memuaskan pasangan mereka saat berhubungan seksual. Tentu bukan hal yang aneh jika seorang pria mengkhawatirkan ukuran atau bentuk penisnya, atau ingin tahu apakah penisnya normal atau tidak. 

Namun pada dasarnya, tidak ada hal seperti itu. Beberapa hal mungkin bisa menjadikan penis Anda tidak normal, misalnya karena kondisi tertentu seperti, infeksi menular seksual atau kondisi kesehatan lainnya. sebuah penelitian menemukan beberapa hal tentang bentuk atau ukuran penis seseorang. 

  • Bentuk Pensil. Penis dengan bentuk ini adalah panjang dan langsing, di mana bentuk penis ini memiliki lingkar yang sama dari pangkal hingga ujung. 
  • Bentuk paprikaBentuk penis dengan jenis ini memiliki ukuran yang lebih pendek dibandingkan dengan rata-rata ukuran penis. Meskipun lebih kecil, bentuk ini memiliki diameter yang sangat tebal  dan jarang dimiliki. 
  • The cone. Bentuk ini seperti cone es krim, di mana bentuknya akan semakin mengecil pada bagian ujung dan besar di pangkal.  
  • Bentuk pisang. Penis bentuk ini menyerupai atau mirip pisang yang melengkung. 
  • Bentuk palu. Penis dengan bentuk ini merupakan kebalikan dari bentuk cone es krim. Bentuk ini membuat penis kecil di bagian pangkal dan besar di ujung dan sekilas bentuknya mirip jamur.  
  • Bentuk sosis. Bentuk ini merupakan yang umum dimiliki pria, di mana memiliki ketebalan dan panjang sama dari pangkal hingga ujung.  
  • Bentuk mentimun. Bentuk ini hampir sama dengan bentuk sosis, perbedaanya hanya ukuran yang lebih besar dari pangkal hingga ujung. 

Apakah ukuran penis juga penting?

Bagaimanapun angka sering kali dirasa penting oleh sebagian pria maupun wanita. karena hal tersebut dipercaya dapat memberikan kepuasan seksual kepada pasangannya. Namun, pada dasarnya pandai dalam berhubungan seks akan lebih penting daripada hanya mempersoalkan ukuran penis. 

Sebuah penelitian American Psychological Association pada tahun 2006, mengatakan bahwa sementara hanya 55% pria yang merasa puas dengan ukuran penis mereka dan 85% wanita puas dengan ukuran penis pasangannya. 

Meskipun begitu, ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh pria dengan ukuran penis yang kecil, misalnya dengan mencoba beberapa posisi seksual tertentu. Posisi seksual seperti doggy style dan side saddle dapat digunakan pria dengan penis lebih kecil untuk mencapai penetrasi maksimal dengan pasangannya. Jadi, Anda tak perlu khawatir dengan ukuran penis Anda. 

Kapan harus mengkhawatirkan penis Anda?

Ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi kinerja penis Anda. berikut beberapa di antaranya:

  1. Infeksi menular seksual (IMS)

Beberapa gejala IMS yang dapat mempengaruhi penis, meliputi:

  • Keluarnya cairan yang tidak biasa dari penis
  • Sakit saat buang air kecil
  • Benjolan atau pertumbuhan kulit di sekitar alat kelamin atau anus
  • Ruam
  • Alat kelamin atau anus gatal
  • Lepuh dan luka di sekitar alat kelamin atau anus
  • Iritasi pada uretra 
  1. Disfungsi ereksi

Disfungsi ereksi terjadi ketika Anda tidak bisa mendapatkan untuk mempertahankan ereksi. Ada berbagai penyebab disfungsi ereksi, termasuk kecemasan, masalah hormonal, cedera, atau tekanan darah tinggi. Jika Anda mengalami hal tersebut, ada baiknya untuk segera menemui dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat. 

  1. Ereksi yang menyakitkan

Priapisme adalah ereksi yang berkelanjutan dan seringkali menyakitkan yang dapat berlangsung berjam-jam. Kondisi ini adalah keadaan darurat, jadi Anda harus mencari pertolongan medis. Gejalanya meliputi:

  • Ereksi yang tidak berhubungan dengan rangsangan seksual
  • Ereksi yang tidak kunjung hilang setelah ejakulasi
  • Ereksi yang berlangsung lebih dari empat jam
  • Batang penis kaku tetapi kepalanya lembut

Jika kondisi ini tidak ditangani dalam waktu 24 jam, maka hal itu dapat menyebabkan kerusakan permanen pada penis Anda. 

  1. Balanitis

Adalah pembengkakan pada kepala penis. Hal itu juga dapat mempengaruhi kulup. Gejalanya adalah:

  • Penis yang sakit, gatal dan bau
  • Kemerahan dan bengkak
  • Penumpukan cairan kental
  • Sakit saat buang air kecil
  1. Kanker penis

Kanker penis merupakan jenis kanker yang sangat langka yang terjadi pada kulit penis atau di dalam penis. Ini paling sering menyerang pria di atas usia 50 tahun. Gejalanya meliputi:

  • Kula atau benjolan di penis
  • Perubahan warna kulit di area yang terkena
  • Penebalan kulit atau penis
  • Ruam

Jadi, bentuk penis bisa berbeda-beda pada tiap individu. Bisa dibilang hampir semua penis normal, kecuali Anda menderita beberapa kondisi kesehatan, seperti IMS atau penyakit lainnya.

Obat Gatal Cetirizine, Efek Samping dan Cara Mengatasinya

Ada berbagai faktor yang menyebabkan gatal pada kulit. Beberapa diantaranya karena gigitan serangga, alergi atau karena faktor lainnya. Jika Anda memiliki alergi terhadap sesuatu, seperti bulu binatang atau serbuk sari, ada baiknya untuk menghindari penyebab munculnya gatal tersebut. 

Pasalnya, reaksi alergi pada seseorang tidak hanya akan menimbulkan gatal saja, tetapi sering kali menyebabkan sinus, gangguan tenggorokan hingga sistem pernapasan bagian atas. Cara yang biasanya dilakukan pelaku alergi adalah mengonsumsi obat gatal cetirizine. Apakah ada efek samping ketika mengonsumsi obat tersebt? Cek di sini, yuk!

Apa itu obat gatal cetirizine?

Cetirizine merupakan obat antihistamin yang dapat meredakan gejala alergi, salah satunya gatal. Obat ini dapat digunakan untuk mengobati:

  • Demam akibat serbuk sari atau bunga
  • Konjungtivis, merah dan mata gatal
  • Eksim
  • Gatal-gatal, urtikaria
  • Reaksi terhadap gigitan serta sengatan serangga
  • Beberapa alergi makanan

Cetirizine dikenal sebagai antihistamin yang tidak menyebabkan kantuk. Ini jauh lebih kecil kemungkinan untuk membuat Anda mengantuk daripada beberapa antihistamin lainnya. Namun, untuk dapat mengonsumsinya Anda perlu resep dokter. Obat ini tersedia dalam bentuk kapsul dan tablet. Secara umum, obat gatal cetirizine adalah obat yang aman dan efektif, namun Anda tetap harus mewaspadai peringatan dan tindakan pencegahan tertentu saat mengonsumsi obat ini. 

Siapa yang boleh dan tidak bisa minum cetirizine?

Tablet dan cairan cetirizine yang Anda beli dari apotek dan supermarket dapat dikonsumsi oleh orang dewasa dan anak-anak berusia di atas 6 tahun. Anak-anak dengan usia 2 tahun juga dapat mengonsumsi cetirizine cair untuk mengatasi demam dan alergi kulit. Namun, untuk anak berusia 1 tahun ke bawah harus dengan pengawasan dan resep dokter. 

Cetirizine tidak cocok bagi sebagian orang. Beritahu dokter jika atau apoteker jika Anda:

  • Pernah mengalami reaksi alergi terahdap cetirizine atau obat lain di masa lalu
  • Memiliki alergi terhadap adiktif makanan 
  • Memiliki intoleransi atau tidak dapat menyerap beberapa gula, seperti laktosa atau sorbitol
  • Mengalami gagal hati atau ginjal
  • Menderita epilepsi atau masalah kesehatan lain yang membuat Anda berisiko terserang penyakit
  • Memiliki kondisi yang berarti mengalami kesulitan buang air kecil
  • Dipesan untuk menjalani tes alergi, mengonsumsi cetirizine dapat mempengaruhi hasil, jadi Anda mungkin perlu berhenti meminumnya beberapa hari sebelum tes

Efek samping obat gatal cetirizine dan cara mengatasinya

Seperti pada hampir semua obat-obatan, setirizine pun dapat menyebabkan efek samping, meskipun  tidak semua orang mengalaminya. Berikut efek samping dari obat cetirizine dan cara mengatasinya. 

Efek samping yang umum

Efek samping yang umum dapat terjadi pada 1 dari 100 orang yang mengonsumsinya. Bicaralah dengan dokter atau apoteker jika efek samping berikut mengganggu Anda atau tidak hilang:

  • Merasa mengantuk dan lelah, cobalah antihistamin non-mengantuk lainnya, jika tidak membantu, bicarakan dengan dokter Anda.
  • Sakit kepala, pastikan Anda beristirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum alkohol, dan mintalah resep apoteker atau dokter untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah minggu pertama mengonsumsi cetirizine. 
  • Mulut kering, kunyah permen karet bebas gula atau hisap permen bebas gula.
  • Merasa sakit (mual), coba minum tablet dengan makanan. Hal ini dapat membantu meredakan mual saat minum obat tersebut.
  • Merasa pusing, jika cetirizine membuat Anda merasa pusing saat berdiri, cobalah bangun dengan perlahan atau tetap duduk sampai Anda merasa lebih baik. Jika Anda mulai merasa pusing, berbaringlah agar tidak pingsan, lalu duduk lagi sampai Anda merasa lebih baik. Jangan mengemudi atau menggunakan alat atau mesin jika Anda merasa pusing atau sedikit gemetar. 
  • Sakit perut, cobalah untuk rileks, makan dan minum secara perlahan dan makan lebih sedikit namun sering untuk membantu.
  • Diare, banyak minum air atau cairan lain  jika Anda mengalami diare. Anda bisa mengonsumsi obat lain untuk mengobati diare. 
  • Sakit tenggorokan, jika anak berusia 16 tahun ke atas, dapat mencoba obat kumur dengan larutan aspirin atau gunakan obat kumur Pereda nyeri.
  • Gejala hidung seperti pilek, jika Anda berusia 16 tahun ke atas, dapat mencoba obat kumur dengan larutan aspirin atau gunakan obat kumur pereda nyeri. 
  • Gatal atau ruam, jika Anda mengalami ruam setelah minum obat ini, tanyakan pada dokter, mungkin Anda membutuhkan antihistamin lainnya. 
  • Kesemutan di tangan dan kaki Anda, jika ini tidak hilang, konsultasikan dengan dokter Anda. 
  • Merasa gelisah, coba minum cetirizine sebelum Anda tidur, jadi Anda akan tertidur saat kemungkinan gejala ini terjadi. Jika tak kunjung hilang, bicarakan dengan dokter Anda. 

Anak-anak mungkin mengalami diare atau gejala seperti pilek pada hidung daripada orang dewasa. 

Efek samping yang serius

Efek samping karena obat gatal ceritizine sangat jarang terjadi. Namun, meskipun begitu tetap saja ada yang pernah mengalaminya. Jika Anda mengalami reaksi gejala serius seperti mengalami memar atau pendarahan yang lebih dari biasanya harap hubungi dokter untuk mendapatkan penangan lebih lanjut. Gejala serius tersebut meliputi:

  • Anda mengalami ruam kulit yang mungkin termasuk kulit gatal, merah, bengkak, melepuh atau megelupas
  • Anda mengi
  • Mengalami sesak di dada atau tenggorokan
  • Anda kesulitan bernapas atau berbicara
  • Mulut, wajah, bibir, lidah atau tenggorokan Anda mulai bengkak

Jadi, jika Anda mengalami alergi yang menyebabkan gatal dapat mengonsumsi obat gatal cetirizine. Meskipun obat ini dijual di apotek, Anda perlu konsultasi ke dokter jika ada efek samping setelah mengonsumsi obat ini. 

Mengenal Obat Levonorgestrel

Mengenal Obat Levonorgestrel

Levonorgestrel adalah progestin sintetis yang mirip dengan Progesteron yang digunakan dalam kontrasepsi dan terapi hormon. Obat ini digunakan oleh wanita untuk mencegah kehamilan setelah kegagalan pengendalian kelahiran seperti kondom rusak atau hubungan seks tanpa kondom. 

Obat levonorgestrel adalah kontrasepsi darurat dan tidak boleh digunakan sebagai bentuk kontrasepsi biasa. Karena obat ini adalah hormon progestin yang bekerja terutama dengan mencegah pelepasan sel telur (ovulasi) selama siklus menstruasi Anda, hal itu juga yang membuat cairan vagina Anda lebih kental untuk membantu mencegah sperma mencapai sel telur (pembuahan) dan mengubah lapisan rahim untuk mencegah penempelan sel telur yang telah dibuahi.

Levonorgestrel bisa digunakan sebagai obat yang dapat mencegah kehamilan, tetapi tidak akan mencegah penyebaran virus HIV dan penyakit menular seksual lainnya. Secara global, levonorgestrel adalah kontrasepsi darurat yang paling umum digunakan. Obat ini awalnya diberikan persetujuan FDA pada tahun 1982 dan merupakan kontrasepsi darurat pertama yang hanya mengandung progesteron, menunjukkan tingkat kemanjuran yang tinggi dan kurangnya efek samping estrogenik bila dibandingkan dengan rejimen kontrasepsi darurat yang lebih lama.

Meskipun digunakan untuk wanita, obat ini mungkin tidak bekerja dengan baik pada wanita dengan berat badan tertentu misalnya, lebih dari 74 kilogram atau jika Anda telah menggunakan obat lain tertentu dalam sebulan terakhir. Efek dan hal ini bisa mengakibatkan kehamilan walaupun Anda mengkonsumsi levonorgestrel. 

Karena levonorgestrel termasuk obat yang dijual bebas, Anda disarankan untuk periksa bahan pada label bahkan jika Anda pernah menggunakan produk sebelumnya. Produsen mungkin telah mengubah bahan-bahannya. Selain itu, produk dengan nama yang mirip mungkin mengandung bahan berbeda yang dimaksudkan untuk tujuan berbeda. Mengambil produk yang salah dapat membahayakan Anda.

Jika Anda menggunakan produk yang dijual bebas untuk mengobati sendiri, baca semua petunjuk pada kemasan produk sebelum minum obat ini. Jika Anda memiliki pertanyaan, bicarakan dengan apoteker Anda. Jika dokter Anda telah meresepkan obat ini, minumlah sesuai petunjuk.

Untuk mengkonsumsi levonorgestrel, Anda harus minum 1 tablet melalui mulut dengan atau tanpa makanan sesegera mungkin setelah berhubungan seksual tanpa menggunakan kondom. Obat ini bekerja paling baik bila diminum dalam 72 jam (3 hari) setelah hubungan seks tanpa kondom. Jika Anda muntah dalam waktu 2 jam setelah minum obat ini, hubungi dokter Anda untuk menanyakan apakah Anda perlu mengulang dosis.

Efek samping penggunaan levonorgestrel antara lain mual atau muntah, sakit perut, kelelahan, pusing, perubahan perdarahan vagina, nyeri payudara, atau sakit kepala. Jika salah satu dari efek ini bertahan atau memburuk, beritahu dokter atau apoteker Anda segera.

Reaksi alergi yang sangat serius terhadap obat ini jarang terjadi. Namun, segera dapatkan bantuan medis jika Anda melihat gejala reaksi alergi yang serius, termasuk: ruam, gatal atau bengkak terutama pada wajah, lidah, dan tenggorokan, pusing parah, kesulitan bernapas.

Setelah Anda minum obat ini, waktu menstruasi Anda akan tetap datang dan seberapa banyak Anda darah yang keluar dapat berubah karena obat ini. Jika menstruasi Anda terlambat lebih dari 7 hari, Anda mungkin perlu melakukan tes kehamilan. Namun jika Anda merasa memiliki masalah medis yang serius setelah konsumsi levonorgestrel, Anda disarankan untuk segera mencari bantuan medis.

Apa Saja Penyebab Eritema Multiformus yag Harus Diketahui?

Penderita eritema multiformus mengalami gejala utama berupa ruam di bagian tubuh terutama lengan dan kaki berbentuk lingkaran merah di bawah kulit atau sering disebut bull’s eye pattern. Gejala tersebut merupakan reaksi imun yang dipicu oleh infeksi atau pengobatan tertentu.

eritema multiformis

Penyakit ini memiliki kemungkinan menyerang anak-anak dengan kasus sebesar 20%, akan tetapi mereka yang berusia 20-30 tahun lebih sering terjangkit. Pria berpotensi lebih besar darpada wanita. Berikut ini merupakan beberapa penyebab eritema multiformis: 

  1. Virus herpes simpleks

Sebanyak 70% penderita eritema multiformis disebabkan herpes simpleks sehingga menjadi penyebab utama, baik virus herpes simpleks (HSV) 1 maupun virus herpes simpleks (HSV) 2. HSV 1 umumnya ditandai dengan lepuhan luka kecil di bagian mulut dan wajah, sedangkan HSV 2 umumnya tumbuh di bagian alat kelamin.  

Herpes simpleks biasanya terjadi selama 7-10 hari sebelum berkembangnya eritema multiformis, meskipun eritema multiformis juga bisa muncul tanpa diawali gejala herpes. Virus herpes simpleks biasanya berada di dalam tubuh dalam bentuk non aktif, namun seiring berjalannya waktu dapat menjadi aktif dan menimbulkan luka. 

Anda perlu waspada dengan penderita herpes simpleks karena dapat menular secara langsung. Anak-anak lebih mudah terkena penyakit ini akibat tertular dari orang dewasa.  

  1. Pneumonia mycoplasma

Bakteri ini menyerang saluran pernapasan sehingga menyebabkan infeksi yang ditandai dengan tenggorokan sakit, kelelahan, demam, batuk tidak kunjung sembuh, sakit kepala, sakit dada, dan napas pendek. Sebesar 2-10% kasus eritema multiformis disebabkan oleh bakteri pneumonia mycoplasma. Apabila dokter telah mendiagnosis eritema multiformis karena pneumonia mycoplasma, maka dokter akan mengobati infeksi pneumonia mycoplasma terlebih dahulu. 

Berdasarkan Canadian Medical Association Journal, tes pneumonia mycoplasma yang menyebabkan eritema multiformis dilakukan dengan cara tes swab bagian nasofaring. Jika terbukti positif, maka dokter akan memberikan azitromicin untuk mengatasi batuk dan rasa rtidak nyaman serta prednison. Luka akan sembuh setelah 9 hari pengobatan. Hal ini tentunya dilakukan di bawah pengawasan dokter.  

  1. Penyakit infeksi lainnya

Beberapa penyakit infeksi karena virus selain herpes simpleks juga bisa menyebabkan eritema multiformis, diantaranya:

  • Adenovirus
  • Influenza
  • Epstein-Barr atau virus herpesn jenis lain
  • Virus Coxsackie yang ditandai munculnya bintil-bintil berair
  • Parvovirus
  • HIV

Tak hanya itu, infeksi bakteri TBC dan streptococcus juga mampu menyebabkan eritema multiformis 

  1. Penggunaan obat-obatan

Pada dasarnya eritema multiformis yang disebabkan kaerena obat-obatan sangat jarang terjadi. Berikut ini merupakan pengobatan tertentu yang berkaitan dengan penyakit tersebut:

  • Nonsteroidal anti-inflamatory drugs (NSAID’s)
  • Pengobatan yang berhubungan dengan antibakteri
  • Penisilin
  • Obat kejang
  • Obat anastesi
  • Barbiturat atau obat penenang sebelum operasi

Apabila setelah menggunakan salah satu obat di atas kemudian muncul efek samping berupa ruam bull’s eye, maka segera hubungi dokter. Sebaiknya Anda tidak menghentikan pengobatan sebelum mendapatkan instruksi dari dokter.  

Vaksin tetanus diphteria acellular pertusis (Tdap) atau hepatitis B juga berisiko mengakibatkan berkembangnya eritema multiformis. Meskipun hal ini jarang terjadi sehingga bukan alasan untuk tidak melakukan vaksin. Anda dapat berkomunikasi dengan dokter tentang efek samping vaksin yang akan diberikan. 

Biasanya dokter mendiagnosis eritema multiformis nelalui identifikasi fisik. Biopsi juga akan dilakukan dengan cara mengambil sampel kulir di area penyakit, mengirimkannya untuk diuji di laboratorium, dan dianalisis. Untuk mengetahui penyebab pasti eritema multiformis, dokter dapat melakukan rontgen.  

Microtia, Kelainan Bawaan Lahir Telinga Bayi

Microtia adalah kelainan bawaan lahir di mana bagian luar telinga anak tidak berkembang sebagaimana mestinya dan cacat. Kelainan tersebut dapat memengaruhi satu (unilateral) atau kedua (bilateral) telinga. Sekitar 90 persen kasus microtia terjadi pada satu telinga. Di Amerika Serikat, diperkirakan 1 hingga 5 dari 10 ribu kelahiran akan memiliki microtia. Dengan microtia bilateral terjadi pada 1 dari 25 ribu kelahiran setiap tahunnya. Artikel ini akan membahas hal-hal seputar microtia yang perlu Anda ketahui.

Tipe microtia

Microtia terjadi dalam 4 tingkat atau level keparahan yang berbeda, di antaranya adalah:

  • Tingkat 1. Anak memiliki telinga bagian luar yang tampak kecil dan terlihat normal. Namun, saluran telinga menyempit atau tidak ada sama sekali.
  • Tingkat 2. Sepertiga bagian bawah telinga, termasuk daun telinga, tampak berkembang dengan normal. Namun, dua pertiga bagian atas berukuran kecil atau memiliki bentuk yang cacat. Saluran telinga sempit atau tidak ada sama sekali.
  • Tingkat 3. Jenis microtia yang paling sering dijumpai pada anak dan bayi baru lahir. Anak memiliki bagian kecil telinga luar yang belum berkembang, termasuk bagian awal lobus dan sebagian kecil tulang rawan telinga atas. Pada microtia tingkat 3, umumnya tidak ada saluran telinga.
  • Tingkat 4. Bentuk paling parah microtia yang juga dikenal dengan nama anotia. Anak Anda memiliki anotia apabila tidak ada telinga atau saluran telinga, baik pada satu sisi atau kedua telinga.

Penyebab

Microtia biasanya terjadi pada trimester pertama kehamilan, pada minggu-minggu awal perkembangan. Penyebab pastinya tidak diketahui, namun sering dihubungkan dengan pengunaan dan alkohol pada masa kehamilan. Kondisi atau perubahan genetik, pemicu lingkungan, dan diet rendah karbohidrat dan asam folat juga dianggap dapat menyebabkan microtia. Salah satu faktor risiko yang dapat diidentifikasi adalah penggunaan obat-obatan untuk jerawat Accutane pada saat hamil. Obat ini telah diasosiasikan dengan beberapa kelainan kelahiran, termasuk salah satunya adalah microtia.

Faktor lain yang dapat menyebabkan anak menderita microtia adalah diabetes (apabila sang ibu mengidap diabetes saat hamil). Ibu hamil yang menderita diabetes memiliki risiko lebih tinggi melahirkan anak dengan kondisi microtia dibandingkan dengan ibu hamil lain. Microtia bukanlah sebuah kelainan bawaan yang diwariskan. Dalam banyak kasus, anak-anak dengan microtia tidak memiliki anggota keluarga lain dengan kondisi yang sama. Microtia terjadi secara acak dan bahkan telah diteliti kasusnya pada anak kembar, di mana satu bayi memiliki microtia sementara bayi yang lain tidak.

Anak yang lahir dengan microtia dapat mengalami gangguan pendengaran sebagian atau keseluruhan pada telinga yang terdampak, sehingga kondisi ini dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang. Anak-anak dengan gangguan pendengaran sebagian juga dapat menderita gangguan bicara saat mereka mulai belajar berbicara. Interaksi dengan orang lain atau sekelilingnya juga tampak sulit karena gangguan pendengaran, namun ada pilihan terapi yang dapat membantu hal tersebut. Mereka yang tuli membutuhkan adaptasi dan penyesuaian gaya hidup. Hal tersebut menunjukkan “outlook” yang baik bagi mereka yang menderita microtia, terutama karena anak-anak dapat beradaptasi dengan sangat baik. Saat tumbuh dewasa, anak-anak yang terlahir dengan microtia dapat memiliki kualitas hidup yang sama dengan mereka yang tidak, terutama apabila perawatan yang tepat dan penyesuaian gaya hidup sejak dini diterapkan. Karena microtia membuat bentuk telinga terlihat aneh, beberapa orang merasa kurang percaya diri dengan tampilan fisik yang mereka miliki. Terapi dapat membantu hal ini. Konsultasi dengan dokter tentang pilihan perawatan apa yang cocok untuk kondisi anak Anda.

Efek Samping Masker Putih Telur yang Membahayakan Kulit

Merawat kulit merupakan upaya menjadikan penampilan seseorang tetap tejaga. Ada begitu banyak cara, bahan, dan model perawatan kulit. Salah satu di antaranya adalah penggunaan masker alami. Ada begitu banyak bahan alami yang terbukti bisa memberikan manfaat bagi kulit wajah. Salah satu yang populer adalah masker putih telur.

Masker ini dianggap efektif dalam mengobati sejumlah masalah kulit. Pasalnya, putih telur mengandung dua bahan perawatan kulit yang penting yaitu kolagen dan protein. Beberapa manfaatnya adalah meningkatkan warna kulit dan elastisitas.

Namun, terlepas dari kandungan yang bermanfaat untuk kulit, masker putih telur juga memiliki efek samping yang dapat membahayakan kulit, seperti:

  • Menyebabkan Alergi

Efek samping masker putih telur yang paling sering terjadi adalah alergi pada kulit. Bentuk dan jenis alergi itu beragam, mulai dari biduran, ruam kulit, gatal, hingga susah untuk bernapas. Apalagi jika kamu memiliki alergi telur, lebih baik tidak menggunakan masker putih telur agar tidak memicu munculnya alergi di kulit wajah.

  • Menimbulkan Iritasi Kulit

Masker putih telur dipercaya bisa membantu melembapkan kulit, mencerahkan kulit, hingga membantu menjaga kulit tetap kencang. Namun, kalau terlalu sering menggunakan masker putih telur, Seseorang bisa mengalami iritasi kulit, ditandai dengan munculnya tanda seperti gatal, kemerahan, hingga munculnya jerawat.

Terkadang iritasi kulit itu tidak ditandai dengan gejala yang tampak. Maka untuk kamu yang memiliki kulit yang sensitif, berhati-hatilah saat menggunakan masker putih telur ini, agar tidak menyebabkan infeksi sekunder pada kulit.

  • Menyumbat Pori-Pori

Ternyata penggunaan masker putih telur dapat menyumbat pori-pori wajah, hal ini dikarenakan molekul protein putih telur terlalu besar dan tidak dapat menyerap ke dalam lapisan kulit. Protein yang dipercaya dapat membuat kulit lebih kenyal, ternyata tidak bisa terserap sehingga menyebabkan pori-pori tersumbat.

Jadi pastikan setelah menggunakan masker putih telur Anda membersihkannya dengan teliti dan cermat supaya sisa dari putih telur tersebut tidak menyumbat pori-pori kulit wajah. Perlu Anda ketahui jika penyumbatan pori-pori kulit dapat menyebabkan munculnya berbagai macam masalah, terutama jerawat dan komedo.

  • Meneyebabkan Breakout

Jika Anda memiliki kulit sensitif, perlu Anda ketehaui bahwa putih telur juga mengandung vitamin A, di mana nutrisi ini mampu meningkatkan sensitifitas kulit sekaligus merangsang terjadinya breakout atau beruntusan. Bila Anda sedang dalam perawatan dokter kulit, Anda harus mendiskusikan penggunaan masker putih telur untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.  

  • Infeksi Salmonella

Telur mentah berpotensi mengandung bakteri salmonella. Terutama jika telur ayam yang Anda gunakan tidak segar atau tidak dicuci bersih. Anda bisa keracunan atau mengalami iritasi. Meski jarang terjadi, apabila Anda tidak hati-hati dalam menggunakan masker putih telur untuk wajah, dikhawatirkan tetesan putih telur mentah tersebut bisa tidak sengaja tertelan bersamaan dengan kemungkinan bakteri yang ada di dalamnya. 

Sebelum Anda menggunakan masker putih telur, Anda bisa melakukan upaya prefentif agar tidak mengalami kemungkinan efek samping yang ditimbulkan. Anda bisa mengecek apakah kulit Anda cocok menggunakan masker putih telur atau tidak dengan melakukan langkah-langkah berikut ini:

  • Oleskan sedikit masker putih telur terlebih dahulu ke beberapa bagian tubuh lain. Misalnya, punggung tangan, kulit di bawah dagu, atau area kulit di belakang telinga.
  • Tunggu selama kurang lebih 15 menit.
  • Bilas area kulit dengan air sampai benar-benar bersih.
  • Kemudian, lihatlah reaksi kulit Anda.
  • Jika kulit mengalami kemerahan, terasa perih dan gatal, bengkak, atau tanda-tanda alergi kulit lainnya, maka sebaiknya Anda tidak menggunakan masker putih telur untuk wajah.
  • Sebaliknya, apabila tidak muncul reaksi alergi, maka Anda dapat menggunakan masker putih telur untuk wajah.

Masker putih telur memang mengandung banyak manfaat, tetapi ada pula kemungkinan efek samping dari penggunaan masker alami ini. Oleh karena itu, pastikan kulit Anda cocok dengan masker ini untuk meminimalisir risiko. Selain itu, jangan lupa untuk selalu menggunakan telur yang steril dan segar.

Bagaimana Cara Cepat Hamil? Coba Lakukan Ini!

Kehamilan merupakan hal yang sangat ditunggu-tunggu bagi setiap pasangan. Namun, pada kenyataannya kehamilan tidak semudah itu didapatkan. Banyak hal yang menyebabkan pasangan sulit untuk mendapatkan anak. 

Banyak cara cepat hamil yang bisa Anda lakukan, salah satunya dengan melakukan hubungan seksual di masa subur Anda. Beberapa perubahan gaya hidup sederhana pun dapat Anda lakukan guna meningkatkan kesuburan untuk mendapatkan kehamilan. Nah, berikut berbagai cara yang dapat Anda lakukan untuk mendapatkan kehamilan lebih cepat. 

Bagaimana Cara Cepat Hamil? Coba Lakukan Ini!

Cara cepat hamil 

Beberapa langkah dan cara berikut dapat Anda lakukan untuk bisa mendapatkan kehamilan secara cepat. Di antaranya:

  1. Waktu berhubungan seks

Waktu terbaik untuk hamil adalah saat paling subur dalam siklus menstruasi Anda. Dua hari sebelum Anda berevolusi dan hari ovulasi memiliki probabilitas konsepsi tertinggi. Berhubungan seks pada hari-hari itu akan memberi Anda peluang besar untuk hamil. Pasalnya selama ovulasi, ovarium Anda akan melepaskan sel telur yang matang. Telur itu mengalir ke tuba falopi menuju rahim Anda. 

Salah satu cara untuk menghitung hari siklus Anda adalah dengan mencatat jadwal siklus pada catatan atau menggunakan aplikasi. Anda pun dapat mencari tanda-tanda seperti berikut, yang mengindikasi ovulasi:

  • Perubahan keputihan. Saat berovulasi, lendir Anda akan menjadi bening dan kental, kira-kira seperti putih telur. 
  • Kenaikan suhu tubuh basal (BBT). Suhu istirahat tubuh Anda akan sedikit meningkat setelah Anda berovulasi. Anda dapat mengukur BBT dengan termometer suhu tubuh basal sebelum Anda bangun di pagi hari. 
  1. Posisi dan seberapa sering 

Pada dasarnya, tidak ada posisi tertentu selama berhubungan seks yang terbukti meningkatkan kemungkinan terjadinya pembuahan. Namun posisi tertentu mungkin lebih baik daripada yang lain untuk memastikan para perenang kecil itu untuk menuju telur. Posisi misionaris (pria di atas) dan doggie style (pria di belakang) memungkinakan penetrasi yang lebih dalam.

Selain posisi, seberapa sering Anda melakukan hubungan seks. Pasalnya, terlalu sering berhubungan seks dapat menurunkan kualitas dan kuantitas sperma. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sperma memiliki kualitas yang lebih baik bila dikumpulkan setelah 2-3 hari. Bercintalah sekali sehari atau dua kali sehari selama masa subur Anda akan meningkatkan peluang Anda untuk hamil.  

  1. Ubah gaya hidup

Jika gaya hidup Anda berantakan, ada baiknya untuk merubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Misalnya saja, olahraga secara rutin dan mengonsumsi makanan sehat. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa menjadi bugar membuat Anda lebih subur. 

Olahraga tidak hanya membantu Anda menurunkan berat badan tetapi juga menurunkan tekanan darah, mengurangi kadar hormon stres kortisol dan meningkatkan aliran darah ke organ reproduksi, yang semuanya diperlukan untuk pembuahan. 

Mengonsumsi makanan sehat pun dapat meningkatkan kesuburan dan membuat Anda hamil lebih cepat. Lemak sehat omega-3 dapat meningkatkan jumlah dan motilitas sperma. Jadi, sarankan suami untuk banyak mengonsumsi salmon, sarden, tiram, buah, madu dan sayuran hijau untuk menjaga perenang (sperma) dalam kondisi prima.  

Tips lain untuk cepat hamil

Selain mengubah praktik seks Anda, cara untuk hamil lainnya adalah dengan melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Orgasme. Bagi seorang pria, ejakulasi sangat penting untuk membuat pasangannya hamil. Meskipun seorang wanita tidak harus mencapai klimaks untuk bisa hamil, gerakan orgasme dapat membantu mendorong sperma lebih dekat ke tujuan. 
  • Kendalikan berat badan Anda. Menjadi obesitas atau terlalu kurus sekalipun bisa menurunkan kesuburan Anda. 
  • Jangan merokok. Merokok dapat meningkatkan kemungkinan kemandulan dan keguguran, serta mengurangi motilitas sperma. 
  • Batasi kafein. Membatasi jumlah kafein dalam jumlah banyak, lebih dari lima cangkir kopi sehari, kafein dapat menurunkan kesuburan. 

Kapan sebaiknya Anda menemui dokter?
Jika Anda pernah mencoba untuk hamil tetapi belum berhasil, temui dokter untuk berkonsultasi lebih lanjut. Anda dapat menemui dokter jika:

  • Wanita di bawah usia 35 tahun harus mencoba setidaknya 1 tahun sebelum mencari bantuan medis. 
  • Wanita 35 atau lebih tua harus menemui penyedia layanan kesehatan setelah 6 bulan mencoba. 
  • Haid tidak teratur atau tidak ada sama sekali tapi tidak hamil
  • Endometriosis
  • Penyakit radang panggul
  • Riwayat keguguran
  • Operasi hernia atau masalah dengan testis

Berbagai cara cepat hamil bisa dilakukan untuk mendapatkan kehamilan. Selain memperhatikan hubungan seksual dengan pasangan, Anda pun harus melakukan gaya hidup sehat seperti berolahraga secara rutin dan mengonsumsi makanan sehat.

Ini Tanda-Tanda Anda Mengalami Defisiensi Vitamin A

Defisiensi vitamin A adalah kondisi yang terjadi akibat asupan vitamin A yang tidak memadai, menyebabkan kerusakan pada berbagai jaringan tubuh. Kondisi ini lebih rentan terjadi pada wanita hamil, wanita menyusui, anak-anak, dan balita.

Ini Tanda-Tanda Anda Mengalami Defisiensi Vitamin A

Pada dasarnya, vitamin A diperlukan oleh tubuh untuk mendukung berbagai fungsi kesehatan, salah satunya kesehatan mata dan kulit. Vitamin A tidak dapat diproduksi sendiri dalam tubuh manusia. Anda hanya bisa mendapatkan kandungan vitamin A dari makanan yang dikonsumsi. 

Gejala defisiensi vitamin A

Bila Anda mengalami defisiensi vitamin A, Anda rentan terkena berbagai macam penyakit. Karena itu, sebaiknya kenali gejala yang mungkin Anda alami untuk segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Gejala dari kondisi kekurangan vitamin A antara lain: 

  • Rabun senja

Karena vitamin A penting untuk menjaga kesehatan mata, salah satu gejala yang akan Anda rasakan ketika kekurangan vitamin A adalah rabun senja. Rabun senja merupakan gangguan mata yang membuat Anda mengalami kesulitan penglihatan di malam hari.

Biasanya, rabun senja tidak akan terjadi dengan sendirinya kalau Anda tidak menderita kekurangan vitamin A. Untuk mengatasinya, Anda bisa meningkatkan asupan vitamin A, baik melalui makanan ataupun suplemen khusus.

Bila Anda ingin menggunakan suplemen vitamin A, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda. Suplemen dan makanan yang mengandung vitamin A sama-sama efektif dalam memperbaiki gejala rabun senja.

  • Kulit kering

Tidak hanya untuk mata, vitamin A juga sangat penting untuk kondisi kesehatan kulit. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan kekeringan pada kulit karena sel kulit tidak mampu memproduksi sel kulit baru dan melawan peradangan, menimbulkan eksim.

Bila Anda mengalami eksim, kulit Anda akan terasa kering, gatal, dan meradang. Anda bisa mengobatinya dengan meminum obat khusus sebagai peningkat vitamin A. 

Eksim pada kulit tidak selalu menandakan bahwa Anda mengalami kekurangan vitamin A. Tapi, hal ini bisa menjadi salah faktor pemicunya. 

  • Infertilitas

Kurangnya vitamin A dalam tubuh juga bisa berdampak pada ketidakmampuan untuk mengandung dan infertilitas. Vitamin A dibutuhkan untuk mendukung sistem reproduksi pria dan wanita, sekaligus berkontribusi dalam perkembangan bayi.

Infertilitas atau ketidaksuburan bisa diatasi dengan asupan antioksidan yang memadai. Vitamin A bisa menjadi salah satu sumber antioksidan yang bisa membantu dalam mengatasinya. 

  • Pertumbuhan yang lambat

Pada anak-anak, defisiensi vitamin A dapat mengakibatkan lambatnya proses pertumbuhan. Hal ini bisa terjadi karena vitamin A memang menjadi salah satu sumber vitamin yang sangat dibutuhkan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan manusia.

Untuk mengatasi kondisi ini, Anda bisa meningkatkan asupan vitamin A pada anak, baik melalui makanan ataupun melalui suplemen khusus. Tapi, pastikan Anda telah berkonsultasi pada dokter mengenai keamanan konsumsi suplemen untuk anak Anda. 

  • Infeksi tenggorokan

Kekurangan vitamin A bisa menyebabkan infeksi, salah satunya di tenggorokan dan dada. Infeksi ini bisa mengakibat kerusakan atau gangguan pada saluran pernapasan. 

Sama seperti gejala lain dari kekurangan vitamin A, infeksi tenggorokan bisa diatasi dengan meningkatkan asupan vitamin A, salah satunya melalui suplemen. Akan tetapi, hal ini kurang disarankan untuk anak-anak, karena belum ada penelitian yang bisa membuktikan dampak penggunaannya bagi anak-anak. 

Jadi, sebaiknya suplemen vitamin A hanya diberikan kepada mereka yang benar-benar mengalami defisiensi cukup parah.

Selalu konsultasikan dengan dokter Anda apabila Anda mengalami gejala defisiensi vitamin A. Dokter bisa membantu dalam menentukan upaya penanganan yang paling tepat. 

Menakjubkan, Begini Cara Kerja Telinga Anda

Menakjubkan, Begini Cara Kerja Telinga Anda

Mungkin Anda pernah bertanya-tanya mengenai cara kerja telinga. Ternyata cara kerja alat pendengaran ini tidak sesederhana yang kita lihat. 

Cara kerja telinga adalah dengan menangkap gelombang suara hingga membuat bagian gendang bergetar. Kemudian, setiap frekuensi suara yang terdengar, akan segera ditransfer ke otak untuk diberikan makna atas atas yang didengar.

Sehingga masing-masing bagian telinga memiliki fungsi dan apa yang didengar akan bergantung pada kinerja bagian-bagian ini.

Mengenal Anatomi Telinga

Untuk memahami bagaimana cara kerja telinga, penting juga untuk mengenal susunan anatomi telinga dan fungsinya masing-masing. 

Telinga dibagi ke dalam 3 bagian, yaitu:

  1. Telinga bagian luar, yaitu bagian terluar dari telinga yang terdiri dari daun telinga, liang telinga, dan juga gendang telinga. 
  2. Telinga bagian tengah, merupakan ruang kecil yang terdiri dari tulang martil, tulang sanggurdi, dan tulang landasan.
  3. Telinga bagian dalam, yang terdapat organ keseimbangan dan pendengaran. Pada bagian dalam ini terdapat juga Koklea yang menjadi bagian penting untuk bisa mendengar.

Masing0masing bagian telinga ini punya perannya masing-masing dan penting agar seseorang bisa mendengar dengan baik. Dari anatomi saja sudah terlihat betapa kompleksnya alat pendengaran kita. Begitu pula dengan cara kerja telinga yang tidak kalah kompleksnya.

Cara Kerja Telinga untuk Bisa Mendengar

Jadi proses seseorang bisa mendengar dimulai dari adanya gelombang suara di sekitar yang ditangkap oleh daun telinga. Kemudian, gelombang suara tersebut akan disalurkan ke liang telinga dan membuat gendang telinga bergetar. Gendang ini sangat sensitif, bahkan suara paling pelan sekalipun bisa ditangkapnya.

Getaran yang terjadi di gendang telinga ini akan turut menggetarkan tulang martil, landasan, dan sanggurdi yang ada di telinga bagian tengah. Dari sini, getaran akan diteruskan ke telinga bagian dalam hingga ke Koklea. 

Koklea ini berisi cairan khusus yang akan bergerak seperti ombak ketika gelombang suara sampai di koklea ini. Kemudian, gerakan tersebut memberi stimulus pada saraf dalam koklea. Sel auditori pada koklea akan mendeteksi suara, kemudian melewati jalur di batang otak untuk sampai ke  pusat pendengaran di otak atau korteks auditori.

Nah, di bagian pusat pendengaran ini juga impuls saraf akan terkonversi menjadi suara yang dimaknai tertentu. 

Bisa Anda bayangkan proses yang begitu kompleks ini hanya terjadi dalam hitungan detik saja dan prosesnya instan. Sungguh menakjubkan, bukan?

Fungsi Lain dari Telinga

Selain memiliki fungsi utama sebagai alat pendengaran, telinga juga berperan menjaga keseimbangan tubuh, lho. Ada dua komponen yang dimaksud, yaitu:

  • Keseimbangan statis, yaitu kemampuan tubuh untuk menjaga keseimbangan di posisi berdiri atau tetap
  • Keseimbangan dinamis, yaitu kemampuan untuk mempertahankan keseimbangan tubuh pada saat bergerak atau beraktivitas.

Penyakit yang Dapat Mengganggu Kerja Telinga

Gelombang suara hanya bisa terkonversi menjadi makna tertentu apabila seluruh sistem pendengaran dalam kondisi yang sehat dan berfungsi dengan baik. Akan tetapi, ada saatnya ketika bagian telinga tertentu mengalami masalah dan tidak merespons dengan baik. 

Ada beberapa penyakit yang mengganggu cara kerja telinga, yaitu:

  • Infeksi telinga
  • Tinnitus
  • Penyakit Meniere
  • Barotrauma

Ketika Anda mengalami gangguan cara kerja telinga, segeralah periksakan ke dokter spesialis THT agar kondisi pendengaran Anda tidak semakin buruk. Selain itu, penting juga merawat kesehatan telinga dengan tidak terus menerus memberikan paparan suara bising.