Ulasan Seputar Kesehatan

Perbedaan Rapid Swab Test Antigen yang Perlu Diketahui

Perbedaan Rapid Swab Test Antigen yang Perlu Diketahui

Deteksi dini virus COVID-19 di masa-masa seperti ini sangat penting dilakukan. Dengan melakukan deteksi dini, kita dapat menghindari sekaligus memutus rantai penyebaran virus COVID-19 ke orang-orang sekitar kita. Adapun test yang umum dilakukan untuk mendeteksi virus tersebut ialah test Rapid Swab Test Antigen.

Penjelasan Singkat Terkait Rapid Swab Test Antigen

  • PCR Swab

Swab adalah kapas lidi yang diusapkan pada rongga nasofaring atau orofaring untuk mendapatkan lendir yang akan digunakan sebagai sampel.

Sedangkan PCR (Polymerase Chain Reaction) adalah salah satu jenis pemeriksaan untuk mendeteksi pola genetik (DNA atau RNA) dari suatu sel, kuman, atau virus, termasuk virus COVID-19. Hingga saat ini, tes PCR merupakan tes yang paling direkomendasikan oleh WHO untuk mendiagnosis virus COVID-19.

  • Rapid Test

Rapid antibodi test adalah sebuah metode tes menggunakan alat cartridge dengan bahan darah dari vena di ujung jari kita sebagai sampel. Rapid antibodi test berfungsi untuk mendeteksi antibodi dalam tubuh ketika terinfeksi virus. Sesuai dengan namanya, hasil dari rapid test ini dapat langsung diketahui dalam jangka waktu singkat yang umumnya hanya membutuhkan sekitar 15 menit. ANTIBODI adalah kekebalan khusus yang terbentuk dan terdeteksi di dalam darah akibat masuknya mikroorganisme (virus, bakteri) yang dikenal dengan nama Imunoglobulin (Ig).

  • Rapid Antigen

Antigen adalah bagian dari tubuh kuman/virus. Rapid Antigen Swab test berarti pemeriksaan apus hidung untuk mencari bagian2 dari tubuh atau lebih spesifik protein kuman/virus.

Untuk mendeteksi virus Covid-19, pemeriksaan tes rapid antigen lebih tepat daripada rapid antibodi test karena rapid antibodi hanya mendeteksi reaksi tubuh terhadap masuknya virus. Meski begitu, tes rapid antigen ini masih belum bisa mengalahkan keakuratan tes PCR.

Perbedaan Tes PCR, Rapid Test Antigen, dan Rapid Test Antibodi

Meski saling terkait, pemeriksaan rapid test dan tes PCR merupakan jenis pemeriksaan yang berbeda. Berikut ini adalah beberapa perbedaan antara tes PCR, rapid test antigen, dan rapid test antibodi untuk mendeteksi virus Corona:

  1. Lama waktu pemeriksaan

Hasil pemeriksaan rapid test, baik jenis antigen maupun antibodi, membutuhkan waktu yang cukup singkat, yaitu sekitar 30–60 menit. Sementara itu, prosedur tes PCR membutuhkan waktu paling cepat sekitar 1 hari.

Namun, karena begitu banyaknya sampel yang harus diperiksa sementara ketersediaan alat ini terbatas, kadang dibutuhkan waktu hingga sekitar 1 minggu.

  1. Tingkat akurasi

Pemeriksaan penunjang untuk mendeteksi keberadaan virus Corona yang paling akurat adalah tes PCR dengan tingkat akurasi mencapai 80–90%, sedangkan rapid test antigen memiliki tingkat akurasi sedikit di bawah tes PCR.

Rapid test antibodi merupakan pemeriksaan dengan tingkat akurasi paling rendah, yaitu hanya sekitar 18%. Oleh karena itu, diagnosis COVID-19 umumnya baru dapat dipastikan melalui pemeriksaan fisik dan PCR dari dokter. Sementara itu, rapid test dinilai belum layak dilakukan sebagai metode pemeriksaan COVID-19.

  1. Sampel yang digunakan

Tes PCR dan rapid test antigen menggunakan sampel lendir dari hidung atau tenggorokan yang diambil melalui proses swab. Sementara itu, pemeriksaan rapid test antibodi menggunakan sampel darah yang diambil dari ujung jari atau pembuluh darah.

  1. Tarif pemeriksaan

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah menetapkan batas tarif rapid test, yaitu maksimal Rp150.000 untuk rapid test antibodi dan maksimal Rp 275.000 untuk rapid test antigen.

Sementara itu, harga tes PCR masih bervariasi, tetapi pemerintah telah menetapkan batas maksimal harga tes PCR di rumah sakit atau laboratorium klinik sebesar kurang lebih Rp900.000.

Demikian penjelasan mengenai perbedaan rapid swab test antigen yang perlu dipahami. Semoga dapat menambah wawasanmu.

Anak Suka Bicara Sendiri, Apakah Normal?

Pernahkah kamu melihat ada anak kecil atau balita yang sibuk bicara sendiri di rumah? Bila iya, tidak perlu takut dan cemas ya! Sebab, hal itu sangat normal terjadi. Hal itu karena berbicara sendiri juga merupakan bagian dari perkembangannya. 

Suka Bicara Sendiri Tidak Gila, Justru Tunjukkan Jiwa yang Sehat : Okezone  Lifestyle

Menurut ahli perkembangan, anak kerap berbicara sendiri untuk berimajinasi, mengekspresikan emosi dan fantasinya. Tidak hanya itu, bicara sendiri kerap dilakukan anak dalam rangka membimbing diri sendiri saat bermain atau ketika sedang berada di sekolah. Terkait hal ini, anak-anak yang sering bicara sendiri diketahui memiliki keterampilan bahasa ekspresif yang lebih tinggi.

Psikolog asal Rusia, Vygotsky, menemukan peran perkembangan kognitif dalam kegiatan bicara sendiri. Menurut pandangannya, bicara sendiri memungkinkan anak secara sadar mengarahkan proses berpikirnya. Periode ini merupakan transisi dari tahapan bicara sosial awal dan berbicara dalam hati menuju pada kemampuan untuk melakukan kontrol internal terhadap perilaku. Ia juga menilai kebiasaan anak bicara sendiri di awal usia sekolah.

Bukan hanya anak-anak, sebenarnya semua orang—termasuk orang dewasa, senang berbicara sendiri. Bedanya, menurut Arlene Eisenberg, penulis buku What to Expect The Toddler Years adalah, orang dewasa sudah belajar melakukannya di dalam hati, sehingga tidak ada orang lain yang mendengar.

”Berbicara sendiri itu sebenarnya adalah proses berpikir seseorang yang tercetus keluar dalam bentuk kata-kata,” kata Eisenberg.

Pada usia sekitar 2 tahun, batita baru saja belajar merumuskan pikirannya ke dalam bentuk kata-kata. Nah, upaya merumuskan ini akan terasa lebih mudah jika ia mengucapkannya dengan suara keras—persis seperti seseorang yang baru belajar membaca. Makanya, dalam tahapan ini, anak belum mampu membedakan antara proses berpikir di dalam hati dengan proses berpikir yang diungkapkan lewat kata-kata.

Kebiasaan berbicara sendiri juga terjadi karena didorong keinginan anak mempraktekkan kemampuan berbahasa yang belum lama ini baru ia kuasai. Bukan hanya itu, anak juga senang mendengar suaranya sendiri. Seiring dengan meningkatnya kemampuan berbahasa balita, ia akan semakin senang mendengarkan dirinya sendiri berbicara.

Lama-kelamaan, bersamaan dengan meningkatnya usia dan semakin terasanya kemampuan anak dalam berbicara, ia akan mulai lebih sering berpikir di dalam hati—meskipun kebiasaan berbicara sendiri masih akan terus bertahan sampai ia memasuki usia pra-sekolah atau bahkan lebih dari itu.

Sembari menanti anak memperbaiki kemampuannya berbicara di dalam hari, hindari mengkritik apalagi menghukum anak karena berbicara sendiri. Anggap saja ini adalah fase unik dalam kehidupan si kecil, yang pada suatu hari nanti akan kamu rindukan kehadirannya.

Selain itu berbicara sendiri berperan pada kemampuan regulasi diri, atau kemampuan anak untuk mengontrol perilakunya. Kebiasaan ini biasanya meningkat ketika anak mencoba menyelesaikan tugas atau problem solving yang sulit sendirian, tanpa bantuan orang dewasa. Mungkin anak yang sedang bingung mengatasi masalahnya memang harus mengungkapkan apa yang ada di pikirannya, keras-keras!

Lantas, adakah hal yang harus dilakukan oleh orang tua terkait hal ini? Atau, bagaimana sebaiknya kita, sebagai orang tua, menyikapi anak yang suka bicara sendiri?

Dukung anak dengan memberikannya ruang. Bila anak suka bicara sendiri, para ahli perkembangan anak mengajurkan orang tua memberi anak banyak kesempatan untuk:

  • Melakukan permainan sendiri
  • Bermain bersama anak lain di taman bermain, atau mengundang satu atau dua orang teman main ke rumah
  • Bicara sendiri ketika bermain tanpa dikritik atau diejek
  • Membaca buku dengan kata-kata yang mengandung rima
  • Menunjuk kata pada buku cerita saat membacakannya
  • Menceritakan kembali kegiatannya seharian
  • Menceritakan urutan sebuah kejadian.

Demikian penjelasan mengenai anak suka bicara sendiri. Semoga dapat menambah wawasanmu.

Hal yang Perlu Anda Perhatikan Sebelum Memilih Alat Bantu Dengar

Memiliki pendengaran yang tidak sempurna bukanlah akhir dari segalanya. Jika Anda memiliki kekurangan ini, untuk mendapatkan pendengaran yang sempurna bisa dibantu dengan menggunakan alat bantu dengar. Ada banyak penyebab yang menjadi alasan seseorang kehilangan pendengaran. Salah satunya adalah kehilangan pendengaran konduktif.

Lansia yang mengalami presbikusis, memerlukan alat bantu dengar sebelum kondisi tersebut bertambah parah

Orang yang kehilangan pendengaran konduktif, misalnya, biasanya ditangani dengan operasi atau penanganan lain. Selain itu, ada beberapa orang yang umumnya menggunakan alat bantu dengar.

  • Orang yang mengalami gangguan pada saraf pendengaran atau telinga bagian dalam akibat penuaan, penyakit, atau pun cedera karena suara bising atau konsumsi obat-obatan tertentu.
  • Penyandang gangguan pendengaran konduktif yang saluran telinganya terbuka dan memiliki telinga bagian luar yang relatif normal.
  • Orang yang sejak lahir tidak memiliki saluran telinga atau telinga luar dapat menggunakan alat bantu dengar yang mengirimkan suara melalui tulang di belakang telinga.

Ketika ingin memilih alat bantu dengar memang harus teliti dan disesuaikan dengan kondisi kebutuhan Anda. Berikut ini beberapa tips dalam memilih alat bantu pendengaran terbaik yang sesuai dengan kondisi Anda.

  1. Konsultasi dulu ke audiologist

Sebaiknya konsultasi terlebih dahulu ke audiologist sebelum Anda memilih dan membeli alat bantu dengar yang diinginkan. Mintalah rekomendasi produk yang kira-kira sesuai dengan masalah pendengaran yang dimiliki. Setelah itu, barulah Anda datang ke toko alat bantu pendengaran untuk mencoba satu per satu alat yang telah direkomendasikan.

  1. Memilih jenis yang sesuai

Alat bantu dengar terdiri dari berbagai jenis, ukuran, serta fitur yang berbeda-beda. Diskusikan kondisi Anda dengan dokter untuk memastikan jenis alat bantu pendengaran seperti apa yang tepat untuk kondisi Anda.

  1. Pilih yang ada garansinya

Carilah alat yang memiliki masa garansi sehingga jika suatu saat terdapat masalah pada alat Anda bisa dengan mudah mengklaimnya. Maka tanyakan dengan pasti apakah alat ini memiliki garansi dan kira-kira berapa lama garansi yang diberikan.

  1. Membeli alat yang bisa disesuaikan

Saat membeli alat bantu pendengaran sebaiknya pikirkan kebutuhan di masa depan. Tanyakan apakah alat bantu dengar yang Anda pilih bisa ditingkatkan fungsinya. Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi jika gangguan pendengaran bertambah serius di kemudian hari.

Menggunakan alat bantu dengar untuk kehidupan sehari – hari, Anda memerlukan beberapa perhatian khusus. Hal ini bertujuan agar penggunaan alat bantu dengar ini tidak mengganggu atau bahkan membahayakan kondisi Anda.

  1. Jangan gunakan alat bantu dengar saat mandi dan mencuci muka

Memakai alat bantu dengar saat mandi dan mencuci muka hanya akan membuatnya cepat rusak karena kemasukan air dan sabun. Jadi, pastikan Anda selalu ingat untuk melepasnya sesaat sebelum mandi, mencuci muka, maupun melakukan kegiatan apa pun yang berpotensi memasukan air ke dalam alat bantu dengar.

  1. Hindari menggunakan alat bantu dengar di suhu yang terlalu panas atau dingin

Segera simpan alat bantu pendengaran Anda ketika berada di lingkungan dengan suhu yang sangat dingin atau panas. Ambil contoh, ketika hendak berenang di bawah terik matahari yang menyengat, sebaiknya copot dan tinggalkan alat bantu pendengaran Anda daripada tetap memakai dan malah membuat fungsinya tidak optimal lagi.

  1. Rutin membersihkan alat bantu dengar setiap malam hari

Meski sudah sangat lelah dan mengantuk, sempatkan sebentar untuk membersihkan alat bantu pendengaran sebelum tidur. Membiarkannya dalam keadaan kotor sampai esok hari akan membuat kotoran di dalamnya menumpuk, sehingga tidak nyaman saat digunakan.

  1. Sedia rangkaian pembersih alat bantu dengar

Jika Anda memiliki alat bantu dengar, Anda juga harus melengkapi peralatannya dengan menyediakan serangkaian alat pembersih khusus. Semakin sering digunakan, semakin banyak jumlah kotoran telinga yang menumpuk di dalam alat bantu pendengaran. Ini akan membuat alat tersebut tidak dapat berfungsi secara efektif bila tidak rutin dibersihkan.

Itulah beberapa jenis alat bantu dengar yang bisa disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan Anda. Penggunaan alat bantu dengar bukanlah sebuah aib. Anda tidak perlu malu jika memang kondisi mengharuskan untuk menggunakannya demi kepentingan kesehatan Anda.

8 Rekomendasi Toner Wajah Terbaik Sesuai Jenis Kulit

Toner merupakan cairan yang masuk dalam rangkaian skincare. Gunanya adalah untuk mengangkat kotoran seperti kotoran dan sisa makeup yang masih tertinggal di kulit. Toner juga berguna menenangkan, mempersiapkan, dan menghaluskan kulit menerima perawatan kulit wajah.

Avoskin Miraculous Refining Toner 100 mL harga terbaik

Namun, tidak semua orang cocok menggunakan jenis toner yang sama. Sehingga, penting sekali untuk memperhatikan kondisi dan jenis kulit, dengan bahan aktif dalam produk toner. 

Rekomendasi Toner Wajah Terbaik

  1. Neogen Dermalogy Cleansing Water Calendula

Toner dari Neogen ini cocok untuk jenis kulit berminyak, berjerawat, atau kombinasi. Toner ini juga bisa digunakan untuk menghapus sisa makeup dan kotoran yang masih menempel di kulit wajah secara efektif. 

Kelopak bunga calendula akan membuat kulit jadi bersih tanpa menghilangkan kelembapan alami kulit wajah. 

Jika ingin digunakan sebagai toner, maka usapkan ke wajah setelah mencuci wajah. Selain membersihkan, toner ini juga memberikan kelembapan berlebih, menenangkan, serta menyegarkan kulit wajah.

  1. ElsheSkin Refresh Toner for Normal Skin

Untuk kamu pemilik kulit normal cenderung tidak bermasalah, bisa menggunakan ElsheSkin Refresh Toner for Normal Skin ini. Toner ini bisa membersihkan minyak berlebih, sisa kotoran dan makeup yang menempel di wajah.

Toner ElsheSkin ini juga bisa membantu mencerahkan, merawat, serta menutrisi kulit. 

  1. Erha21 Erha 3 Balancing Toner

Erha juga punya produk toner yang mengandung AHA sehingga mampu mengangkat sel-sel kulit mati. Toner ini digunakan dengan menuangkannya ke kapas, kemudian tepuk-tepuk lembut di wajah. 

Kamu bisa menggunakannya setelah mencuci wajah dan sebelum menggunakan krim pagi atau malam. 

Toner Erha21 ini mengandung Hazel Extract berfungsi menyeimbangkan pH kulit wajah, sehingga menyiapkan kulit wajah menyerap nutrisi perawatan wajah lainnya secara optimal. Selain itu, toner juga mengandung allantoin yang berguna antibakteri, melembapkan wajah, dan anti iritasi. 

  1. Sensatia Botanicals Acne Clarifying Facial Toner

Sensatia Botanicals ini merupakan brand skincare lokal asli Bali. Toner wajah ini dilengkapi ekstrak tea tree, belimbing, dan lemon yang bagus untuk mengatasi masalah jerawat dan produksi minyak berlebih di wajah.

  1. Wardah Acnederm Pore Refining Toner

Kandungan Derma Tret Actives dalam toner ini disebut ampuh membersihkan sisa kotoran yang menyumbat pori-pori wajah. Ada pula kandungan oil control (zinc gluconate), pore tightening (ekstrak witch hazel), dan moisturizer dari ekstrak aloe vera. Wardah juga bisa membantu mengecilkan pori-pori sehingga jerawat di kulit bisa lebih dicegah. 

  1. Mineral Botanica Acne Care Toner

Toner dari Mineral Botanica ini mengandung salicylic acid yang ampuh mengatasi dan juga mencegah munculnya jerawat di kulit wajah. Toner Mineral Botanica ini juga mengandung hamamelis virginia leaf extract, berguna sebagai anti inflamasi yang bisa meredakan jerawat dan iritasi kulit. 

  1. Vitamin E Hydrating Toner

Toner dengan kandungan vitamin E dari The Body Shop ini punya banyak sekali manfaatnya bagi kesehatan kulit wajah. Tidak hanya bisa membersihkan wajah, tapi juga efektif menutrisi dan menjaga kelembapan kulit wajah.

Selain itu, kandungan vitamin E dalam toner The Body Shop ini juga berguna sebagai antioksidan yang akan melindungi kulit wajah dari bahaya radikal bebas. Vitamin E juga bisa melembutkan dan melembutkan kulit karena memaksimalkan kadar air dalam kulit. 

  1. Emina Face Toner Witch Power

Emina juga memiliki produk toner yang cocok untuk para remaja. Toner emina dengan kandungan witch hazel dan zinc gluconate ini dapat mengontrol produksi sebum di kulit wajah.  Bahkan, toner ini bisa mengatasi masalah komedo yang menjadi penyebab munculnya jerawat.

Eksim Atopik Kambuh? Ini 8 Pemicunya

eksim atopik

Peradangan kulit dalam jangka panjang kerap dikenal dengan istilah eksim atopik. Umumnya, penyakit kulit ini menimbulkan gejala ruam merah pada kulit, gatal-gatal, sampai penebalan kulit. Pada kasus eksim atopik yang cukup parah, gejala demam dan asma bisa saja menyertai. 

Orang yang terkena eksim atopik dari kecil umumnya akan sering mengalami kondisi peradangan kulit ini hingga dewasa. Pasalnya, eksim atopik merupakan penyakit kulit kambuhan yang mudah datang kembali karena terpicu beberapa sebab. 

Apa saja pemicu eksim atopik bisa sampai kambuh? Berikut ini adalah beberapa jenis pemicu eksim atopik yang sering dialami banyak penderitanya dan sukses membuat ruam merah dan rasa gatal datang kembali. 

  1. Deterjen 

Deterjen menjadi musuh terbesar penderita eksim atopik. Penderita eksim atopik akan mudah mengalami peradangan kulit apabila terkena paparan sabun yang memiliki deterjen kuat. Karena itulah, disarankan penderita sabun atopik menggunakan sabun khusus untuk kulit kering yang memiliki kandungan minyak lebih banyak. Apakah masalah selesai? Ternyata tidak. Ini karena kandungan detergen juga terdapat pada sabun cuci piring ataupun sabun pakaian yang akan bersentuhan ketika orang tersebut melakukan kegiatan mencuci. 

  1. Bulu Binatang 

Penderita eksim atopik disarankan tidak memelihara hewan di rumah. Pasalnya, bulu binatang menjadi salah satu pemicu kambuhnya kondisi eksim atopik. Jika Anda kukuh memelihara binatang berbulu, padahal Anda penderita eksim atopik, bersiaplah menghadapi rasa gatal, ruam merah, sampai kulit bersisik yang sering muncul di sepanjang hidup Anda. 

  1. Produk Kecantikan 

Memakai riasan wajah dan menyemprotkan parfum mungkin bisa membuat kepercayaan diri Anda bertambah. Namun ketika Anda adalah penderita eksim atopik, pertimbangkan kembali untuk sering menggunakan produk kecantikan. Parfum ataupun riasan bisa sangat mudah mengiritasi kulit dan memancing eksim atopik datang kembali. Karena itu jika ingin memakai riasan dan parfum, selalu konsultasikan produk yang hendak dipakai ke dokter kulit sebelumnya. 

  1. Pakaian yang Salah 

Pakaian yang salah bisa membuat eksim atopik timbul lagi. Yang dimaksud dengan pakaian yang salah adalah bahan dari pakaian tersebut. Penderita eksim atopik kambuhan biasanya tidak cocok memakai pakaian yang berbahan serat alami, seperti wol ataupun sutra. 

  1. Stres Tinggi 

Anda harus pintar-pintar mengelola tingkat stres apabila pernah mengalami eksim atopik. Ini karena tingkat stres ternyata sangat berpengaruh ke kemungkinan timbulnya eksim atopik yang berulang. Banyak penderita eksim atopik mengaku, peradangan kulit jangka panjang tersebut kembali timbul ketika mereka sedang sangat marah ataupun sedih. 

  1. Udara Kering 

Udara pun bisa menjadi pemicu yang tidak terduga terkait kemunculan eksim atopik yang bersifat kambuhan. Eksim atopik munculnya akan lebih muncul dan mengganggu pada musim dingin ataupun musim panas. Pada saat itu, kelembapan udara sangat rendah dan udara menjadi kering sehingga berpengaruh ke kulit. Peradangan kulit yang parah pun bisa lebih mudah terjadi. 

  1. Makanan Tertentu 

Eksim atopik sering muncul berbarengan dengan alergi. Makanan menjadi salah satu penyebab alergi dan eksim atopik muncul bersamaan. Beberapa jenis makanan yang rentan menimbulkan alergi, antara lain telur, makanan laut, juga berbagai jenis kacang-kacangan. 

  1. Debu dan Pasir 

Kondisi eksim atopik bisa sering kambuh apabila Anda terbiasa berkegiatan di luar ruangan. Pasalnya, penyakit peradangan kulit ini mudah terpicu oleh banyaknya debu dan pasir. Salah satu cara menyiasatinya adalah berupaya menutupi seluruh bagian tubuh Anda ketika harus berkegiatan di tempat yang penuh debu ataupun pasir. 

*** 

Selain pemicu-pemicu di atas, kebiasaan Anda terkait mandi dan menyeka keringat juga dapat berpengaruh terhadap mudah kambuhnya eksim atopik. Jika eksim atopik sudah terlanjur kambuh dan rasa gatalnya tidak tertahan, jangan ragu untuk berkonsultasi dan berobat ke dokter. 

Kenali Kondisi Kesehatan Lewat Warna Lidah, Apa Arti Lidah Ungu?

lidah ungu

Tak hanya sebagai indera pengecap, lidah juga dapat memberikan tanda masalah pada kesehatan Anda melalui perubahan warnanya. Perubahan warna lidah bisa disebabkan oleh beberapa hal, mulai dari sesuatu yang Anda makan hingga kondisi medis yang serius. 

Pewarnaan dari makanan dan minuman tertentu, seperti blueberry atau bit, adalah penyebab paling umum dari lidah ungu.

Perubahan warna lidah dapat menunjukkan masalah kesehatan yang mendasarinya, seperti infeksi. Kondisi medis juga dapat memengaruhi bentuk dan tekstur lidah.

Misalnya ketika lidah ungu, bisa berarti cairan dan darah tidak bersirkulasi dengan baik. Dalam beberapa kasus, lidah ungu juga dapat menjadi tanda seseorang menderita kolesterol tinggi dan masalah jantung.

Beberapa dari masalah ini akan hilang dengan sendirinya, sementara yang lain membutuhkan pengobatan.

Yuk kenali indikasi medis melalui warna lidah. 

Lidah Merah Muda 

Biasanya, seseorang memiliki lidah berwarna merah muda dengan lapisan putih tipis. Warna merah jambu mungkin terang atau gelap.

Jika Anda pemilik lidah merah mudah, maka ini normal. Lidah yang sehat memiliki banyak papila di bagian atas dan samping. Papila adalah benjolan kecil berdaging yang memberikan tekstur kasar pada bagian atas lidah.

Lidah Putih 

Jika lidah pucat dan timbul bercak putih, ini mungkin disebabkan oleh infeksi jamur, seperti sariawan .

Sariawan mulut bisa menyakitkan dan menyebabkan bercak tebal, putih atau merah terbentuk di lidah. Seseorang mungkin mengalami kesulitan menelan atau makan.

Penyebab lain yang mungkin adalah leukoplakia . Kondisi ini menyebabkan terbentuknya bercak atau plak putih di lidah, dan sering kali terjadi akibat merokok.

Selain itu, lidah mungkin tampak putih karena lichen planus atau sejenis ruam.

Lidah Hitam

Penumpukan keratin bisa menyebabkan lidah menjadi hitam. Keratin adalah protein di kulit, rambut, dan kuku.

Menurut Pusat Informasi Penyakit Genetik dan Langka, penumpukan keratin dapat menyebabkan lidah menjadi hitam dan berbulu. Penumpukan dapat terjadi akibat:

  • kebersihan mulut yang buruk
  • obat-obatan, seperti beberapa antibiotik
  • penggunaan tembakau
  • terapi radiasi
  • Minum cairan berwarna gelap – seperti kopi atau teh hitam – juga bisa menghitamkan lidah.

Dalam kasus yang jarang terjadi, lidah hitam disebabkan oleh kondisi kesehatan yang lebih serius, seperti diabetes atau HIV. 

Lidah Ungu

Lidah ungu bisa terjadi akibat sirkulasi darah yang buruk. Kemudian, lidah ungu atau kebiru-biruan juga dapat menjadi tanda adanya masalah jantung. Jika jantung tidak memompa darah dengan benar atau jika darah kekurangan oksigen, maka warna lidah Anda dapat berubah menjadi biru keunguan. 

Lidah ungu juga dapat disebabkan oleh adanya masalah paru-paru atau penyakit ginjal yang tentunya bisa berbahaya. 

Selain itu lidah ungu juga bisa menjadi tanda penyakit Kawasaki. ni adalah kondisi langka namun serius yang menyebabkan peradangan pada pembuluh darah.

Lidah Merah

Lidah juga bisa menjadi merah dan bergelombang, yang mungkin mengindikasikan kekurangan vitamin B atau demam berdarah.

Perubahan ini juga dapat terjadi sebagai bagian dari reaksi alergi terhadap obat atau makanan. Lidah merah dan bergelombang juga bisa mengindikasikan glositis – radang lidah.  

Lidah Abu-abu

Menurut National Organisation for Rare Disorders, suatu kondisi yang disebut geographic tongue dapat menyebabkan bintik-bintik putih keabu-abuan terbentuk di lidah. Garis-garis putih kemudian berkembang di antara bintik-bintik ini, memberikan tampilan peta pada lidah.

Eksim juga dapat menyebabkan perubahan warna ini. Sebuah studi tahun 2017 yang melibatkan 200 orang dengan eksim menemukan bahwa 43,5% peserta memiliki lidah berwarna abu-abu atau pucat.

Lidah Kuning

Lidah yang menguning biasanya diakibatkan oleh pertumbuhan bakteri. Kebersihan mulut yang buruk dan mulut kering masing-masing dapat menyebabkan pertumbuhan berlebih bakteri di lidah.

Selain itu, lidah bisa menguning sebelum menjadi hitam dan berbulu. Ini terjadi ketika papila tumbuh lebih besar, menjebak bakteri di permukaan lidah.

Dalam kasus yang jarang terjadi, kondisi kesehatan yang lebih serius menyebabkan lidah menguning. Lidah kuning juga bisa menjadi tanda diabete dan penyakit kuning. 

Jadi, sudah tahu permasalahan apa yang sedang Anda alami karena perubahan warna pada lidah Anda? 

10 Rekomendasi Warna Lipstik untuk Kulit Sawo Matang yang Cocok

warna lipstik untuk kulit sawo matang

Warna kulit wanita Indonesia memang pada umumnya sawo matang. Terkadang cukup sulit untuk mencari warna lipstik untuk kulit sawo matang ini. Ada yang terlalu terang, atau jadi terlalu terlihat sangat pucat.

Rekomendasi Produk dan Warna Lipstik untuk Kulit Sawo Matang

Ada beberapa rekomendasi warna lipstik untuk kamu yang memiliki warna kulit sawo matang. Simak rekomendasinya berikut ini:

  1. Madame Gie

Lipstik dari Madame Gie Double Trouble Creamy 07 – Sweet Talkers bisa dijadikan warna lipstik bagi Anda pemilik kulit sawo matang. Warna lipstik ini merah marun yang sangat cocok untuk membuat tampilan Anda jadi lebih segar dan tegas. 

Banyak orang yang suka lipstik dari Madame Gie ini karena mudah, praktis, dan tahan lama saat digunakan.

  1. Wet N Wild

Produk dari Wet N Wild MegaLast Lip Color-Mocha Licious bisa juga menjadi pilihan untuk Anda pemilik kulit sawo matang. Warna burgundy dari lipstik ini aman digunakan, bisa untuk event formal maupun kasual. 

Wet N Wild MegaLas Lip Color ini juga diperkaya dengan ekstrak tumbuhan laut koenzim W10, vitamin E, dan A yang akan membuat bibir Anda halus dan terawat. Lipstik ini juga dilengkapi dengan mikro hyaluronic yang membuatnya bisa bertahan hingga 4 jam.

  1. ElsheSkin

Lipstik yang juga direkomendasikan untuk pemilik kulit sawo matang adalah ElsheSkin Smooth Lip Matte Queensberry ini. Warna merah anggur dari lipstik ini akan membuat warna kulit Anda jadi lebih kuat dan menonjol. Lipstik ini juga tidak lengket dan lembut saat diaplikasikan di bibir.

Lipstik ini juga mengandung argan oil yang membuat bibir jadi lebih halus, lembut, serta terasa nyaman. 

  1. Mineral Botanica

Mineral Botanica Vivid Matte Lipstick Bluebell 125 ini memiliki buansa pink yang cocok untuk pemilik kulit sawo matang yang tampil girly. 

Selain itu, lipstik ini tidak membuat bibir terasa kering. Sebab, terdapat kandungan ekstrak adansonia yang mampu memperbaiki sekaligus melembapkan bibir.

  1. Inez

Inez juga punya lisptik bagus untuk kulit sawo matang, lho. Adalah Inez 900 Perfect Glow Matte Lipstick – Persian Plum bisa jadi pilihan. Warna merah marunnya akan membuat tampilan makeup Anda jadi lebih berani dan tegas. Meskipun tampilan akhir lipstik ini adalah matte, tapi tidak membuat bibir kering karena adanya kandungan vitamin E yang justru membuat bibir jadi lebih lembap.

Inez 900 Perfect Glow Matte Lipstick ini juga dilengkapi dengan anti-ultraviolet sehingga dapat melindungi kulit bibir dari paparan sinar matahari yang menyengat.

  1. Wardah

Wardah juga punya warna lipstik untuk kulit sawo matang, lho. Yaitu Wardah Exclusive LIpstick Golden Coral. Warna merah coral pada lipstik ini cocok untuk kulit sawo matang dengan undertone yang warm atau hangat. 

Lipstik Wardah ini juga bisa jadi pilihan untuk Anda yang tidak suka hasil akhir lipstik matte. Karena warna yang dihasilkan dari lipstik ini adalah satin dan sangat pigmented. 

  1. Revlon

Pemilik kulit sawo matang juga tak ada salahnya menggunakan warna lipstik yang terang, lho. Asal dikombinasikan dengan makeup yang natural. Sehingga tidak terlihat terlalu menor.

Anda bisa mencoba lipstik Revlon Ultra HD Matte Lipcolor – HD Devotion ini untuk kulit sawo matang dengan warna lipstik yang medium rose. Warna merah mudanya yang lembut cocok sekali untuk tampilan makeup yang alami.

  1. Pixy 

Lipstik nude juga tak ada salahnya dicoba oleh pemilik kulit sawo matang. Jika ingin mencoba, Anda bisa menggunakan Pixy Matte in Love Exotic Nude yang warnanya tergolong aman untuk pemilik kulit sawo matang. Jangan khawatir tampilan Anda jadi pucat atau terlihat kusam. Karena warna nude dari PIxy ini sangat aman untuk digunakan.

  1. Purbasari 

Purbasari Lipstick Color Matte 86 juga bisa digunakan untuk pemilik kulit sawo matang karena bibir akan terlihat sensual, elegan, dan lebih padat. 

Warna lipstik untuk kulit sawo matang ini dengan undertone dingin sangat cocok menggunakan lipstik dari Purbasari ini. Di dalamnya mengandung vitamin E dan castor oil yang berperan sebagai antioksidan, sehingga warna bibir Anda tidak menjadi gelap. 

  1. Make Over

Make Over Intense Matte Lip Cream shade Couture ini juga cocok untuk Anda pemilik kulit sawo matang. Warna nude yang didominasi oleh coklat ini akan membuat tampilan Anda lebih dewasa. Lip cream hasil akhir matte ini juga cukup pigmented dan tahan lama saat diaplikasikan di bibir.

Tanda-tanda Pslove Official Store Dibutuhkan

Pslove Official Store

Sudah pernah mendengar Pslove Official Store? Ini merupakan perusahaan yang sudah berdiri sejak tahun 2014 di mana semua produknya merupakan pereda nyeri haid yang ampuh. Anda mungkin bertanya-tanya, apa kelebihan pereda nyeri haid dari Pslove Official Store dibandingkan produk sejenis ataupun obat pereda nyeri. 

Yang pasti, produk dari Pslove Official Store tidak mengandung obat-obatan kimia yang membuat tubuh ketergantungan. Produk Pslove juga sangat mudah dipasang di bagian tubuh yang terasa nyeri ketika haid tiba. Selain itu, produk dari Pslove Official Store juga aman dan lembut bagi kulit Anda karena tidak rentan menimbulkan iritasi. 

Anda bisa memakai plester pereda nyeri haid dari Pslove Official Store ketika gejala nyeri menstruasi mulai tiba. Berikut ini adalah beberapa gejala nyeri haid di mana artinya Anda membutuhkan produk Pslove Official Store secepatnya. 

  1. Kram dan Nyeri 

Kram dan nyeri di beberapa area tubuh merupakan gejala haid yang hampir selalu ada dan bisa dibilang paling menyebalkan karena rasa sakitnya bisa sulit tertawa. Kram dan nyeri haid bukan hanya bisa terjadi di area perut. Tidak jarang, Anda akan mengalami kram dan nyeri haid di bagian punggung bawah ataupun paha dan lutut. 

  1. Mual 

Saat haid, Anda bisa sangat mudah mengalami gangguan sistem pencernaan. Anda akan mudah merasa mual setiap kali mengonsumsi sesuatu. Bahkan pada beberapa kasus, rasa mual akan diikuti gejala muntah. 

  1. Kembung 

Perut kembung merupakan tanda kekurangan cairan di dalam tubuh, khususnya di area perut. Pada saat haid datang, Anda akan lebih mudah mengalami kembung karena adanya darah yang keluar. Anda dapat meredakannya dengan mengonsumsi air putih lebih banyak serta menempelkan plester dari Pslove Official Store di area perut yang terasa kembung tersebut. 

  1. Gampang Buang Air Besar

Ketika menstruasi, Anda juga menjadi lebih mudah merasa ingin buang air besar. Pada beberapa kasus yang parah, akan timbul masalah diare yang berpotensi menimbulkan dehidrasi. Gampang buang air besar pada saat menstruasi terjadi karena sistem pencernaan menjadi lebih mudah bermasalah. 

  1. Sakit Kepala 

Jangan bingung ketika Anda mendadak menderita pusing ketika waktu menstruasi akan dan sedang tiba. Sakit kepala merupakan gejala yang wajar ketika Anda mengalami haid. Sakit kepala tidak jarang diikuti rasa tidak nyaman di area punggung dan pundak. Anda bisa meredakan gejalanya dengan memakai plester dari Pslove Official Store. Dengan mengurangi gejala, risiko Anda mengalami pingsan karena sakit kepala yang berat dapat dihindari. 

  1. Berkeringat 

Ketika sudah menstruasi, Anda akan lebih mudah berkeringat dan merasa panas. Ini merupakan efek lanjutan dari rasa nyeri haid yang sangat mungkin Anda alami. Ini juga menandakan tubuh Anda sedang dalam tahap kurang fit. 

  1. Kelelahan 

Gejala nyeri haid akan membuat Anda mudah merasa lelah. Anda mungkin tidak merasa bahwa perut ataupun lutut terasa kram. Padahal, kram tersebut telah terjadi, namun dalam intensitas yang minim sehingga Anda tidak menyadarinya. Anda hanya memandangnya sebagai rasa lelah biasa. Cobalah untuk menaruh plester Pslove Official Store di beberapa area yang terasa lelah, seperti punggung, perut, dan paha. Rasakan perbedaannya setelah Anda memakai plester tersebut dibandingkan saat belum menggunakannya. 

*** 

Pslove Official Store memang dapat meredakan gejala nyeri haid. Namun, apabila gejala semakin memburuk dan sampai mengeluarkan gumpalan darah yang lumayan besar dari vagina Anda, segeralah memeriksakan diri ke dokter. 

Tahukah Anda Bahaya Terlalu Sering Mengonsumsi Minuman Ringan?

Tahukah Anda Bahaya Terlalu Sering Mengonsumsi Minuman Ringan?

Minuman ringan merupakan favorit semua orang, terlebih jika suasana sedang sangat terik. Dinginnya minuman ringan tentunya menggoda. Apalagi distribusi dan penampilan dari minuman ringan semakin ke sini semakin menarik minat konsumen. Meski begitu, tahukan Anda jika dibalik kesegaran minuman ringan ini terdapat gangguan kesehatan menghantui?

Minuman ringan ini memang akan memberikan kesegaran dan kenikmatan tersendiri bagi Anda. Akan tetapi jika secara rutin meminum minuman ringan ini, bukan hal aneh lagi jika Anda bisa mengalami gangguan kesehatan. Berikut ini merupakan gangguan atau masalah kesehatan yang bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi minuman ringan secara berlebihan.

  1. Melemahkan tulang

Minuman ringan dapat menghilangkan kalsium dari tulang, sehingga membuat tulang menjadi lemah dan rapuh. Asam fosfat yang ditambahkan dalam minuman ringan membuatnya jadi asam dan itu bisa menggerus kalsium dari tulang Anda. Bukan cuma itu. Kafein yang dimasukkan dalam minuman ringan juga dapat mencegah penyerapan kalsium oleh tulang, yang selanjutnya dapat melemahkan tulang.

  1. Menaikkan berat badan

Minuman ringan yang Anda biasa konsumsi bisa membuat tubuh gemuk. Hal itu karena minuman ringan mengandung kadar gula yang tinggi. Oleh karena itu, minuman ringan sering dikatakan sebagai pemicu obesitas. Dan Anda harus sudah menyadari bahwa obesitas bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

  1. Depresi dan kecemasan

Konsumsi minuman ringan dalam jangka panjang dapat menyebabkan perubahan suasana hati, depresi dan mudah tersinggung. Kandungan aspartam yang ditemukan dalam minuman ringan dapat mengubah komposisi kimia dari otak, yang menyebabkan suasana hati jadi buruk dan mudah depresi.

  1. Diabetes

Orang yang memiliki tubuh gemuk dan riwayat keluarga diabetes harus menghindari minuman sarat gula ini. Minuman ini bisa meningkatkan risiko Anda terkena diabetes.

  1. Meningkatkan risiko kanker

Banyak bahan kimia berbahaya yang ditambahkan dalam minuman ringan, yang dapat merusak sel-sel tubuh dan memicu kanker. Akumulasi bahan kimia beracun itu di dalam tubuh dapat memperbesar risiko Anda terkena kanker.

  1. Memperlambat fungsi ginjal

Minuman ringan dapat mengganggu fungsi ginjal. Bahan kimia yang terkandung dalam minuman ringan akan menumpuk di ginjal dan mengganggu kerja ginjal.

  1. Mengidam makanan manis

Setelah menenggak minuman ringan, Anda akan menginginkan lebih banyak makanan manis. Jika Anda menyerah pada keinginan Anda, Anda akan berakhir dengan kadar gula darah yang tinggi dan peningkatan risiko diabetes.

Guna menghindari berbagai masalah kesehatan terutama diabetes, Anda harus tahu dulu berapa batas konsumsi gula yang wajar dalam sehari. Orang dewasa sebaiknya tidak mengonsumsi gula lebih dari 50 gram (kira-kira setara dengan lima sampai sembilan sendok teh) per hari. Untuk anak-anak, batasnya yaitu 12 hingga 25 gram per hari. Sedangkan dalam sekaleng minuman kesukaan Anda, kadar gulanya bisa sampai 17 gram. Padahal, dalam sehari Anda pasti mengonsumsi gula dari sumber lainnya. 

Menurut sebuah penelitian oleh para ahli di Swedia, mengonsumsi 200 mililiter minuman ringan dalam sehari membuat Anda 10 kali lebih rentan diserang diabetes tipe 2 (kencing manis) bila dibandingkan dengan orang yang tidak minum minuman dalam kemasan setiap hari. Padahal, biasanya satu kaleng saja isinya 300 mililiter. Ini berarti bahkan satu kaleng per hari sudah membahayakan tubuh.

Oleh karena itu, mengonsumsi minuman ringan satu kali per hari sudah dianggap tidak wajar. Bila Anda memang ingin mengonsumsi minuman ringan, sebaiknya batasi paling banyak dua kali seminggu. Ini supaya tubuh Anda punya kesempatan mencerna dan mengolah minuman Anda sampai tuntas.

Menjaga Kesehatan Kulit dengan Produk Skincare untuk Remaja

Memelihara kesehatan kulit penting untuk dilakukan oleh semua orang, baik untuk remaja maupun orang dewasa. Bagi para remaja, menjaga kesehatan kulit bisa dilakukan dengan memilih produk skincare untuk remaja yang aman dan ringan. 

Setiap orang memiliki permasalahan kulit yang berbeda-beda. Faktor usia juga banyak mempengaruhi permasalahan tersebut. Untuk para remaja, masalah kulit yang dimiliki tentu berbeda dengan orang-orang di usia 30-an. Karena itu, Anda harus memilih skincare yang memang dianjurkan bagi para remaja. 

Berbagai rekomendasi skincare untuk remaja hadir di pasaran

Hal yang boleh dilakukan dengan produk skincare untuk remaja

Remaja mungkin tergolong sebagai pengguna produk perawatan kulit yang masih pemula. Karena itu, pemakaiannya juga harus dilakukan secara hati-hati. 

Ketika masih remaja, kulit Anda masih lebih sehat dan elastis. Selain itu, kemampuan kulit untuk memperbaiki sel kulit yang rusak juga lebih optimal. Jangan sampai, salah menggunakan skincare membuat kondisi kulit yang masih muda jadi bermasalah.

Ketika memakai produk skincare untuk remaja, berikut ini hal-hal yang boleh Anda lakukan:

  • Memilih produk skincare sederhana

Anda mungkin sering melihat banyaknya rangkaian produk skincare yang dijual di pasaran. Mulai dari pembersih muka, toner, serum, pelembab, masker, dan lain sebagainya. 

Sebaiknya, bagi para remaja, hindari menggunakan produk skincare terlalu berlebihan. Cukup gunakan produk yang memang dibutuhkan oleh kulit Anda. Misalnya pelembab atau tabir surya bagi Anda yang sering beraktivitas di sekolah.

  • Melakukan uji coba

Sebelum menggunakan produk ke seluruh kulit wajah, cobalah lakukan uji coba terlebih dahulu. Hal ini secara khusus penting dilakukan bagi Anda yang memiliki jenis kulit sensitif.

Untuk menguji coba produk baru, cobalah mengoleskan sedikit produk ke kulit di area yang tersembunyi. Misalnya di lengan bagian dalam atau di pergelangan tangan.

Kemudian, tunggu sampai 48 jam dan lihat apa reaksi yang muncul. Bila tidak ada reaksi, maka kemungkinan besar produk aman untuk digunakan. 

Jika Anda memiliki kulit yang sensitif, Anda mungkin bisa merasakan adanya reaksi alergi setelah pemakaian produk skincare tertentu. Reaksi alergi yang umumnya muncul berupa kemerahan, gatal-gatal, ruam, dan iritasi.

Hal yang harus dihindari saat memakai produk skincare untuk remaja

Sebelumnya, telah disebutkan mengenai hal-hal yang boleh dilakukan ketika memakai produk skincare untuk remaja. Kini saatnya mengetahui apa yang sebaiknya dihindari dalam pemakaian skincare:

  • Menggunakan produk dengan vitamin E berlebih

Sebenarnya, vitamin E bisa memberikan manfaat positif untuk kulit. Akan tetapi, bagi kulit remaja, terlalu banyak vitamin E bisa menyebabkan dampak negatif.

Dampak negatif itu berupa iritasi pada kulit yang bisa membuat kulit menjadi kemerahan dan muncul ruam. 

  • Menggabung produk skincare dengan pasta gigi

Banyak orang mengira bahwa pasta gigi atau odol bisa bekerja sama baiknya dengan produk skincare untuk mengatasi masalah jerawat. Padahal, hal ini tidak berhasil dibuktikan secara ilmiah.

Kandungan pada pasta gigi memang bisa membantu untuk membunuh kuman dan menyerap minyak di kulit. Akan tetapi, hal ini juga akan membuat kulit Anda menjadi sangat kering sehingga rentan mengalami iritasi.

Hindari melakukan dua hal di atas ketika menggunakan produk skincare untuk remaja. Ingatlah bahwa kulit remaja cenderung masih lebih sehat dibanding kulit orang yang lebih dewasa. Pelihara kulit tersebut agar tetap terjaga kesehatannya hingga masa tua nanti.