4 Manfaat TAT berserta Batasan Usianya

Thematic Apperception Test atau TAT merupakan salah satu jenis tes proyeksi dengan menjelaskan gambar ambigu. Menjadi metode yang populer dan dikenal sebagai teknik interpretasi gambar, hingga kini manfaat TAT membuat tes ini menjadi salah satu tes untuk menguji kepribadian yang paling banyak dipakai secara klinis.

Digagas oleh dua psikolog asal Amerika Serikat, Henry A. Murray dan Christina D.Morgan pada tahun 1930-an, tes proyeksi ini bisa dibilang sama seperti uji psikologis pada umumnya. Karena keberadaannya juga sempat menuai kontroversi, terutama terkait dengan metode penilaian yang tidak seragam.

Manfaat TAT

Tes ini didasarkan pada kebutuhan Murray yang melihat bahwa perilaku manusia muncul karena didorong oleh motivasi internal dan eksternal. Sementara lingkungan dipandang sebagai press atau tekanan yang memengaruhi dorongan tersebut. Kedua hal ini akan membentuk interaksi antara kebutuhan dan lingkungan yang disebut tema, berikut beberapa manfaat dari tes ini.

  • TAT bermanfaat dalam mempelajari secara keseluruhan kepribadian seseorang, hal ini bisa digunakan untuk menginterpretasi tingkah laku abnormal, penyakit psikosomatis dan neurose.
  • Tes ini bisa ditgunakan untuk anak dengan usia minimal 4 tahun jika memungkinkan, karena terdapat perangkat pelengkap TAT khsusu untuk anak-anak yakni CAT.
  • TAT memiliki manfaat khusus, yakni sebagai pendahuluan interview terapi yang merupakan langkah pertama dalam psikoanalisa.

Thematic Apperception Test dilakukan dengan menunjukkan beberapa kartu bergambar dengan karakter ambigu. Memiliki bentuk bisa berupa sosok perempuan, laki-laki, anak-anak, aktivitas tertentu dan juga situasi. Manfaat lebih jauh dari tes ini bisa digunakan terhadap beberapa kondisi seperti berikut ini.

  • Mengenal Personal Lebih Jauh

Tes TAT bisa digunakan sebagai ice breaker ketika menjalankan ses konseling, sehingga subjek atau personal bisa merasa lebih rileks dan leluasa dalam bercerita. Kondisi ini juga bisa membuat terapis mengetahui konflik emosional yang mungkin dimiliki sang klien.

  • Bantu Ungkap Perasaan

Tes ini kerap digunakan sebagai alat terapi yang memudahkan klien mengungkapkan perasaan mereka secara tidak langsung. Kemungkinan subjek dapat menyampaikan apa yang mereka rasakan secara gamblang, meskipun dalam sudut pandang terapis mampu mengidentifikasi emosi.

  • Gali Pengalaman Hidup

Personal yang tengah menghadapi masalah seperti kehilangan pekerjaan, perceraian atau terminal ilnees dapat menginterpretasikan gambar dalam kartu dengan konteks apa yang tengah dialami. Terapis bisa menggunakan cara ini melakukan eksplorasi lebih jauh sepanjang konseling dilakukan.

  • Memeriksa Kondisi Psikologis

Terkadang tes TAT juga bisa digunakan sebagai metode dalam menilai kepribadian atau pola pikir seseorang, misalnya untuk mencari apakah seseorang tersebut sedang mengalami masalah psikologis atau tidak.

  • Evaluasi Terduga Tindak Kriminal

Selain digunakan untuk uji klinis, tes TAT bisa dipakai untuk menilai risiko seseorang mengulangi tindakan kriminal yang pernah dilakukan. Bisa juga mencocokan apakah personal seseorang itu cocok dengan terduga pelaku tindak kriminal tertentu, pada umumnya dipakai dalam psikologi forensik.

  • Tes Perekrutan Karyawan

Tes ini sering kali digunakan dalam proses perekrutan karyawan, terutama dalam menilai kepribadian pelamar kerja. Namun lebih khusus dipakai jika jabatan pekerjaan lebih rentan berhadapan dengan stres dan situasi serba tak pasti.

Batasan Usia

Untuk anak laki-laki dan perempuan pada usia 4 sampai 14 tahun, sementara untuk prria dan wanita berusia 14 tahun ke atas. Meskipun manfaat TAT bisa digunakan untuk anak usia 4-14 tahun, namun untuk anak usia 3-10 tahun lebih baik disarankan menggunakan CAT, sementara untuk usia 10 tahun ke atas menggunakan TAT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *