Ulasan Seputar Kesehatan

Manfaat Antibiotik Cipro

Dikenal dengan nama siprofloksasin atau ciprofloxacin merupakan antibiotik yang berguna untuk mengatasi berbagai jenis bakteri. Antibiotik cipro ini tersedia dalam bentuk tablet, suntikan dan tetes mata dengan kandungan bahan aktif ciprofloxacin Hcl yang memiliki cara kerja menghentikan pertumbuhan bakteri.

Obat ini digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan virus, seperti common cold (batuk pilek biasa) hingga flu. Beberapa jenis infeksi bakteri yang dapat diobati dengan obat ini adalah infeksi saluran pernapasan, infeksi saluran kemih, diare, infeksi menular seksual, antraks hingga infeksi lain di bagian kulit, tulang, sendi, perut hingga mata.

Kegunaan Obat Ciprofloxacin

Manfaat utama dari antibiotik cipro ini adalah untuk menyembuhkan berbagai macam infeksi bakteri dan termasuk obat yang tergolong dalam kelas quinolone. Cara kerja obat ini adalah dengan menghentikan pertumbuhan bakteri, antibiotik tidak akan bekerja menyembuhkan infeksi virus. Namun mengonsumsinya harus sesuai dengan ketentuan dari petunjuk cara pakai obat.

Obat ini bisa dikonsumsi sebelum atau sesudah makan sesuai dengan arahan dokter, biasanya dikonsumsi dua kali sehari pada pagi hari dan malam hari. Misalnya aturan minum obat ini bentuk sirup dengan dikocok selama 15 detik sebelum menuangkan setiap dosis. Pemberian dosis diukur menggunakan alat pengukur khusus atau juga bisa sendok.

Antibiotik paling ampuh diminum tepat waktu sesuai dengan dosis, hal itu membuat dosis obat yang berada dalam tubuh seseorang tetap konstan. Jika dikonsumsi demikian obat ini dapat bekerja dengan optimal, konsumsi obat ini sampai habis meskipun gejala menghilang setelah beberapa hari meminum obat ini.

Cara Menyimpan

Ciprofloxacin merupakan obat yang harus disimpan pada suhu ruangan, sebisa mungkin jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Tidak disarankan disimpan di kamar mandi atau membekukannya, ciprofloxacin merupakan jenis obat generik. Merek lain yang mengandung obat ini mungkin saja punya aturan penyimpanan yang berbeda.

Selalu perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker, jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. Selain itu obat ini juga tidak boleh dibuang sembarang seperti ke toilet atau saluran pembuangan kecuali memang diinstruksikan demikian.

Dosis Ciprofloxacin

  • Anthrax Prophylaxis

Dosis obat untuk anthrax prophylaxis pasca terkena paparan bacillus anthracis melalui pernapasan, melalui infus gunakan sebanyak 400 mg IV setiap 12 jam. Melalui mulut, gunakan 500 setiap 12 jam, pengobatan ini harus dimulai secepat mungkin setelah dokter mencurigai atau memastikan adanya paparan, total durasi terapi menggunakan obat ini adalah selama 60 hari.

  • Bacteremia

Untuk bakteremia sekunder terkait dengan infeksi saluran kemih yang disebabkan karena escherichia coli sebanyak 400 mg didapat melalui infus dan gunakan setiap 12 jam. Penggunaan obat ini harus berlanjut selama tujuh sampai 14 hari, tergantung sifat dan keparahan infeksi. 

  • Dosis Bronkitis

Kondisi bronkitis ringan sampai sedang dapat diobati dengan antibiotik cipro melalui infus dengan dosis sebanyak 400 mg IV setiap 12 jam. Antibiotik ini juga dapat diminum secara oral dan aturan minumnya adalah sebanyak 500 mg setiap 12 jam.

Perlu diperhatikan dengan sangat hati-hati dalam penggunaan obat ini pada orang yang menderita gangguan jantung, msyasthenia grabis, hipokalemia, gangguan tulang dan sendi, gangguan saraf hingga gangguan mental. Selain itu beritahu dokter jika pasien memiliki riwayat diabetes, hipertensi, kejang, cedera kepala, penyakit liver hingga penyakit ginjal.

7 Sayuran Berwarna Ungu, Kaya Antioksidan dan Baik Untuk Kesehatan

7 Sayuran Berwarna Ungu, Kaya Antioksidan dan Baik Untuk Kesehatan
Raw purple vegetables over gray concrete background. Cabbage, radicchio salad, kohlrabi, carrot, cauliflower, onions, artichoke, beans, potato, plums. Top view, flat lay.

Menyantap sayuran setiap hari tentunya menyehatkan dan dipercaya baik untuk tubuh. Sayuran identik dengan warna hijau, namun tidak ada salahnya untuk menyantap sayuran berwarna lainnya. Salah satunya adalah sayuran berwarna ungu yang kaya akan antioksidan. Antioksidan dapat membantu kerusakan sel serta mampu melindungi tubuh Anda dari penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas.

Berbagai sayuran berwarna ungu yang menyehatkan

Sayuran berwarna ungu tidak susah ditemukan. Anda dapat menemukannya di pasar tradisional maupun supermarket. Berikut rekomendasi 7 sayuran berwarna ungu yang dapat Anda pilih:

  1. Wortel Ungu

Terkenal dengan warna oren, ternyata sayur wortel juga memiliki varian yang berwarna ungu. Wortel ungu memiliki zat antioksidan yang kuat seperti anthocyanin, cinnamic acid, dan chlorogenic acid yang dapat melawan radikal bebas. 

Selain itu, jumlah antioksidan polifenol pada wortel ungu lebih banyak dibanding dengan jenis wortel lainnya. Mengkonsumsi makanan yang kaya kana polifenol memiliki resiko lebih rendah dalam mengalami penyakit obesitas, diabetes, dan jantung. Wortel ungu juga mempunyai kandungan lainnya yang sama seperti wortel oren, yaitu beta karoten dan vitamin A. 

  1. Terong

Rekomendasi sayuran berwarna ungu yang kedua adalah Terong. Terong sangat mudah ditemui dan harganya cukup terjangkau. Mengandung antioksidan, vitamin K, C, B6 serta mangan, terong adalah sayuran yang penting untuk kesehatan tulang dan metabolisme tubuh.

Kulit terong yang berwarna ungu mengandung anthocyanin nasunin yang dapat mencegah peradangan. Tidak hanya itu, terong juga dapat mengurangi resiko kanker, risiko kardiovaskuler, serta mencegah penuaan otak.

  1. Kembang Kol Ungu

Kembang kol ungu memiliki kandungan nutrisi yang sama dengan kembang kol putih, yaitu tinggi serat dan rendah kalori. Kembang kol ungu merupakan hasil perkawinan silang yang mengandung vitamin C, K, B6 dan folat. 

Kandungan pada kembang kol dipercaya mampu mengurangi risiko kanker, terutama kanker paru-paru dan pencernaan.

  1. Kale Ungu

Kale merupakan salah satu sayuran yang memiliki banyak kandungan nutrisi. Sayuran ini dijuluki ‘queen of greens’ dan kaya akan vitamin, antioksidan, dan mineral.

Beberapa kandungan bermanfaat yang dimiliki kale ungu adalah quercetin, kaempferol, dan p-coumaric acid yang sangat baik untuk kesehatan tubuh.

  1. Buah Bit

Buah bit mengandung banyak vitamin seperti vitamin A, C, dan B6. Selain itu, di dalamnya juga terdapat nitrogen anorganik yang dapat menurunkan risiko penyakit jantung. 

Mengkonsumsi buah bit juga dapat menurunkan tekanan darah hingga 3-10 mmHg dalam beberapa jam. Buah bit juga dapat menghindarkan demensia dan meminimalkan risiko penyakit kronis berbahaya lainnya. 

  1. Ubi Ungu

Ubi merupakan sumber karbohidrat yang menyehatkan. Memiliki kandungan antosianin, ubi dapat menyehatkan kesehatan jantung dan mata serta menurunkan risiko penyakit kronis. 

Ubi dapat dipertimbangkan untuk  Anda konsumsi, karena ubi memiliki rasa manis dan memiliki kandungan yang sangat bermanfaat bagi tubuh.

  1. Kubis Ungu

Sayuran berwarna ungu yang terakhir adalah kubis ungu. Sayuran ini mengandung 36 jenis antioksidan dan memiliki kandungan belerang yang hampir mirip dengan brokoli. Belerang dalam kubis ungu akan sangat terasa saat dikonsumsi, namun hal ini dipandang tidak berbahaya. 

Kubis ungu memiliki kandungan antosianin, flavonoid, karotenoid, dan antioksidan lainnya. Selain itu, kubis ungu juga dipercaya dapat menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung.

Itu tadi 7 rekomendasi sayuran berwarna ungu yang dapat Anda konsumsi dan memiliki kandungan yang menyehatkan tubuh. 

Anda akan semakin banyak mendapatkan nutrisi dengan mengkonsumsi makanan sehat yang berwarna. Jadi, tak ada salahnya menambahkan sayuran berwarna pada piring Anda dan membuat makan lebih menyenangkan.

Dokter Kulit di Medan

rekomendasi Dokter Kulit di Medan

Jika Anda ingin mencari dokter kulit di Medan, ada berbagai rumah sakit yang bisa Anda coba. Meskipun demikian, Anda sebaiknya pilih rumah sakit yang dapat memenuhi ekspektasi Anda seperti jarak tempuh dari rumah Anda ke rumah sakit tersebut.

Rumah Sakit di Medan

Berikut adalah daftar rumah sakit di Medan:

  • Rumah Sakit Advent Medan

RS Advent terletak di kawasan Medan Petisah. Rumah sakit tersebut terletak di dekat Perguruan Panca Budi (GUPAB).

  • Rumah Sakit Bunda Thamrin

RS Bunda Thamrin terletak di kawasan Medan Sunggal. Rumah sakit tersebut terletak di dekat hotel Swiss-Belinn.

  • Rumah Sakit Columbia Asia Medan

RS Columbia Asia Medan terletak di kawasan Medan Petisah. Rumah sakit tersebut terletak di dekat Hotel Danau Toba International.

  • Rumah Sakit Estomihi

RS Estomihi terletak di kawasan Medan Kota. Rumah sakit tersebut terletak di dekat Universitas Budi Darma.

  • Rumah Sakit Hermina Medan

RS Hermina Medan terletak di kawasan Medan Helvetia. Rumah sakit tersebut terletak di dekat Villa Pondok Kelapa Indah.

  • Rumah Sakit Herna

RS Herna terletak di kawasan Medan Baru. Rumah sakit tersebut terletak di dekat Universitas Darma Agung.

  • Rumah Sakit Islam Malahayati

RS Islam Malahayati terletak di kawasan Medan Petisah. Rumah sakit tersebut terletak di dekat hotel Adimulia.

  • Rumah Sakit Martha Friska Multatuli

RS Martha Friska Multatuli terletak di kawasan Medan Maimun. Rumah sakit tersebut terletak di dekat Medan Ville Hotel.

  • Rumah Sakit Mitra Sejati

RS Mitra Sejati terletak di kawasan Medan Johor. Rumah sakit tersebut terletak di dekat Pempek Wong Kito.

  • Rumah Sakit Murni Teguh Memorial Medan

RS Murni Teguh Memorial Medan terletak di kawasan Medan Timur. Rumah sakit tersebut terletak di dekat Sate Memeng.

  • Rumah Sakit Royal Prima

RS Royal Prima terletak di kawasan Medan Petisah. Rumah sakit tersebut terletak di dekat SMA 4 Jalan Gelas Medan.

  • Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan

RS Santa Elisabeth Medan terletak di kawasan Medan Maimun. Rumah sakit tersebut terletak di dekat Taman Ahmad Yani.

  • Rumah Sakit Tk. II Putri Hijau

RS Tk. II Putri Hijau terletak di kawasan Medan Barat. Rumah sakit tersebut terletak di dekat Sat Sabhara Polresta Medan.

  • Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Pirngadi

RSUD Dr. Pirngadi terletak di kawasan Medan Timur. Rumah sakit tersebut terletak di dekat Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara.

  • Rumah Sakit Umum Eshmun

RSU Eshmun terletak di kawasan Medan Marelan. Rumah sakit tersebut terletak di dekat Kantor BPJS Ketenagakerjaan.

  • Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia

RSU Imelda Pekerja Indonesia terletak di kawasan Medan Timur. Rumah sakit tersebut terletak di dekat Komplek Bilal Center.

  • Rumah Sakit Umum Madani

RSU Madani terletak di kawasan Medan Area. Rumah sakit tersebut terletak di dekat GOR Angsapura.

  • Rumah Sakit Umum Permata Bunda Medan

RSU Permata Bunda Medan terletak di kawasan Medan Kota. Rumah sakit tersebut terletak di dekat Menara Tirtanadi.

  • Rumah Sakit Sufina Aziz

RS Sufina Aziz terletak di kawasan Medan Helvetia. Rumah sakit tersebut terletak di dekat Taman Rusa.

  • Siloam Hospitals Medan

Siloam Hospitals Medan terletak di kawasan Medan Petisah. Rumah sakit tersebut terletak di dekat Lippo Plaza Medan.

Cara Mengatur Janji Temu

Jika Anda ingin bertemu dengan dokter kulit di Medan, Anda bisa memilih salah satu rumah sakit yang disebutkan di atas dengan mengetik salah satu nama rumah sakit tersebut di aplikasi peta seperti Google Maps. Setelah mencari salah satu rumah sakit yang dituju, Anda akan menemukan informasi seperti nomor telepon dan situsnya.

Setelah memilih rumah sakit, Anda bisa membuat rencana untuk bertemu dengan salah satu dokter kulit melalui telepon atau situs rumah sakit tersebut. Jika ada jadwal yang tersedia, maka Anda bisa memilih jadwal tersebut.

Persiapan Sebelum Bertemu dengan Dokter Kulit

Sebelum Anda bertemu dengan dokter, Anda bisa mempersiapkan diri dengan beberapa hal seperti informasi tentang masalah yang Anda alami pada kulit Anda. Contoh kondisi yang serius yang perlu Anda waspadai adalah rosacea dan psoriasis.

Kesimpulan

Dokter kulit di Medan bisa Anda cari di berbagai rumah sakit yang terletak di kota Medan. Anda bisa mengatur jadwal temu dengan dokter kulit dengan menelepon secara langsung atau mengikuti langkah-langkah yang ada menurut situs rumah sakit tersebut. Faktor lain seperti biaya perawatan juga sebaiknya Anda perhatikan, karena setiap rumah sakit di Medan menawarkan biaya dan kualitas pelayanan yang berbeda.

7 Olahraga yang Bisa Dimanfaatkan untuk Pengencang Payudara

Memiliki payudara kencang dan indah merupakan keinginan serta impian banyak perempuan, bentuk payudara yang kencang bisa membantu meningkatkan rasa percaya diri dan mempercantik penampilan perempuan. Selain berolahraga, konsumsi makanan pengencang payudara yang membantu perempuan lebih mudah dalam membentuk payudara.

Untuk mendapatkan bentuk payudara yang indah, para perempuan tidak perlu khawatir harus mengeluarkan banyak biaya. Olahraga yang sesuai sudah bisa membantu membentuk dan mengencangkan payudara perempuan, selain itu cara ini juga diyakini dapat mencegah payudara menjadi semakin kendur hingga menurunkan rasa percaya diri perempuan.

Olahraga Mengencangkan Payudara

Selain mengonsumsi makanan pengencang payudara, terdapat beberapa olahraga yang memang khusus membantu membuat payudara semakin kencang. Hindari melakukan olahraga kardio ketika ingin membuat payudara kencang, karena kardio merupakan olahraga untuk menurunkan berat badan dan membuat lemak pada payudara menjadi menurun.

  1. Push Up

Push up merupakan olahraga yang menargetkan kekuatan otot-otot dada, olahraga ini bisa dilakukan di rumah. Jika merasa tidak kuat untuk melakukan pole push up dasar, bisa menurunkan tumpuan pada lutut dan lakukan gerakan ini sebanyak 20 repetisi.

  1. Wall Push Up

Latihan yang satu ini merupakan bentuk lain dari push up, atau dapat dikatakan melakukan push up dengan berdiri dan bertumpu pada tembok. Gerakan ini bisa membantu memperkuat otot bahu dan dada, lakukan sebanyak empat hingga lima set dengan 20 repetisi.

  1. Berenang

Berenang terkenal sebagai olahraga yang baik untuk kesehatan, untuk melakukan olahraga ini dibutuhkan otot-otot dada guna menggerakan tangan maju dan mundur. Semakin banyak gerakan melibatkan otot dada, maka semakin besar peluang untuk mengencangkan payudara, lakukan olahraga ini setidaknya setiap akhir pekan.

  1. Yoga

Olahraga ini terkenal karena mampu digunakan untuk meditasi, menariknya beberapa pose yoga dapat membantu mengencangkan payudara. Seperti cobra pose dan bow pose, selain mampu membentuk payudara juga dapat meningkatkan sirkulasi darah dan memperkuat punggung serta tulang belakang.

  1. Dumbbell Chest Press

Olahraga ini dinilai merupakan cara yang efektif untuk mengencangkan payudara, latihan ini bisa dilakukan di rumah atau pusat kebugaran jika ingin mendapat instruksi yang lebih tepat. Latihan ini mengangkat payudara yang kendur dan mengencangkan otot-otot dada bagian atas.

  1. Plank

Berbagai bentuk latihan plank bisa membantu mengencangkan otot-otot dada, lakukan olahraga ini dengan menahan selama 30 detik. Olahraga ini juga bisa dilakukan dengan T-planks yang melatih keseimbangan lengan kiri dan lengan kanan untuk menopang tubuh.

  1. Elbow Squeezes

Olahraga ini dilakukan dengan menggunakan bantuan dumbbell, latihan ini sangat efektif dan mudah untuk dilakukan. Tujuan latihan ini untuk melatih otot-otot dada dan mengencangkan area payudara secara merata.

Makanan Pengencang Payudara

Selain rutin berolahraga, konsumsi makanan khusus juga berpengaruh terhadap bentuk payudara terutama bagi mereka yang menginginkan payudara terlihat kencang. Nutrisi turut andil dalam menjaga bentuk tubuh tetap ideal, berikut beberapa makanan yang direkomendasikan dikonsumsi untuk mengencangkan payudara.

  • Kacang-kacangan

Kandungan serat dan zat besi di dalamnya efektif mengencangkan payudara secara alami, camilan sehat ini juga dapat menurunkan risiko kanker payudara sebanyak tujuh persen. Kacang tahan, walnut, almond, kacang polong, kacang hijau dan kedelai baik untuk membuat payudara lebih padat.

  • Salmon

Ikan ini termasuk makanan yang dapat membuat payudara kencang dan berisi, studi oleh Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention juga menyebut salmon mampu memiliki efek memerangi kanker payudara.

Ibu Diare Saat Menyusui, Ini Cara Mengatasinya

Diare merupakan pengalaman yang tidak menyenangkan bagi siapa pun, terlebih lagi bagi ibu menyusui. Diare saat menyusui mungkin akan menimbulkan kekhawatiran pada ibu akan menulari bayinya dan kekhawatiran tentang apakah aman untuk melanjutkan menyusui saat sedang sakit.

Untungnya, diare biasnya akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari dengan berbagai tindakan pengobatan yang aman untuk ibu menyusui, yaitu dengan perawatan sederhana di rumah. Nah, berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi diare ketika sedang menyusui si kecil. 

Penyebab umum diare

Diare saat menyusui menjadi hal yang umum terjadi dan dapat terjadi karena beberapa alasan. Pada minggu-minggu setelah melahirkan, diare mungkin akan terjadi karena mengonsumsi obat pencahar untuk meredakan sembelit pascapartum. Namun, stres karena melahirkan pun bisa menjadi salah satu faktor diare. 

Namun, tak satu pun dari penyebab diare berikut ini tidak menimbulkan masalah dalam hal melanjutkan menyusui bayi Anda. Selain itu, ibu menyusui yang diare dapat mengembangkan gastroenteritis menular, penyebab paling umum dari diare sporadic di kalangan orang dewasa. 

Kebanyakan kasus adalah karena virus, meskipun bakteri dan parasit pun juga dapat menyebabkan gastroenteritis. Organisme yang menyebabkan gastroenteritis menular tidak dapat ditularkan ke bayi Anda melalui ASI. Oleh karena itu, Anda tidak perlu khawatir ASI dapat menginfeksi bayi Anda. Faktanya, justru menyusui dapat mengurangi risiko bayi tertular gastroenteritis menular. 

Mengatasi diare saat menyusui

Beberapa perawatan dan pengobatan dapat Anda lakukan untuk mengatasi diare ketika menyusui. Diare biasanya akan hilang dalam beberapa hari tanpa pengobatan. Untuk mengurangi gejala dan ketidaknyamanan selama diare, Anda harus:

  1. Tetap terhidrasi

Diare dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan. Jadi, tetaplah terhidrasi saat menyusui karena dehidrasi dapat mengurangi suplai ASI. Untuk mengganti cairan yang hilang, minumlah banyak cairan. Pilihan yang sehat meliputi:

  • Air putih  
  • Jus buah yang diencerkan
  • Larutan rehidrasi
  • Minuman isotonik, yang termasuk banyak minuman olahraga
  1. Hindari makanan bermasalah

Beberapa makanan bisa memperburuk diare. Makanan pemicu ini bervariasi dari orang ke orang, tetapi beberapa penyebab paling umum termasuk:

  • Makanan berlemak 
  • Gorengan
  • Makanan pedas
  • Produk susu
  1. Periksa ke dokter

Jika diare berlanjut selama lebih dari 2 hari, maka ada baiknya untuk segera menemui dokter. Mereka dapat membantu menentukan penyebab dan memberikan pilihan pengobatan untuk diare Anda. Dokter mungkin akan merekomendasikan obat yang mengandung loperamide, seperti Imodium, Maalox Antidiarrheal, atau Pepto Diare Control. Ini umumnya aman dikonsumsi saat Anda menyusui.

Mengobati mual

Pada beberapa wanita, diare saat menyusui akan mengalami mual. Hal ini mungkin terjadi akibat perubahan hormonal, dehidrasi ringan, atau gula darah rendah.  Untuk mengatasi mual di rumah, ada bainya untuk mencoba:

  • Minum teh jahe atau peppermint 
  • Mengonsumsi vitamin B6
  • Memakai gelang antinausea atau mabuk laut di pergelangan tangan
  • Minum banyak cairan untuk menghindari dehidrasi
  • Sering makan makanan bergizi untuk menghindari gula darah rendah

Mengobati refluks asam atau mulas

Perubahan gaya hidup seringkali dapat meredakan mulas secara signifikan.  Ini juga merupakan pilihan yang aman untuk wanita hamil dan menyusui. Jika pengobatan tumahan tidak berhasil, dokter dapat merekomendasikan pengobatan yang aman. Seperti:

  1. Perubahan gaya hidup. Untuk meredakan mulas dan refluks asam, wanita menyusui dapat mencoba: 
  • Makan beberapa porsi kecil sehari, ukan tiga porsi besar
  • Minum air di antara waktu makan, bukan saat makan
  • Tidak makan selama 2-3 jam sebelum tidur
  • Menghindari makanan berlemak, pedas, atau asam, meinuman berkarbonasi, cokelat, dan kafein
  • Tidak berbaring selama atau setelah makan
  • Berjalan-jalan ringan setelah makan untuk mendorong pencernaan
  • Memastikan pakaian longgar di sekitar perut
  • Tidur di sisi kiri tubuh
  • Mengangkat kepala dengan bantal atau penambah tempat tidur
  1. Pengobatan

Beberapa obat mulas yang mungkin aman dikonsumsi saat menyusui. Bicaralah dengan dokter Anda sebelum menggunakan obat bebas, termasuk:

  • Simetidin (Tagamet)
  • Famotinine (Pepcid)
  • Nizatidine (Axid)
  • Omeprazole (Prilosec)

Jadi, diare saat menyusui mungkin dapat hilang dalam waktu beberapa hari. Namun, jika diare tak kunjung berhenti segera hubungi dokter untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.

Tipe-Tipe Sindrom Nefrotik pada Anak, Bawaan Lahir Salah Satunya

Sindrom nefrotik pada anak merupakan gangguan kesehatan yang terjadi pada ginjal dimana protein, lebih tepatnya albumin, ikut terbuang melalui urin. Padahal seharusnya protein tersaring di ginjal dan kembali ke aliran darah. Kondisi ini terjadi karena glomerulus di ginjal mengalami kerusakan. Glomerulus yaitu jaringan kapiler darah yang dibungkus kapsul di ginjal, berfungsi sebagai penyaring zat sisa dan membuang cairan berlebih di tubuh. 

Sindrom nefrotik paling sering diderita anak-anak daripada orang dewasa. Terdapat 2-7 kasus sindrom nefrotik yang terjadi pada 100.000 anak-anak berusia kurang dari 18 tahun, serta sebagian besar menyerang anak laki-laki. Berikut ini terdapat tipe-tipe sindrom nefrotik dibagi berdasarkan penyebabnya:

  1. Sindrom nefrotik primer 

Tipe sindrom nefrotik primer termasuk ke dalam jenis penyakit idiopatik atau penyebabnya tidak diketahui secara jelas, namun menjadi penyebab paling umum. Tipe sindrom nefrotik primer terbagi menjadi beberapa jenis, diantaranya:

  • Minimal change disease

Kerusakan glomerulus hanya dapat dilihat menggunakan mikroskop elektron sehingga mampu menunjukkan detail sangat baik dibandingkan jenis mikroskop lainnya. Minimal change disease paling banyak diderita oleh anak-anak dibandingkan sindrom nefrotik primer yang lainnya. 

  • Focal segmental glomerulosclerosis

Kerusakan hanya terjadi pada sebagian glomerulus. Akan tetapi, kerusakan telah menyebabkan bekas luka parut. Hasilnya ginjal tidak dapat menyaring darah dan cairan dengan baik. 

  • Membranoproliferative glomerulonephritis

Terdapat endapan antibodi yang menumpuk pada glomerulus sehingga terjadi penebalan dan kerusakan. Antibodi merupakan jenis protein yang dibuat oleh sistem imun untuk melindungi tubuh dari serangan bakteri atau virus. 

  1. Sindrom nefrotik sekunder

Penyakit atau infeksi tertentu menyebabkan terjadinya sindrom nefrotik primer pada anak-anak. Berikut ini jeni-jenis penyakit atau infeksi tersebut:

  • Diabetes

Faktanya tak hanya orang dewasa yang berisiko terkena diabetes, anak-anak pun bisa menderita diabetes. Biasanya disebabkan karena riwayat keluarga, kondisi obesitas, atau kebiasaan menonsumsi gula dalam jumlah banyak dan terus menerus. 

  • Vaskulitis IgA

Penyakit ini disebabkan pembuluh darah kecil di tubuh mengalami peradangan, bahkan bocor. Vaskulitis IgA memang sering terjadi pada anak-anak. 

  • Hepatitis

Peradangan hati pada anak ditandai dengan gejala mual, muntah, nyeri perut, demam, diare, lemah, serta nafsu makan berkurang. 

  • HIV

Kebanyakan anak-anak mendapatkan Human Immunodeficeincy Virus (HIV) dari ibu saat kehamilan, persalinan, atau melalui ASI.  

  • Malaria

Infeksi yang dutularkan melalui gigitan nyamuk ini jika tidak segera ditangani dan diobati akan mengakibatkan anemia berat, gagal ginjal, hingga kematian. 

  • Lupus

Autoimun atau kondisi sistem imun menyerang diri sendiri termasuk bagian ginjal yang menyebabkam sindrom nefrotik pada anak-anak.

  • Infeksi bakteri Streptococcal

Infeksi ini terjadi akibat bekteri pada penyakit radang tenggorokan atau infeksi kulit yang tidak ditangani dan diobati. 

Penyebab lain sindrom nefrotik sekunder anak juga dipengaruhi pengobatan aspirin, ibuprofen, atau obat-obatan Nonsteroidal Anti-inflamatory Drugs (NSAIDs). 

  1. Sindrom nefrotik kongenital atau bawaan lahir

Dibandingkan yang lainnya, tipe sindrom nefrotik kongenital tergolong jarang terjadi, serta umumnya menjangkit bayi dalam rentang usia 3 bulan. Tipe ini disebut juga sindrom nefrotik infantil yang disebabkan cacat genetik dan diwariskan orang tua, atau bisa juga karena infeksi saat proses persalinan. 

Masing-masing tipe sindrom nefotik anak membutuhkan perawatan dan pengobatan khusus. Tipe sekunder misalnya, penyembuhan penyakit utama diperlukan agar penyakit penyerta berupa sindrom nefrotik dapat tertangani. Beberapa kasus sindrom nefrotik parah pada anak berisiko mengakibatkan gagal ginjal dan dialisis.

Bagaimana Cara Membersihkan Kuku Kaki Hitam karena Infeksi dan Penyakit?

Kuku kaki pada umumnya berwarna putih merah muda. Apabila terjadi perubahan warna, mungkin Anda sedang mengalami masalah kesehatan. Begitu pula kuku kaki hitam yang disebabkan karena infeksi jamur dan penyakit. Cara membersihkan kuku kaki hitam pun tidak bisa sembarangan, berbagai pengobatan dibutuhkan seiring dengan proses penyembuhan penyakit utamanya. 

Kuku hitam bisa jadi karena infeksi dan penyakit

Penyebab perubahan kuku kaki diantaranya pengaplikasian cat kuku, kekurangan nutrisi, infeksi dan penyakit, atau trauma fisik, seperti terjepit meja dan sebagainya. Beberapa diantaranya hilang atau sembuh dengan sendirinya. Namun, ada pula yang tidak kunjung membaik dalam waktu yang lama. Berikut ini penyebab kuku hitam karena infkesi dan beberapa jenis penyakit:

  • Infeksi jamur

Paparan jamur lebih sering menyebabkan warna putih atau kuning, meskipun ada juga yang berubah menjadi hitam akibat penumpukan kotoran. Kuku kaki terutama, sangat rentan terhadap infeksi dan jamur karena kondisi di lingkungan yang lembab dan hangat

  • Melanoma

Jenis kanker kulit ini tergolong sangat serius. Tanda dan gejala awal yang muncul yaitu adanya bercak coklat tua yang tidak beraturan mirip tahi lalat di kulit. Bercak juga bisa terjadi di bawah bantalan kuku sehingg warna kuku berubah menjadi lebih gelap.   

  • Diabetes

Penderita diabetes mengalami kekurangan oksigen sehingga penyebarannya di jari kaki atau anggota gerak bawah lainnya menjadi terhambat. Hal inilah yang menyebabkan jari, terutama bagian kaki, menjadi hitam. 

  • Anemia

Penderita anemia memiliki kadar hemoglobin yang rendah. Sementara, hemoglobin digunakan untuk mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh. Apabila tubuh, seperti kuku jari, mendapatkan oksigen yang kurang maka dapat berubah menjadi hitam. Tak hanya itu, anemia juga berisiko membuat kuku rapuh dan cekung mirip sendok. 

Terdapat berbagai penyebab kuku hitam lainnya, seperti penyakit jantung dan ginjal. Akan tetapi, tidak semua penderita penyakit tersebut mengalami gejala yang sama, ada yang lebih baik bahkan lebih buruk.

Trauma fisik biasanya disebabkan oleh cedera sehingga pembuluh darah di bawah kuku pecah. Hal ini membuat tampilan kuku juga menghitam.

Bagaimana cara membersihkannya?

Infeksi jamur pada jari-jari kaki cenderung lebih mudah diobati secara mandiri jika diketahui sejak awal. Pengobatan biasanya berupa obat anti-jamur oral, krim oles, atau cat kuku khusus anti-jamur. 

Obat anti-jamur oral biasanya digunakan sebagai pilihan pertama pengobatan karena lebih efektif dan cepat menyembuhkan. Krim dioleskan setelah kuku dibersihkan dan akan lebih baik jika kuku ditipiskan terlebih dahulu. Sedangkan cat kuku anti-jamur juga bisa digunakan pada kuku dan kulit sekitarnya. Untuk mengaplikasikan cat kuku baru, usap cat kuku lama menggunakan aseton atau alkohol terlebih dahulu. 

Kuku kaki hitam yang disebabkan cedera atau trauma fisik, perlahan warna akan menghilang seiring pertumbuhan kuku. Pertumbuhan kuku kaki secara keseluruhan membutuhkan waktu 18 bulan, sementara pertumbuhan kuku tangan lebih cepat yaitu sekitar 6 bulan. Akan tetapi, selama rentang waktu tersebut pertumbuhan kuku masih disertai warna hitam, Anda mungkin perlu waspada dengan penyebab penyakit lainnya.

Perubahan warna kuku berkaitan dengan penyakit seperti, melanoma, anemia, diabetes, penyakit jantung dan ginjal memerlukan pengobatan dan perawatan berkaitan dengan penyakit yang dideritanya. Bagi penderita anemia yang memiliki kuku rapuh, sebaiknya hindari menggigit atau merobek kuku dengan tangan agar tidak timbul kerusakan yang lebih parah.

Kandungan dan Manfaat MPASI Buah Naga untuk Bayi

Setelah mendapat ASI eksklusif selama 6 bulan, bayi dianggap sudah bisa mengonsumsi makanan pendamping ASI atau MPASI. Ini adalah usia yang ideal bagi orang tua mengenalkan MPASI. Banyak orang sepakat bahwa mengenalkan MPASI bisa dimulai dengan makanan yang mudah dicerna seperti buah-buahan. Dari sekain banyak jenis buah-buahan, buah naga untuk bayi dinilai tepat.

Buah naga memiliki nilai gizi tinggi. Ada banyak kandungan dan manfaat yang bisa diberikan buah naga. Salah satunya mampu menangkal virus dan kuman penyebab flu dan batuk pilek serta menangkal radikal bebas. Selain itu, buah naga mengandung kadar kolesterol yang rendah sehingga cocok untuk bayi. 

Selain itu, ada banyak nutrisi penting di dalam buah naga. Anda dapat membuatkan menu MPASI yang menyehatkan untuk si kecil dengan memilih buah naga sebagai salah satu menu makan pertamanya. Berikut beberapa kandungan dan manfaat buah naga untuk bayi sehingga menjadikan buah ini sebagai MPASI yang tepat.

  • Tinggi serat

Serat yang terkandung di dalam buah naga sangatlah tinggi. Kandungan serat tersebut akan membantu mereka memiliki sistem pencernaan yang sehat. Dengan sistem pencernaan yang sehat, ada banyak sekali potensi masalah kesehatan yang dapat dihindari, sembelit salah satunya. Serat juga berfungsi menjaga keseimbangan kadar gula darah dan membantu si kecil untuk meningkatkan berat badan secara sehat.

  • Kaya vitamin C

Vitamin C di dalam buah naga merupakan sumber antioksidan yang bagus untuk meningkatkan kekebalan tubuhnya. Tentu saja ini bisa menjadi manfaat yang penting bagi mereka. Asupan vitamin C juga akan merangsang perkembangan pembuluh darah bayi yang sedang tumbuh. 

  • Kaya vitamin A

MPASI buah naga untuk bayi juga berpotensi memenuhi kebutuhan anak Anda akan vitamin A. Pasalnya buah naga mengandung kadar vitamin A yang sangat tinggi. Dengan kandungan itu, manfaat yang bisa didapat salah satunya adalah kesehatan mata bayi akan terjaga dengan baik. Selain itu, vitamin A juga dapat melindungi anak Anda dari berbagai macam infeksi.

  • Kaya zat besi

Buah naga mengandung zat besi yang dapat meningkatkan jumlah sel darah merah. Fungsi zat besi ini sangat penting dalam pencegahan penyakit anemia atau kekurangan sel darah merah. Dengan begitu, Anda secara tidak langsung mengurangi risiko bayi mengalami masalah dalam tumbuh kembang. Terhambatnya tumbuh kembang dapat bermula dari kondisi anemia. 

Selain mencegah anemia, zat besi juga berfungsi mencegah dan mengayasi penyakit defisiensi yang dapat menyebabkan banyak gangguan perkembangan pada bayi. Kandungan ini juga penting dalam meningkatkan pertumbuhan rambut yang sehat.

  • Kaya antioksidan

Memberi buah naga untuk bayi sebagai makanan pendamping ASI-nya berpotensi mencegah anak dari serangan radikal bebas. Sebab buah naga memiliki kandungan antioksidan yang tinggi di dalamnya. Antioksidan yang tinggi pada buah naga dapat melindungi membran sel pada si kecil sehingga terhindar dari radikal bebas. 

Tak hanya itu, antioksidan pada buah naga secara alami membuat bayi Anda memiliki sistem pertahanan tubuh yang kuat sehingga mampu melindungi bayi dari serangan berbagai macam penyakit. 

***

Buah-buahan adalah makanan yang sebaiknya dikenalkan dan dikonsumsi terlebih dahulu saat Anda mulai memberikan MPASI. Salah satu buah yang disarankan yaitu buah naga. Buah naga untuk bayi sangatlah baik, karena dilihat dari segi kandungannya, buah ini memiliki manfaat yang melimpah.

Buah berwarna merah dan bersisik ini juga banyak tersedia di pasaran, harganya pun cenderung terjangkau. Sehingga buah naga untuk bayi menjadi semakin masuk akal untuk dijadikan menu MPASI.

Manfaat dan Tingkat Keamanan Dinatrium Guanilat pada Makanan

Manfaat dan Tingkat Keamanan Dinatrium Guanilat pada Makanan

Selain monosodium glutamat (MSG), dinatrium guanilat adalah zat aditif makanan lain yang mungkin jarang Anda lihat dan sering terlewatkan. Hal ini wajar karena terkadang zat aditif ini dicantumkan sebagai “perasa alami”. Dinatrium guanilat sering kali digunakan bersama dengan MSG dalam berbagai makanan, seperti keripik kentang, makanan kalengan, dan produk susu. 

Apa itu dinatrium guanilat?

Dinatrium guanilat adalah penambah rasa umum terbuat dari guanosine monophosphate (GMP). Istilah biokimia GMP adalah nukleotida, yang merupakan molekul penting penyusun DNA. Dinatrium guanilat biasanya dibuat melalui proses fermentasi tepung tapioka, tetapi juga bisa dari jamur, ragi, dan rumput laut.

Penggunaan dinatrium guanilat biasanya dipasangkan dengan MSG atau glutamat lainnya, tetapi bisa juga digunakan sendiri, meskipun hal ini jarang terjadi, karena biaya produksinya yang cukup mahal. Glutamat sendiri adalah protein alami yang terdapat dalam makanan, seperti keju dan tomat. Di otak Anda juga ada glutamat yang bertindak sebagai neurotransmiter.

Apa manfaatnya?

Meskipun menggunakan garam meja saja sudah dapat memberikan rasa pada makanan, penambahan senyawa glutamat dapat meningkatkan cara kerja lidah Anda untuk merasakan garam. Dinatrium guanilat dapat memperkuat intensitas rasa garam, sehingga Anda hanya butuh lebih sedikit garam untuk menghasilkan rasa yang sama.

MSG dan dinatrium guanilat bersama-sama akan meningkatkan cita rasa pada makanan Anda. Manusia dapat merespons kombinasi ini delapan kali lebih kuat dibandingkan hanya MSG saja. Dengan kata lain, ketika MSG dan dinatrium guanilat digabungkan, Anda cenderung akan menganggap rasa makanan jauh lebih enak.

Yang terpenting adalah kombinasi MSG dan dinatrium guanilat dapat menambah rasa umami pada hidangan. Umami adalah rasa dasar kelima, yang dikaitkan dengan rasa gurih dari daging sapi, ragi, jamur, dan kaldu. Mengingat dinatrium guanilat tidak dapat menghasilkan rasa umami, maka harus dipasangkan dengan MSG agar bisa menghasilkan rasa tersebut.

Dinatrium guanilat sebagai pengganti MSG

Meskipun jarang, dinatrium guanilat terkadang dikombinasikan juga dengan disodium inosinate (berasal dari asam inosinat (IMP)) untuk menggantikan penggunaan MSG secara keseluruhan. Ketika dicampur dengan dinatrium guanilat, akan terbentuk nukleotida yang disebut sebagai “I + G” dalam industri makanan. Sayangnya, I + G hanya bisa membuat rasa umami jika dipasangkan dengan MSG.

Umumnya, dinatrium guanilat ditambahkan ke berbagai jenis makanan olahan, termasuk sereal kemasan, saus, mie instan, makanan ringan, produk pasta, daging yang diawetkan, minuman energi, sup kalengan, dan sayuran kaleng. Senyawa ini juga tersedia secara alami pada ikan dan jamur, seperti jamur shiitake kering mengandung 150 mg dinatrium guanilat per 3,5 ons (100 gram).

Keamanan dinatrium guanilat 

FDA dan EFSA menyatakan bahwa dinatrium guanilat aman untuk dikonsumsi. Sayangnya, pedoman asupan atau dosis aman terkait dinatrium guanilat belum bisa ditetapkan, karena penelitiannya masih terbatas.

Dinatrium guanilat memang menambah kandungan natrium total suatu produk makanan, tetapi biasanya dimasukkan dalam jumlah kecil dan bervariasi. MSG, sebagai perbandingan mudahnya, mengandung sekitar 500 mg natrium dalam 1 sendok teh (4 gram MSG). Ini artinya dapat memenuhi sekitar 22% asupan natrium dari kebutuhan harian. 

Meskipun makanan olahan kemungkinan besar hanya sedikit kandungan MSG dan dinatrium guanilatnya, tapi bukan berarti menjadi satu-satunya sumber natrium dalam makanan Anda. Zat aditif ini sering kali digunakan sebagai pengganti garam, karena asupan garam yang tinggi dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

Ada sebuah penelitian tahun 2012 menunjukkan bahwa pemberian MSG 4g/gBB tikus dapat meningkatkan stres oksidatif. Kondisi ini dapat menyebabkan peradangan, sehingga memicu penyakit kronis seperti penyakit jantung. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut pada manusia terkait keamanan MSG dan dinatrium guanilat.

Kelompok yang sebaiknya menghindari zat ini

Jika Anda sensitif terhadap MSG sebaiknya juga menghindari dinatrium guanilat, karena sering digunakan secara bersama. Gejala sensitivitas MSG, seperti sakit kepala, otot sesak, dan kemerahan. Contoh produk yang mengandung MSG, seperti ajinomoto dan asam glutamat. Perlu dicatat bahwa MSG dan dinatrium guanilat aman dikonsumsi selama tidak berlebihan.

Sementara itu, Anda yang memiliki penyakit asam urat atau batu ginjal harus menghindarinya, karena guanilat di dalam tubuh dapat diubah menjadi purin yang dapat meningkatkan kadar asam urat Anda.

Catatan

Dinatrium guanilat adalah zat aditif makanan yang umum digunakan sebagai penambah rasa. Bersama dengan MSG, zat aditif ini dapat mengurangi penggunaan garam pada makanan Anda. Selain itu, dinatrium guanilat aman dikonsumsi selama tidak berlebihan. Jika Anda memiliki sensitivitas dengan MSG, kondisi asam urat, atau riwayat batu ginjal, sebaiknya menghindari zat ini.

Prosedur Tes Hitung Retikulosit, Mulai Pengambilan Darah Hingga Pembacaan Hasil

Retikulosit mrtupakan sel darah merah yang belum matang. Tes hitung retikulosit digunakan untuk mengukur jumlah sel darah merah baru yang terbentuk. Tes ini biasanya dilakukan guna mendiagnosis jenis anemia, bahkan sekarang dapat digunakan untuk medetaksi penyakit lainnya, seperti penyakit ginjal. Tinggi atau rendahnya jumlah retikulosit menunjukkan jenis anemia tertentu meskipun tetap dibutuhkan tanda dan gejala lainnya.  

Apa yang harus disiapkan?

Pertama-tama pertugas laboratorium akan mengambil darah Anda sebagai sampel uji. Dokter biasanya menyarankan untuk melakukan puasa atau menghindari makanan serta minuman tertentu sebelumnya. Obat pengencer darah juga tidak boleh dikonsumsi.

Apabila Anda menderita hemofilia maka beritahu dokter karena akan memengaruhi proses pembekuan darah atau riwayat penyakit lainnya. Konsumsi obat-obatan tertentu juga sebaiknya diinformasikan kepada dokter, baik itu obat dengan resep atau obat yang dijual bebas.

Proses pengambilan darah

Biasanya petugas laboratorium mengambil sampel darah  siku bagian dalam atau punggung Anda. Berikut ini proses pengambilan darah yang dilakukan:

  1. Petugas mensterilkan area kulit dengan antiseptik
  2. Lengan bagian atas tempat suntikan dibungkus pita plastik untuk memberi tekanan dan menghambat laju aliran darah sehingga darah terkumpul
  3. Suntikkan jarum steril ke pembuluh darah dan pindah sampel darah ke botol yang telah disiapkan
  4. Lepas pita di lengan dan bersihkan area suntikan serta beri plaster

Bagi bayi dan anak-anak, prosesnya akan sedikit berbeda. Dokter akan membuat sayatan kecil di kulit. Saat darah keluar, dokter menggunakan strip tes untuk mengambil sampel darah yang berjumlah sedikit tersebut.

Akan tetapi, terdapat beberapa kasus orang dewasa yang juga tidak membutuhkan suntikan saat pengambilan darah. Dokter hanya menususk ujung jari dengan jarum kecil kemudian darah diambil menggunakan strip.  

Petugas kemudian akan menguji sampel darah di laboratorium dan mengirimkan ke dokter untuk dibaca hasil tes tersebut.

Dahulu dokter meletakkan sampel darah di bawah mikroskop untuk menghitung retikulosit satu per satu. Akan tetapi, saat ini telah digunakan mesin penghitung untuk mengetahui jumlah retikulosit seluruhnya. 

Pembacaan hasil tes

Pada dasarnya kadar normal retikulosit berbeda-beda di setiap prosedur. Bahkan beberapa kasus membutuhkan tes tambahan untuk memastikan jumlah retikulosit. Hasil pembacaan dituliskan dalam bentuk persentase. Rentang kadar normal orang dewasa dalam bentuk persentase yaitu 0,5-1,5%.

Kadar retikulosit yang tinggi menandakan bahwa Anda mengalami:

  • Pendarahan akut
  • Kehilangan darah kronis
  • Anemia hemolitik, pada orang dewasa maupun bayi baru lahir
  • Penyakit ginjal

Sementara kadar retikulosit rendah dapat mengindikasikan kondisi berikut ini:

  • Anemia karena kekurangan zat besi
  • Anemia aplastik
  • Kekurangan asam folat
  • Kekurangan vitamin B12
  • Kegagalan fungsi sumsum tulang
  • Penyakit ginjal
  • Sirosis

Dokter akan menjelaskan mengenai hasil pembacaan tes hitung retikulosit serta masalah kesehatan yang mungkin Anda derita. Dokter juga akan merekomendasikan penanganan atau pengobatan lanjutan.

Siapa saja yang dilarang melakukan tes ini?

Beberapa orang tidak disarankan melakukan tes ini karena hasilnya dipengaruhi kondisi fisik, efek samping perawatan medis, atau pengobatan tertentu seperti:

  • Melakukan pengobatan, seperti pada penderita Parkinson, rheumatoid arthritis, demam, malaria
  • Kemoterapi kanker
  • Terapi radiasi
  • Hamil
  • Baru saja melakukan transfusi darah

Retikulosit berasal dari jaringan spons di dalam sum-sum tulang.  Sel darah merah memiliki waktu hidup hanya 4 bulan sehingga akan diproduksi retikulosit baru secara terus menerus.