4 Terapi Mengatasi Permasalahan Tidur, Salah Satunya Terapi Biofeedback

4 Terapi Mengatasi Permasalahan Tidur, Salah Satunya Terapi Biofeedback

Permasalahan pada tidur dapat memengaruhi kesehatan, keamanan, dan kualitas hidup Anda secara keseluruhan. Tidak cukup tidur bisa meningkatkan risiko masalah kesehatan lainnya. Ada beberapa pengobatan atau terapi untuk mengatasi gangguan tidur Anda, salah satunya dengan terapi biofeedback

Terkait dengan permasalahan gangguan tidur ada beberapa tanda dan gejala seperti kantuk yang berlebihan pada siang hari, pernapasan tidak teratur, atau peningkatan gerakan saat tidur. Tanda dan gejala lainnya termasuk siklus tidur dan bangun yang tidak teratur serta kesulitan untuk tidur.

Banyak jenis terhadap gangguan tidur. Gangguan tidur sering dikelompokkan pada kategori yang menjelaskan mengapa hal itu dapat terjadi, atau bagaimana pengaruhnya terhadap Anda. Gangguan tidur juga dikelompokkan berdasarkan perilaku, masalah dengan siklus alami tidur-bangun Anda, masalah pernapasan, kesulitan tidur, atau seberapa mengantuk Anda sepanjang hari.

Gangguan tidur adalah kondisi yang mengganggu pola tidur normal Anda. Ada lebih dari 80 jenis gangguan tidur. Beberapa tipe utama termasuk:

  • Insomnia – tidak dapat tidur dan tetap tertidur. Ini adalah gangguan tidur yang paling umum.
  • Sleep apnea – gangguan pernapasan di mana Anda berhenti bernapas selama 10 detik atau lebih saat tidur
  • Restless leg syndrome (RLS) – sensasi kesemutan atau tusukan di kaki Anda, bersama dengan dorongan kuat untuk menggerakkannya
  • Hipersomnia – tidak bisa tetap terjaga sepanjang hari. Ini termasuk narkolepsi, yang menyebabkan kantuk di siang hari yang ekstrem.
  • Gangguan ritme sirkadian – masalah dengan siklus tidur-bangun. Mereka membuat Anda tidak bisa tidur dan bangun pada waktu yang tepat.
  • Parasomnia – bertindak dengan cara yang tidak biasa saat tertidur, tidur, atau bangun dari tidur, seperti berjalan, berbicara, atau makan

Beberapa orang yang merasa lelah di siang hari benar-benar mengalami gangguan tidur. Tetapi bagi yang lain, masalah sebenarnya adalah tidak memberikan cukup waktu untuk tidur. 

Sangat penting untuk mendapatkan tidur yang cukup setiap malam. Jumlah tidur yang Anda butuhkan bergantung pada beberapa faktor, termasuk usia, gaya hidup, kesehatan, dan apakah Anda sudah cukup tidur akhir-akhir ini. Kebanyakan orang dewasa membutuhkan sekitar 7-8 jam setiap malam.

Selain itu, ada banyak yang menyebabkan kondisi, penyakit, dan gangguan yang dapat menyebabkan gangguan tidur Anda. Di antaranya seperti : 

  • Alergi dan masalah pernapasan 

Alergi, pilek, dan infeksi saluran pernapasan atas membuat Anda sulit untuk bernapas pada malam hari. Ketidakmampuan bernapas melalui hidung juga dapat menyebabkan kesulitan dalam tidur Anda. 

  • Sering buang air kecil 

Sering buang air kecil atau disebut juga dengan nokturia, dapat mengganggu tidur Anda pada malam hari karena dapat terbangun di malam hari. Ketidakseimbangan hormon dan penyakit saluran kemih dapat berkontribusi pada perkembangan kondisi ini. 

  • Sakit kronis 

Memiliki penyakit kronis dapat membuat Anda sulit tidur. Bahkan mungkin membangunkan Anda setelah Anda tertidur. Pada beberapa kasus, nyeri kronis bisa berdampak lebih buruk karena gangguan tidur. Ada beberapa penyebab nyeri kronis:

  1. radang sendi
  2. sindrom kelelahan kronis
  3. fibromyalgia
  4. penyakit radang usus
  5. sakit kepala terus-menerus
  6. nyeri punggung bawah terus menerus
  7. stres dan kecemasan

Stres dan kecemasan dapat membuat berdampak negatif pada kualitas tidur. Anda akan mengalami kesulitan tertidur atau tidur yang tenang. Kejadian ini sering terjadi seperti mimpi buruk, berbicara saat tidur, atau berjalan dalam tidur, hal ini bisa mengganggu tidur Anda. 

Pengobatan alternatif, mencakup berbagai disiplin ilmu yang mencakup segala hal mulai dari pola makan, olahraga, kondisi mental dan perubahan gaya hidup. Contoh terapi alternatif termasuk akupunktur, imajinasi terpandu, yoga, hipnosis, biofeedback, aromaterapi, relaksasi, pengobatan herbal, pijat, dan banyak lagi lainnya. Pada masalah gangguan tidur, bisa dilakukan dengan beberapa alternatif seperti suplemen, relaksasi dan meditasi, akupunktur, dan olahraga.

  1. Perawatan Herbal 

Efek akar valerian atau disebut juga dengan Valeriana officinalis telah diteliti pada orang dengan gangguan tidur. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa valerian membantu permulaan tidur dan pemeliharaan tidur. Namun, diperlukan lebih banyak penelitian tentang keamanan dan efektivitas akar valerian.

Chamomile dan passion flower adalah ramuan lain yang biasa digunakan dalam pengobatan insomnia. Meskipun belum ada penyelidikan klinis untuk mendukung penggunaan dan keamanan jangka panjang, ada obat penenang yang dianggap ringan yang dapat membantu tidur dalam jangka pendek.

Herbal lain yang dipromosikan sebagai obat tidur yang efektif termasuk hop, ginseng, lemon balm, dan skullcap. Karena suplemen herbal dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu, selalu beri tahu dokter Anda jika Anda menggunakan suplemen herbal apa pun.

  1. Melatonin 

Melatonin adalah hormon yang diproduksi oleh kelenjar pineal yang terdapat di dalam otak yang berukuran kecil sebesar kacang polong. Melatonin digunakan sebagai pengobatan terhadap gangguan ritme sirkadian yaitu merupakan jam internal yang mengatur proses penting dan fungsi tubuh, dan dapat membantu mengurangi gangguan tidur yang disebabkan oleh jet lag. Suplemen melatonin sebaiknya tidak dikonsumsi apabila Anda memiliki kondisi seperti 

  • Hamil dan sedang menyusui
  • Memiliki riwayat alergi dengan obat lain atau dengan obat melatonin.
  • Memiliki gangguan hati atau ginjal dan gangguan autoimun, seperti lupus dan rheumatoid arthritis. 
  1. Relaksasi dan Meditasi untuk Gangguan Tidur

Gangguan tidur bisa terjadi pada ketegangan otot yang meningkat dan pikiran yang mengganggu. Maka untuk mengatasi hal itu Anda dapat untuk mengendurkan otot-otot, seperti melakukan relaksasi otot progresif dan terapi biofeedback, selain itu untuk menenangkan pikiran harus melakukan meditasi, hal ini berdampak untuk meredakan insomnia. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa meditasi teratur, baik sendiri atau sebagai bagian dari sesi yoga, menghasilkan kadar melatonin dalam darah yang lebih tinggi, pengatur tidur yang penting.

  1. Latihan untuk Gangguan Tidur

Jika Anda gangguan tidur, coba dengan melakukan olahraga yang teratur. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa olahraga bisa meningkatkan kualitas tidur pada lansia. Selain itu, pada studi terbaru olahraga seperti tai-chi bisa meningkatkan kualitas tidur orang tua, sedangkan untuk latihan yoga Tibet bisa membantu pasien kanker dengan masalah tidur. Walaupun olahraga berdampak baik pada kualitas tidur, sebagian ahli menyarankan untuk melakukan olahraga setidaknya tiga hingga empat jam sebelum tidur. 

Efek gangguan tidur bisa sangat mengganggu sehingga Anda mungkin ingin segera sembuh. Sayangnya, kasus jangka panjang membutuhkan lebih banyak waktu untuk diselesaikan. Pertimbangkan hal-hal berikut sebelum memulai terapi alternatif:

  • Anda tetap pada rencana perawatan Anda dan secara teratur berkomunikasi dengan dokter Anda, Anda dapat menemukan cara untuk tidur yang lebih baik. Selalu bicarakan dengan dokter Anda sebelum mencoba pendekatan alternatif seperti menggunakan terapi biofeedback, dan beri tahu dokter Anda perawatan alternatif apa yang Anda gunakan. 
  • Waspadai klaim komersial yang dibuat untuk produk herbal. Carilah sumber informasi berbasis ilmiah.
  • Jika Anda mengalami efek samping seperti mual, muntah, detak jantung cepat, gelisah, diare, atau ruam kulit, hentikan penggunaan produk herbal dan segera beri tahu dokter.
  • Pilih merek dengan hati-hati. Belilah merek yang mencantumkan nama umum dan ilmiah dari ramuan tersebut, nama dan alamat produsennya, nomor batch dan lotnya, tanggal kedaluwarsa, pedoman dosis, dan potensi efek samping.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *